Panggilan Mendesak

camp
Kebudayaan

Tony Usman Ajak Pemuda Lestarikan Angklung

“Mereka sering mabuk dan minum tuak,” ujar Tony. Tony Usman , wirausaha bidang mainan anak anak asal Lampung Tengah ini merasa prihatin melihat banyaknya pemuda yang mangkal di perempatan jalan dan melakukan kegiatan yang negatif di kampungnya Kalirejo. Perlahan Tony berupaya mendekati para pemuda dan memberikan mereka kegiatan yang lebih positif. Selain wirausaha, Tony merupakan pemain angklung dan belajar secara otodidak.Groupnya “Ndremis People” di samping tampil di pinggir jalan, juga tampil di beberapa kegiatan. Merangkul pemuda desanya dan melatih mereka bermain angklung dan kolintang merupakan kegiatan yang dilakukan paruh waktu, agar para pemuda di lingkungannya mempunyai kegiatan positif. Tony kini berupaya mengembangkan grup angklung dan kolintangnya agar tampil lebih profesional. Tony dan groupnya “Ndremis People” membutuhkan alat tambahan angklung dan perkusi. Diperlukan dana Rp 50 Juta untuk pengadaan alat-alat tersebut. Ayo bantu Tony untuk mendapatkan alat yang dibutuhkannya. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 155.000
12 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Kebudayaan

Sanggar Bocah Jawa Ingin Lestarikan Budaya

Belasan anak biasa berkumpul di Sanggar Bocah Jawa yang didirikan Riyanta di Dukuh Sekaran RT001/RW001, Banaran, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Mereka mendapatkan asupan pengetahuan agar bisa membaca dan menulis aksara Jawa dan belajar tentang budaya serta tradisi Jawa. Proses itu dilakukan dengan cara diskusi, diajari langsung, praktik, dan bahkan dengan cara membaca. Anak-anak yang belajar di sana tidak dipungut biaya.Saat ini pengelola sanggar yang berjumlah empat orang mengemukakan pihaknya membutuhkan dana karena sanggar ini kurang berkembang. Keterbatasan dana membuat mereka tidak bisa merambah ke kampung lain yang lebih luas sehingga akan banyak anak-anak muda lain yang terdampak. Membuka sanggar di beberapa tempat ini membutuhkan dana sekitar Rp 50 juta untuk keperluan aktivitas mereka selama satu tahun. Mari bantu Sanggar Bocah Jawa melestarikan budaya. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 430.054
12 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Kebudayaan

Topeng Ireng Perlu Kostum Pentas

Topeng Ireng Sendang Gayor adalah sebuah kelompok kesenian tradisional yang ada di Dusun Bungas, Kadirejo, Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kelompok ini, selain didirikan sebagai wadah berkesenian masyarakat, dalam realisasinya juga telah menjadi wadah ekspresi para pelajar. Panggilan pentas juga menjadi salah satu sumber ekonomi. Namun sayangnya, kelompok ini sekarang tengah mengalami kendala karena beberapa perlengkapan dan kostum mulai rusak. Mereka membutuhkan biaya sekitar Rp20 juta untuk mendapatkan kostum yang lebih baik untuk pentas dan terdiri dari, misalnya, topi, rok, gelang tangan, gelang kaki, sepatu, dan perlengkapan lainnya yang jumlahnya 12 pasang. Mari bantu mereka agar terus dapat melestarikan budaya dan kesenian tradisional.Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 175.011
12 hari lagi Dari Rp 20.000.000
Donasi

Pilihan Campaign