Panggilan Mendesak

camp
Lingkungan

Bantu Pak Tani Berkebun Sayur

Hai TemanBaik! "Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman atau pohon, kemudian hasilnya dimakan oleh burung, manusia atau binatang, melainkan apa yang dilakukan itu menjadi sedekah baginya." (Riwayat al-Bukhari Muslim dari Anas).Benih jika ditanam sampai tumbuh kemudian dirawat dengan baik maka akan berdampak positif diantaranya yaitu menghasilkan oksigen yang di hirup manusia dan hewan. sehingga berkah dari donasi Rp. 5.000,-untuk satu tanaman saja sudah membantu kelangsungan hidup manusia untuk berusaha, hewan dan tumbuhan untuk hidup terpupuk serta terawat dengan baik.Program donasi ini berawal dari hasil survey dampak covid-19 ke petani & buruh tani.Dampak COVID-19 ngga cuma terasa di daerah perkotaan saja, namun desa juga ikut terkena imbasnya.Para petani di indonesia mengalami berbagai macam cobaan, mulai dari harga jual yang menurun, kelangkaan pupuk dan cuaca ekstrem sampai ada yang terkena musibah kebun habis terlindas banjir.Akibatnya mereka yang tidak mempunyai sawah atau ladang terpaksa berhenti bekerja sebagai buruh tani harian, ditambah kebutuhan pokok dan pengeluaran mereka tidak sebanding dengan pendapatannya.Sejak itulah banyak para petani terpaksa menganggur, buat mereka untuk cari kerja ke ranah lain saat pandemi sekarang ini sangat susah..Banyak juga diantara mereka yang sudah lanjut usia, tak ada skill lain yang mereka punya selain menjadi petani dan berladang, mencangkul dan musim panen hanya jadi andalan. Namun, semua itu sudah jadi angan-angan dalam kondisi Covid-19. Yang entah kapan berakhir.Mereka adalah contoh dari buruh borongan, perharinya saja hanya mendapatkan upah 25.000 dan untuk jasa mengangkut hasil panen hanya diberi 100-200 perak per kilo, tentunya dengan penghasilan ini ngga  bakalan cukup untuk membiayai kebutuhan pokok keluarga.Melihat kondisi seperti itu marilah TemanBaik bahu-membahu, karena dapat dikatakan petani ini menjadi garda terdepan pahlawan pangan masyarakat, kalau tidak ada mereka yang bertani bagaimana dengan kondisi ketersediaan pangan untuk kita semuanya.Ada ribuan petani dan buruh tani perlu bantuan TemanBaik, yuk kita bantu mereka agar bisa tetap bertani  saat pandemi.Donasi yang terkumpul akan dialokasikan kepada lingkup petani yang mengalami kerugian akibat bencana alam dan dampak nasional. Target Petani : 100 orangBantuan berupa : Pembinaan, Benih, Pupuk, dan Obat-obatan.Supaya harapan mereka ini bisa terwujud, TemanBaik juga bisa ikut bantu dengan cara : Klik “Donasi Sekarang” Isi NominalnyaPilih Metodenya. Lebih praktis DONASI lewat OVO, DANA, LinkAja, BCA KlikPay, KlikBCA, Sakuku dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat Kartu KreditSHARE campaign ini. Karena SHARE adalah bentuk kepedulianTerimakasih yang sebesar-besarnya . Semoga rezeki temanbaik menjadi berkah dan sedekah yang diberikan menjadi tabungan amal soleh  . amiin
Dana terkumpul Rp 2.200.041
5 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Lingkungan

#LangkahHijau Melawan Krisis Iklim dengan Menanam Pohon

Kamu pernah dengar tentang krisis akibat perubahan iklim? Untuk memahaminya, bayangkan seperti lagi main game tetris.Selama ribuan tahun, bumi kita sudah main game tetris menggunakan balok karbon. Balok karbon masuk ke atmosfer sebagai gas karbon dioksida dari kendaraan yang kita pakai, penggunaan listrik karena film yang kita tonton, orderan makan, atau paket yang dipesan.Lalu, apa hubungannya dengan perubahan iklim?Tanpa disadari, aktivitas yang kita lakukan ternyata menghasilkan karbon dioksida dan polutan. Semakin sering kita beraktivitas , semakin banyak balok karbon yang ada di udara.Kalau sudah kebanyakan, balok karbon ini akan menumpuk di atmosfer dan bisa memerangkap panas dari matahari di dalam bumi. Kalau polutan juga berlebih, kualitas udara akan turun dan beresiko mengganggu kesehatan dan produktivitas kita.Di saat yang sama, jumlah pohon dan hutan yang semakin berkurang akibat penebangan yang berlebihan, tidak  cukup untuk menyerap blok karbon di atmosfer.Sejak tahun 1750, jumlah karbon di atmosfer sudah meningkat 40%, dan sampai sekarang tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat.Sama seperti game tetris, kalau semakin banyak balok karbon dan polutan yang menumpuk, semakin sulit untuk mengembalikan keseimbangan bumi, yang akibatnya cuaca menjadi semakin ekstrem dan sulit diprediksi. Ekosistem alam akan terganggu, es juga mencair, mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Banjir pun semakin sering, dan bisa berdampak buruk pada kesehatan dan perekonomian kita.Mungkin bisa jadi bumi kita game over!Nah, terus cara apa yang bisa kita lakukan untuk memenangkan game tetris ini?Salah satu cara yang efektif adalah dengan pengurangan dan penyerapan karbon. Sederhananya, sebisa mungkin kita ganti gaya hidup yang banyak balok karbonnya, seperti bepergian dan konsumsi secukupnya. Untuk karbon yang belum bisa kita hindari, kita serap kembali dengan cara menanam pohon, karena pohon bisa menyerap karbon ini agar tidak terkandung berlebihan di atmosfer.Gimana caranya?Sekarang, Grab sebagai salah satu perusahan ride hailing, mau bantu kalian semua untuk menghitung jejak karbon dan berpartisipasi langsung dalam mengurangi perubahan iklim. Grab menggunakan metode dan mekanisme teknis yang dikembangkan oleh WRI Indonesia.Kalau kita pakai aplikasi Grab untuk pergi ketemu teman, order makanan, atau kirim barang, jarak itu bisa kita masukkan ke kalkulator karbon dan polutan, lalu otomatis muncul berapa banyak karbon dan polusi yang kita hasilkan dan berapa banyak pohon yang perlu kita tanam. Aksi iklim jadi mudah, bukan?Nah, mau tahu cara menghitungnya? Simak gambar di bawah ini.Angka donasi yang disarankan, dihitung dari emisi dari data perjalanan yang kita masukkan di kalkulator. Biaya penanaman pohon didapatkan dari kombinasi biaya penanaman pohon yang ditanam oleh tiga mitra penanam pohon yaitu Carbon Ethics, Forum Konservasi Leuser, dan Mitra Aksi. Donasimu senilai minimal Rp 10 ribu akan seluruhnya digunakan menanam dan merawat pohon untuk menyerap karbon.Meski perhitungannya sedikit kompleks, kamu tidak perlu pusing. Kamu bisa langsung donasi dan ikut memulai #LangkahHijau.Pohon yang kita sumbang nantinya akan ditanam dan dirawat di banyak tempat di Indonesia, yang nantinya bakal melindungi aku, kamu, termasuk miliaran orang di bumi ini dari ancaman perubahan iklim karena lingkungan menjadi lebih hijau.Yuk mulai dari kita, bersama-sama berikan perubahan untuk bumi dan kehidupan kita sendiri yang lebih baik.
Dana terkumpul Rp 308.602.627
9 hari lagi Dari Rp 20.000.000
Donasi
camp
Lingkungan

Bantu Kaum Dhuafa Mendapatkan Makanan Lewat Kotak Donasi di Foodcycle Point

Coba deh, cek isi kulkasmu sekarang!Berapa banyak dari kita yang membeli makanan begitu banyak namun tidak termakan dan berujung di tempat sampah.Di sisi lain ada cerita dari Hani (16) yang menantikan uluran tanganmu karena Ayahnya terkena PHK dan sudah tidak bekerja selama 3 bulan terakhir. Membeli keperluan sehari-hari pun menjadi lebih sulit karena tidak ada sumber penghasilan. Kelebihan makananmu yang ada di dapur bisa menolong Hani dan keluarganya.Foodcycle Indonesia mengajak kamu untuk mendonasikan sebagian kelebihan makanan yang kamu simpan di rumah, di dapur, di kulkas, untuk didonasikan kepada mereka yang membutuhkan ke kotak donasi yang sudah kami siapkan yang kami sebut FoodCycle Point.Melalui program FoodCycle point, kami meletakkan kotak donasi yang bisa kamu temui di beberapa titik. Kamu bisa berdonasi makanan surplus dan mencegah bahan makanan tersebut terbuang sia-sia jika tidak dikonsumsi. FoodCycle akan menjemput donasi makanan yang terkumpul dan menyortir kembali untuk kemudian didistribusikan kembali menjadi paket sembako dan bahan makanan untuk yang membutuhkannyaSelain berdonasi makanan, kami mengajak kamu untuk mendukung program ini dengan berdonasi guna keperluan biaya operasional dan biaya pengadaan kotak, penjemputan dan pengiriman donasi yang terkumpul.Yuk, TemanBaik kita ikut ambil bagian di dalamnya supaya tidak ada lagi makanan-makananmu yang terbuang sia-sia.Baik, bisa ikut membantu Yunita dengan caraKlik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiPilih metode pembayaran, kalau ingin lebih praktis kamu bisa berdonasi dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay, atau kamu juga bisa berdonasi dengan cara transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI)Selain donasi kamu juga bisa bagikan link galang dana ini ke orang-orang terdekat dan media sosial.
Dana terkumpul Rp 135.000
14 hari lagi Dari Rp 20.000.000
Donasi

Pilihan Campaign