Panggilan Mendesak

camp
Pendidikan

Dukung Mang Adiono Bangun Busa Pustaka

Hai TemanBaik!Perkenalkan Saya Adi Sarwono atau sering disapa Adino, saat ini saya sedang membangun rumah baca Busa Pustaka di Kota Bandar Lampung.Awalnya saya ngga terlalu ekspektasi tinggi waktu buat rumah baca ini, Tapi ternyata, setelah 3 tahun dapet respon yang sangat positif. Anak-anak di sini seneng banget dateng ke lapak buku yang saya buat. Bahkan sebelum pandemi setiap kali saya gelar lapak di taman, lebih dari 100 anak yang dateng untuk baca buku, mereka ngajak teman-teman sekolahnya dan bahkan orang tuanya untuk datang. Syukur alhamdulillah lapak buku yang saya buat semakin ramai dan saya jadi ikut senang. Supaya mereka ngga bosen dan semakin tertarik untuk dateng lagi, beberapa kesempatan saya mencoba mendongeng atau storytelling pakai kostum salah satu tokoh kartun Super Mario Bros yang lucu. Sejak pandemi ini, saya jadi kesulitan untuk membantu mereka belajar dan memberikan buku-buku bacaan. Akhirnya, saya coba keliling kampung untuk distribusikan buku dan juga door to door atau lewat virtual untuk mendampingi anak belajar.Tapi ternyata, kalau saya harus menjangkau setiap anak tentunya butuh waktu yang cukup lama, ditambah lokasi tempat saya bekerja cukup jauh dari rumah anak-anak.Saya berharap koleksi buku Busa Pustaka ada di setiap kelurahan dan koleksinya semakin banyak, supaya anak-anak ngga kesulitan untuk bisa akses buku secara gratis.Tentunya, saya butuh dukungan dan bantuan dari TemanBaik supaya program ini bisa berjalan dengan baik. Yuk, kamu bisa ikut kontribusi dengan cara :Klik “Donasi Sekarang”Isi NominalnyaPilih Metodenya. Lebih praktis DONASI lewat OVO, DANA, LinkAja, BCA KlikPay, KlikBCA, Sakuku dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat Kartu KreditShare galang dana ini sebagai bentuk kepedulianKalau TemanBaik mau tau perkembangan Busa Pustaka bisa langsung cek Instagram @busapustaka ya. Terima kasih :)
Dana terkumpul Rp 845.033
2 hari lagi Dari Rp 20.000.000
Donasi
camp
Pendidikan

Aula SMPN 13 Bandung Nyaris Ambruk, Harus Segera Renovasi

Kondisi aula SMPN 13 Bandung, Jawa Barat yang dibangun sejak tahun 1960-an ini memprihatinkan dan tak layak digunakan. Tembok aula sudah rapuh, kayu-kayu sudah lapuk, dan atap pun sudah lapuk dan hancur. Aula ini nyaris roboh. Sejak tiga tahun terakhir, para siswa dan pihak sekolah sudah tidak menggunakan aula ini untuk melakukan kegiatan sekolah. Renovasi aula harus segera dilakukan.SMPN 13 Bandung terletak di Jl Mutiara No 15, Turangga-Kota Bandung. Sekolah ini dikenal sebagai salah satu sekolah favorit dan memiliki sarana memadai yang mendukung Kegiatan Belajar-Mengajar. Namun sarana sekolah seperti ruang kelas yang apik berbanding terbalik dengan kondisi aula sekolah ini. “Aula sekolah sudah tidak bisa digunakan, bangunan lama ini harus dirobohkan dan dibangun yang baru…atap sudah lapuk. Aula ini sudah tidak dipakai demi keselamatan, takut tiba-tiba roboh,” ungkap Heera SKV, perwakilan alumni SMPN 13 Bandung dan Sugih Hartono Ketua Panitia Beberes Aula 13.Melihat kondisi ini, alumnus SMPN 13 Bandung tergerak hati untuk membuat Gerakan Beberes Aula 13 untuk merenovasi aula tersebut. Dana yang dibutuhkan untuk merenovasi aula SMPN 13 Bandung sebesar Rp 538.872.000. Saat ini ada 1.023 siswa yang mengenyam pendidikan di SMPN 13 Bandung serta 73 guru dan staf. Karena kondisi aula nyaris roboh, para siswa, guru, dan staf sekolah tak bisa memanfaatkan aula sekolah untuk kegiatan.Teman Baik, ayo kita ambil bagian dalam renovasi aula SMPN 13 Bandung. Sehingga para siswa di sekolah ini mempunyai sarana untuk mendukung kegiatan mereka. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 158.492.755
6 hari lagi Dari Rp 538.872.000
Donasi
camp
Pendidikan

Peduli Guru PAUD Terdampak Covid-19

Hai TemanBaik, pendidikan usia dini memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter anak serta perkembangan potensi dan kecerdasannya. Para pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini terus berjuang dan bekerja dengan cinta untuk anak usia dini di Indonesia.Di tengah pandemi Covid-19, para guru PAUD juga merasakan dampaknya. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan membuat aktivitas terbatas. Para guru yang mayoritas honorer ini juga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), organisasi nirlaba yang didirikan untuk menaungi guru-guru PAUD seluruh Indonesia ingin berbagi kebaikan dengan para guru PAUD. Selain meningkatkan kualitas pendidikan generasi penerus bangsa dan kualitas pendidik anak usia dini, keberadaan HIMPAUDI diharapkan bisa mengupayakan kesejahteraan pendidik PAUD.Situasi serba terbatas akibat pandemi virus corona yang dialami guru-guru PAUD tak bisa dibiarkan. Mari kita bersama-sama berbagi kebaikan untuk para guru PAUD ini. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 53.405.570
7 hari lagi Dari Rp 200.000.000
Donasi

Pilihan Campaign