Panggilan Mendesak

camp
Usaha Bisnis

Dari Pengguna Tokopedia, Untuk UMKM Indonesia

Hai Teman Baik! Tidak terasa ya Agustus berlalu. Tapi spiritnya masih terasa kan? Spirit berjuang di tengah pandemi. Spirit bertahan di tengah potensi resesi. Oh iya, satu lagi. Spirit merdeka Bangsa Indonesia, dan spirit ulang tahun Tokopedia!Apalah arti semangat kalau tidak diiringi perbuatan nyata. Sama hal dengan pandemi. Kurang makna himbauan kalau tidak dijalankan. Jangan lupa gunakan masker dan patuhi protokol kesehatan ya! Begitu juga dengan resesi. Di tengah kondisi begini, tidak ada guna bertahan sendiri, tidak bisa juga mengkritik sana sini tanpa ada kontribusi.Pengguna Tokopedia sadar akan hal tadi. Teman Kita pelaku-pelaku UMKM se Indonesia harus dibantu agar usahanya terus berjalan. Bantu dengan membeli produk-produknya. Bantu dengan mempromosikan tokonya ke teman-teman kita. Atau bagi beberapa UMKM, bantu dengan berdonasi agar usahanya berkembang lagi, minimal bertahan sampai pandemi selesai. Bulan Agustus lalu, terkumpul donasi sejumlah Rp 117 juta. Donasi ini selanjutnya akan disalurkan pada pelaku UMKM yang telah dikurasi oleh platform penggalangan tercinta BenihBaik.com. Perjuangan bersama belum selesai. Justru belum lama dimulai.(SID)  #BangkitUMKMIndonesia*Play: Wake Me Up When September Ends - Green Day
Dana terkumpul Rp 117.999.573
6 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Usaha Bisnis

Dukung Sembako Abang Adek Bertahan Di Tengah Pandemi

“Dampak COVID-19 ini kerasa kali bang. Barang (beras dan telor) jarang. Pelanggan kadang datang, (karena) lebih suka kita yang antar. Kalau bisa dibantu, saya ingin sekali mengganti transportasi dan menambah barang yang dijual” -JimiHai Teman Baik! Jimi adalah salah satu wirausaha muda di Medan. Empat tahun bekerja di dunia profesional, dia banting setir memilih berjualan sembako sejak 11 Februari 2019. Dia beri nama tokonya “Grosir Beras Abang Adek”. Oleh karena dia merintis usaha bersama adik sepupunya yang kebetulan sedang menganggur. Jadilah "Abang Adek", dengan modal tidak seberapa hasil menabung selama bekerja dulu. Kalau dipikir-pikir, malang juga nasib abang dan adek ini. Tepat setahun (atau bulan Februari lalu), wabah COVID-19 yang awalnya di Wuhan dikabarkan menyebar ke Indonesia. Sebulan kemudian pemerintah mengeluarkan kebijakan PSBB, masyarakat dihimbau beraktivitas dari rumah. Usaha Jimi pun terkena dampak. Perputaran barang tidak seperti sebelumnya. Rumah makan banyak yang tutup. Orang-orang tidak banyak datang. Apa boleh buat. Tambah biaya sedikit tidak apa. Motor tua digunakan Jimi mengantar beras dan telor ke rumah pelanggannya.Jimi tidak patah semangat. Sampai hari ini "Abang Adek" masih bertahan. Tapi seandainya ada peluang, dia minta Teman Baik bantu membesarkan “Abang Adek”. Yang dibutuhkan Jimi adalah kendaraan (transportasi) yang lebih baik. Tidak harus kendaraan baru, yang penting mesinnya mantap. Agar bisa dimodifikasi untuk membawa lebih banyak beras dan barang lainnya ke pelanggan di rumah masing-masing. Harga motor setidaknya Rp 10 juta yang bekas. Sampai hari ini, “Abang Adek” hanya berjualan dua barang, yaitu beras dan telur. Diambil langsung dari petani dan peternak di Tanah Karo, tempat lahir bapak dan mamaknya. Kedepannya Jimi ingin menambah perputaran beras yang dijual, dari yang awalnya 4 ton per minggu menjadi 6 ton per minggu. Termasuk perputaran telur, dari sekitar 2.000 butir per minggu menjadi 4.000 butir per minggu. Setidaknya Jimi perlu tambahan modal sebesar Rp 19 juta. Seandainya memungkinkan, Jimi juga ingin menambah jenis barang yang dijual, terutama gula dan minyak goreng. Untuk mulai dari 1 ton saja, dibutuhkan modal sebesar Rp 12 juta.Yuk! Dukung “Abang Adek” agar mampu bertahan di tengah pandemi. #BangkitUMKMIndonesia
Dana terkumpul Rp 255.034
6 hari lagi Dari Rp 31.000.000
Donasi
camp
Usaha Bisnis

Bangkitkan UMKM Indonesia Bersama Borneo Istimewa

Hai Teman Baik! Merebaknya wabah Covid 19 telah menghantam sendi-sendi ekonomi, termasuk UMKM sebagai penyangga perekonomian nasional. Keterpurukan ekonomi UMKM akan berdampak luas dalam kehidupan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya membuka lebar arus masuk resesi ekonomi nasional.UMKM menjadi sektor yang paling terdampak, banyak diantara mereka yang omsetnya turun drastis dan bahkan ada yang terpaksa gulung tikar. Tidak jarang UMKM tersebut melakukan pivot produk demi usahanya bisa bertahan.Maka dari itu teman-teman kita di Komunitas UMKM Borneo Istimewa di Provinsi Kalimantan Barat ingin membangkitkan keterpurukan UMKM melalui program Bantuan Operasional usaha bersama BenihBaik.com Program ini nantinya akan ditujukan untuk kepada para pelaku usaha ultra mikro dengan omset dibawah 5 juta rupiah perbulan dan terdiri dari 100 pelaku usaha.Bantuan Operasional Usaha ini bertujuan mendongkrak kembali kegiatan usaha ultra mikro di tengah tantangan new normal. Program tersebut terdiri dari pelatihan manajemen usaha secara online, penyaluran bantuan operasional berupa modal kerja dan kemasan produk.Bantuan modal kerja ultra mikro akan kembali menggerakkan operasional usaha dan pemberian bantuan kemasan yang berstandar (food grade). Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan para pelaku usaha untuk memasarkan produknya.Selain itu, program ini juga akan ditargetkan sebanyak 100 pelaku usaha mikro mendapatkan bantuan modal kerja sebesar 1 juta rupiah. Harapannya dengan adanya program ini teman teman kita di komunitas Borneo Istimewa bisa berkembang ditengah pandemi COVID-19.Bersama BenihBaik.com teman-teman kita di Komunotas Borneo ingin mengajak Teman Baik untuk membantu program ini agar tetap berjalan. Yuk, mari kita sama-sama tingkatkan UMKM kita agar bisa bangkit dari keterpurukan.
Dana terkumpul Rp 50.000
7 hari lagi Dari Rp 200.000.000
Donasi

Pilihan Campaign