Benihbaik_2026-09-21_17899650636ab0b307e7542.jpeg
Kemanusiaan

Arus Boleh Kuat, Semangat Tak Surut: Wisnu Berenang Di Selat Madura Untuk Perempuan Nelayan Pesisir Demak

Rp 3.600.000 dari Rp 15.000.000

24 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Nelayan Perempuan Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Demak

Wisnu, 38 tahun, adalah seorang IT Consultant dan pengusaha. Setelah melalui perjalanan panjang sebagai penyintas kanker dan menjalani amputasi kaki kanan, ia menemukan kembali ruang geraknya melalui olahraga renang, khususnya Open Water Swimming (OWS). Baginya, berenang bukan hanya tentang jarak dan kecepatan, tetapi tentang membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak harus membatasi seseorang untuk terus bergerak dan mencoba hal-hal baru.

Wisnu percaya bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menghadapi keterbatasan. Ia memilih untuk tidak menjadikan kondisi fisiknya sebagai alasan untuk berhenti, melainkan sebagai bagian dari perjalanan yang membentuk cara pandangnya terhadap hidup. Melalui renang, ia ingin menunjukkan bahwa kesempatan untuk beraktivitas, berolahraga, dan berprestasi seharusnya dapat diakses oleh siapa saja, termasuk penyandang disabilitas.

Selain menjalankan aktivitasnya di bidang teknologi, Wisnu menekuni renang dan Open Water Swimming. Ia mulai mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan OWS, termasuk berenang di laut dengan jarak hingga 5 kilometer. Setiap kali masuk ke perairan terbuka, ia masih menghadapi tantangan yang berbeda, mulai dari kondisi laut, jarak, hingga keterbatasan fisiknya sendiri. Namun justru di situlah ia menemukan alasan untuk terus berlatih dan melampaui batas yang sebelumnya ia pikir tidak mungkin.

Dukung Wisnu dan 19 perenang terpilih untuk menyeberangi Selat Madura untuk pertama kalinya, demi mendukung masa depan para perempuan nelayan dan komunitas Puspita Bahari, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar di Desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah.

Pada 1 November 2026, para perenang amatir akan mencoba untuk pertama kalinya menyeberangi Selat Madura. Mereka bukan atlet profesional. Mereka berenang untuk membawa perhatian dan harapan bagi perempuan nelayan di Demak, yang rumah, keluarga, dan mata pencahariannya semakin terancam oleh perubahan iklim dan banjir rob. 

Aksi kemanusiaan XTREME IMPACT ini juga meliputi kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat dan digerakkan oleh para alumni Kolese Kanisius dengan dukungan penuh Bandar Djakarta sebagai Official Impact Partner.l dan pendampingan dari TNI Angkatan Laut.

Mari dukung setiap kayuhan mereka dengan berdonasi. Jadilah bagian dari gerakan yang mengubah keberanian menjadi kepedulian, dan kepedulian menjadi dampak nyata bagi sesama. Karena mungkin kita tidak ikut berenang menyeberangi Selat Madura, tetapi kita semua bisa ikut menyeberangkan asa bagi mereka yang membutuhkan.

Terus Berdampak dan Bermakna Bagi Negeri.

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser untuk galang dana Bersama Xtreme Impact, Hadirkan Harapan untuk Perempuan Nelayan

Bantu Campaign Lainnya