benihbaik_2020-10-07_1602050347_FW_5f7d592b71e8d.jpg
icon-ceklis
Terverifikasi
Djoko Butuh Biaya Pengobatan dan Operasi Mata, Mari Bantu!

Donatur (111)

78 Hari Lagi

Dana terkumpul

Rp. 24.233.190
Donasi Sekarang

Hai TemanBaik, penglihatan Djoko Setyanto Wahjoedi makin menurun. Ada peradangan di mata kirinya, sementara mata kanan buta total. TemanKita ini butuh bantuan kita untuk biaya pengobatan dan biaya operasional.


Djoko mengalami kebutaan di mata kanan akibat jadi korban tragedi di Wamena, Papua pada tahun 2019. Waktu itu, dia tengah bertugas di daerah sana. Setelah kejadian, Djoko jalani pengobatan di RSUD Wamena Papua dan dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 


Kondisi Djoko memprihatinkan. Mata kanan tak dapat melihat sedangkan penglihatan mata kiri samar. Akhirnya Djoko dibawa berobat ke RS Mata Dr. Yap Yogyakarta. Karena tidak bisa menggunakan BPJS, Djoko berobat sebagai pasien umum. 



Kata dokter, bola mata sebelah kiri masih memiliki harapan untuk bisa melihat, jaringan saraf sebelah kiri masih bisa diperbaiki dengan jalan operasi. Namun karena mata kiri masih mengalami peradangan, operasi belum bisa dilakukan. 


Setiap dua minggu sekali Djoko harus kontrol ke RS Mata Dr. Yap Yogyakarta, diberi obat tetes untuk meredakan radang mata sebelah kiri. “Untuk mata sebelah kanan, Bapak sudah tidak bisa mengetahui arah datang cahaya. Mata sebelah kiri, jika diberi cahaya dengan menggunakan senter Bapak bisa mengetahui dari mana arah datangnya cahaya. Tapi hanya cahaya putih, untuk cahaya biru dan merah belum bisa sama sekali,” ujar Nanik Yuliati, istri Djoko.



Biaya untuk pengobatan ini tak sedikit, belum lagi biaya operasional yang harus dikeluarkan termasuk tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari. Bersyukur ada keluarga kenalannya yang rela meminjamkan rumah keluarga mereka untuk ditempati Djoko dan keluarga sementara, selama jalani pengobatan di Yogyakarta. 


Djoko berasal dari Nganjuk, Jawa Timur. Bila harus bolak-balik Nganjuk-Yogyakarta tentu biaya akomodasi cukup tinggi.


Awalnya Djoko masih mendapat bantuan untuk pengobatannya. Namun sekarang sudah tidak. Biaya pengobatan hanya dibantu sang anak yang bekerja dan dibantu saudara atau kenalan Djoko. Biaya pengobatan yang dibutuhkan Djoko cukup besar, apalagi dokter menyarankan untuk merujuk Djoko berobat lanjut di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung agar bisa segera ditangani. 


Keluarga Djoko bingung karena dana untuk pengobatan ini tak sedikit. Belum lagi biaya operasional dan kebutuhan sehari-hari selama masa pengobatan. Djoko dan keluarga berharap TemanBaik mau membantu ringankan beban keluarga mereka. 



Djoko sudah tak bisa bekerja lagi, ini berdampak pada perekonomian keluarga. Bahkan keluarga Djoko harus merelakan pendidikan anak bungsu mereka karena tingginya biaya untuk pengobatan mata. 


“Awalnya kami merasa putus asa, kecewa dan tidak percaya akan apa yang telah dialami oleh Bapak. Tapi saya sebagai istri harus tabah, sabar, dan kuat dalam menghadapi kejadian yang menimpa Bapak. Ibu pasrahkan semua pada Allah SWT yang insya Allah di balik semua musibah pasti ada hikmahnya. Ibu percaya Allah SWT akan selalu membantu keluarga besar kami,” ungkap Nanik.


Djoko dan keluarga masih berharap mata kiri Djoko bisa diselamatkan sehingga TemanKita ini bisa tetap melihat walau dengan satu mata. Ayo TemanBaik, kita turut bersedekah dan berbagi kebaikan untuk Djoko dan keluarga melalui donasi di BenihBaik.com. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.

Lihat Selengkapnya

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Kami berikan perihal yang hampir sama dengan kasus pilihan kamu