Panggilan Mendesak

camp
Kesehatan

Ridwan Mengalami Pembengkakan Jantung dan Celebral Palsy Membutuhkan Bantuanmu

Ridwan, anak kami yang lahir 22 tahun lalu ini pernah mengikuti lomba bayi sehat dan menang saat itu. Dia lahir dengan kondisi yang sehat, tanpa kekurangan satu apa pun. Sampai tiba-tiba di usia dua tahun dia sedang bermain-main dengan bola dan jatuh lemas tanpa sebab.Saya orangtua dari Ridwan, kami tinggal di salah satu daerah di Larantuka, NTT. Anak kami dulu lahir dengan kondisi baik-baik saja tanpa ada masalah dengan kesehatannya, bahkan di usia 9 bulan dia mengikuti lomba bayi sehat dan menang. Menginjak usia 1 tahun pun perkembangannya masih sangat baik, dia bisa beraktivitas seperti anak-anak seusianya.Badai itu datang saat Ridwan berusia 2 tahun, dia sedang bermain bola dan tiba-tiba jatuh terkulai lemas. Khawatir dengan keadaannya, kami langsung membawanya ke rumah sakit saat itu juga dan dokter mengatakan kalau Ridwan mengalami lumpuh layu dan harus dirawat intensif. Seiring berjalannya waktu, di usia 5 tahun atas bantuan Dinas Sosial setempat kami dirujuk ke RSCM, di sana diperiksa dan kembali dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita. Setelah pemeriksaan Ridwan didiagosa dengan pembesaran jantung.Selain ada masalah dengan jantungnya, Ridwan juga didiagnosa dengan cerebral palsy.Di usia 22 tahun ini Ridwan masih harus dibantu untuk berkegiatan, pengobatannya masih harus berjalan tapi kami mengalami kendala dalam biayanya. Belum lagi kalau mau pengobatan kami harus menyebrang dari NTT ke Bali atau bahkan harus ke Jakarta. Sedangkan biaya untuk itu sangat banyak sekali.Oleh karenanya, Yayasan SATUNAMA Yogyakarta, mengajak TemanBaik untuk membantu Ridwan tetap bertahan hidup sehingga bisa menjemput impiannya. Klik “Donasi Sekarang” Isi nominal yang diinginkanPilih Metodenya. Donasi bisa melalui OVO, DANA, LinkAja, BCA KlikPay, KlikBCA, BRI E-Pay Sakuku, Go-Pay dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat Kartu KreditSelain donasi teman-teman juga bisa ikut bagikan link galang dana ini ke orang-orang terdekat
Dana terkumpul Rp 1.909.083
3 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Kesehatan

Tumor Fahrizal Makin Membesar dan Hampir Menutupi Mata Kanan

Hai TemanBaik, nama saya Fahrizal, tinggal di Cibinong. Saya menderita tumor di bagian kening yang semakin membesar dan hampir menutupi mata kanan. Saat ini, saya jalani pengobatan di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Saya membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan, operasional pengobatan, biaya kebutuhan nutrisi makanan, dan biaya untuk kebutuhan hidup.Tumor ini berawal dari kecelakaan yang saya alami sekitar tahun 2015. Saya mengalami benturan keras akibat kecelakaan itu. Setelah jalani pemeriksaan dan pengobatan termasuk mendapat beberapa jahitan, kondisi saya berangsur membaik. Dan saya bisa kembali beraktivitas.Medio 2016, saya mendapati ada benjolan muncul di kening. Waktu itu saya juga sering sakit kepala. Khawatir dengan kondisi ini, saya memeriksakan diri ke dokter. Menurut dokter, benjolan itu kelenjar getah bening dan saya harus operasi dan jalani kemo. Pasca operasi, karena kondisi ekonomi terbatas, saya tidak jalankan anjuran dokter.Saya kembali bekerja dan beraktivitas seperti biasa. Hingga pada awal tahun 2019, saya merasa semakin sering mengalami sakit kepala dan mulai muncul benjolan di kening sebesar kelereng. Tapi saya kira itu hanya sakit kepala biasa dan benjolan itu saya abaikan. Saya tetap beraktivitas, bekerja sebagai seorang sopir. Lama-kelamaan sakit kepala itu lebih sering saya alami dan badan kerap merasa lemah serta penglihatan berkurang. Benjolan di kening juga semakin membesar. Saya sempat berobat alternatif tapi tak ada perubahan. Benjolan makin membesar. Kemudian saya berobat ke dokter.Dokter mendiagnosis benjolan itu adalah tumor yang harus segera ditangani. Saya dirujuk ke RSCM Jakarta. Hari-hari ini saya lalui dengan mengandalkan penglihatan dari satu mata, yakni mata kiri. Mata kanan saya hampir tertutup tumor yang saya derita.Pengobatan menggunakan BPJS, tapi ada pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Saya mengalami kesulitan untuk biaya pengobatan, operasional pengobatan, dan kebutuhan lainnya. Karena kontrak habis, saya sudah tak bekerja sebagai sopir. Saya sempat ngojek tapi karena kondisi benjolan di kening makin membesar, saya tak bisa bekerja lagi.Saya berharap bisa mendapat pengobatan berkelanjutan sehingga tumor bisa dioperasi dan kondisi saya bisa sehat kembali. Saya ingin bisa bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya dan ibu saya. TemanBaik, ayo kita bantu Fahrizal supaya bisa mendapat penanganan dan pengobatan tumor yang dideritanya. Kita doakan kesembuhan TemanKita ini agar bisa beraktivitas seperti biasa dan kembali bekerja. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan:1. Klik “Donasi Sekarang” 2. Isi Nominalnya3. Pilih Metodenya. Donasi bisa lewat OVO, DANA, LinkAja, BCA KlikPay, KlikBCA, BRI E-Pay Sakuku, Go-Pay dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat Kartu Kredit.TemanBaik juga bisa #tanamkebaikan dengan cara sederhana: SHARE link campaign ini di Facebook, Twitter atau Instagram kamu. FORWARD juga ke sahabat dan kerabat kamu di Whatsapp, Telegram, dll.
Dana terkumpul Rp 11.557.244
7 hari lagi Dari Rp 45.000.000
Donasi
camp
Kesehatan

20 Tahun Mengalami Kebutaan, Bantu Pak Nasir Operasi Untuk Kembalikan Penglihatannya

"Semuanya jadi gelap. Saya gak bisa lihat apa-apa lagi. Gak bisa lihat wajah istri dan anak-anak saya. Mungkin sudah takdir Allah."Namanya Pak Nasir, kurang lebih 20 tahun lalu, Pak Nasir harus rela kehilangan kedua penglihatannya. Awalnya ia mengalami demam tinggi selama sebulan dan matanya selalu gatal. Pak Nasir pun memeriksakan kesehatannya ke puskesmas. Tapi, kehendak tuhan berkata lain, ia harus mengikhlaskan diri untuk kehilangan penglihatannya. Awalnya beliau sempat berobat, tapi sekarang pengobatan itu terhenti karena Pak Nasir kehabisan biaya. Pak Nasir dan keluarganya sendiri tinggal di Desa Napalicin, Ulu Rawas, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Ia harus selalu bergantung pada istri atau anaknya setiap melakukan aktifitas."Harus selalu dipegang setiap kali berjalan. Kalau tidak, saya khawatir suami saya jatuh," kata Bu Roimun, istri Pak Nasir.Bu Roimun pun harus menggantikan peran suaminya sebagai tulang punggung keluarga. Ia bertani supaya bisa menghidupi dua anaknya dan membayar biaya sekolah anak pertamanya."Setiap hari saya pergi ke sawah dan ladang. Tapi, upah juga tidak tentu, tergantung hasil panen,” ujar Bu Roimun."Kalau ada rezeki, saya ingin suami bisa berobat lagi. Tapi, uang untuk makan saja kadang gak cukup. Saya juga harus bayar sekolah anak di pesantren," lanjutnya.Tiada harapan lain bagi keluarga ini selain bisa melihat Pak Nasir bisa melihat kembali. Namun untuk mengembalikan penglihatan Pak Nasir, biaya operasi yang dikeluarkan tidaklah sedikit.TemanBaik, situasi sulit dan serba terbatas yang dirasakan oleh Pak Nasir dan keluarganya, butuh pertolonganmu. Mulai dari Rp 10 Ribu kamu bisa bantu Pak Nasir untuk operasi mata dan bisa kembali melihat senyuman anak dan istrinya dengan cara berikut: Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiBoleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).Tidak hanya donasi, kamu juga bisa membagikan link galang dana ini ke orang-orang terdekatmu agar lebih banyak yang tahu kabar ini. Kami percaya kebaikan dan kebahagian akan selalu menyertai mereka yang membantu orang lain. Ini saatnya kamu dapat menanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 1.915.012
9 hari lagi Dari Rp 150.000.000
Donasi

Pilihan Campaign