Berenang Demi Sesama: Dukung Rafa Berenang Melewati Selat Madura Untuk Perempuan Masyrakat Pesisir Demak
Rp 0 dari Rp 15.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Di usia 23 tahun ini, Rafa baru saja menyelesaikan pendidikan Teknik Sipil di Universitas Katolik Parahyangan. Saat ini, ia tengah mempersiapkan langkah berikutnya dalam karier dengan mendalami bahasa asing dan mengembangkan diri melalui berbagai aktivitas yang mendukung cita-citanya untuk bekerja di luar negeri.
Lulusan Kolese Gonzaga ini meyakini bahwa hidup bukan hanya tentang mencapai kesuksesan untuk diri sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran seseorang dapat membawa kebaikan bagi orang lain. Rafa berusaha menjalani hidup dengan prinsip untuk tidak menjadi beban bagi sesama, melainkan menjadi pribadi yang dapat memberi manfaat, perhatian, dan kasih bagi lingkungan di sekitarnya.
Di luar kegiatan belajar, Rafa gemar berolahraga dan senang mencoba berbagai tantangan baru, terutama lari dan sepak bola. Namun, perjalanannya dengan olahraga tidak selalu mudah. Saat berusia sekitar 12 tahun, ia sempat berjuang melawan asma yang membuat aktivitas fisik menjadi sangat terbatas dan mengharuskannya menjalani terapi uap secara rutin. Melalui latihan renang, olahraga yang konsisten, doa, serta ketekunan, ia perlahan mampu mengatasi kondisi tersebut hingga tidak lagi menjadi hambatan dalam hidupnya. Kini, tantangan baru menantinya. Berenang di laut terbuka merupakan pengalaman pertama baginya, dan menghadapi luasnya lautan beserta berbagai biota yang hidup di dalamnya menjadi ketakutan yang harus ia taklukkan.
Dukung Rafa dan 19 perenang terpilih lainnya dalam upaya menyeberangi Selat Madura untuk pertama kalinya. Melalui kegiatan ini, mereka turut mendukung masa depan para perempuan nelayan dan komunitas Puspita Bahari, serta berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah.
Pada 1 November 2026, para perenang amatir akan mencoba untuk pertama kalinya menyeberangi Selat Madura. Mereka bukan atlet profesional. Mereka berenang untuk membawa perhatian dan harapan bagi perempuan nelayan di Demak, yang rumah, keluarga, dan mata pencahariannya semakin terancam oleh perubahan iklim dan banjir rob.

Aksi kemanusiaan XTREME IMPACT ini juga meliputi kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat dan digerakkan oleh para alumni Kolese Kanisius dengan dukungan penuh Bandar Djakarta sebagai Official Impact Partner.l dan pendampingan dari TNI Angkatan Laut.

Mari dukung setiap kayuhan mereka dengan berdonasi. Jadilah bagian dari gerakan yang mengubah keberanian menjadi kepedulian, dan kepedulian menjadi dampak nyata bagi sesama. Karena mungkin kita tidak ikut berenang menyeberangi Selat Madura, tetapi kita semua bisa ikut menyeberangkan asa bagi mereka yang membutuhkan.
Terus Berdampak dan Bermakna Bagi Negeri.

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Bantu Campaign Lainnya
Dengan Kaki Palsu Bisa Aktivitas Gi Seperti Biasa Buat Cari Nafkah
Xiomy 5A
Rp 0
9 hari lagi
Bersama Sediakan Kaki Palsu Untuk Saudara Kita Yang Membutuhkan
Lumbung Aspirasi
Rp 0
9 hari lagi
Desa Adat Sade Lombok Terbakar, Rumah dan Sumber Penghidupan Warga Ludes dalam Semalam
BenihBaik
Rp 1.480.003
71 hari lagi
Hidup Sebatang Kara, Bantu Edy Sembuh dari Penyakit Saraf di Kaki
Eddy Rustandi
Rp 31.741.989
25 hari lagi
Bersama Xtreme Impact, Hadirkan Harapan untuk Perempuan Nelayan
BenihBaik
Rp 1.775.000
70 hari lagi