Panggilan Mendesak

camp
Anak

Berbagi Keceriaan di Ulang Tahun Dufan

"Hai Teman Baik! Yuk berbagi keceriaan di ulang tahun Dunia Fantasi (Dufan). Donasi kamu akan disalurkan dalam bentuk 3.500 mainan untuk anak-anak kurang mampu."Bagi Dufan, usia 35 tahun adalah perjalanan. Perjalanan dari sebuah cita-cita untuk menciptakan banyak kebahagian bagi seluruh keluarga Indonesia.Seperti perjalanan, Dufan tentunya akan selalu bergerak,bergerak untuk maju, untuk selalu berinovasi, dan untuk menciptakan banyak pengalaman indah untuk setiap tamu yang berkunjung ke rumah ini.Di usia ke-35 tahun, Dufan mengajak seluruh Teman Baik dan Sobat Dufan untuk merasakan perjalanan yang sama, melalui suatu gerakan virtual sejauh 35 km. Gerakan yang bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi anak yatim dan kurang mampu melalui donasi 3.500 mainan.Perjalanan 35 tahun Dufan ini tentunya akan berlanjut ke lebih dari 35 tahun kedepan untuk menjadi kebanggan Indonesia. Tahun berganti, namun tujuan dari perjalanan ini tetaplah sama,untuk memberikan keajaiban dan kegembiraan bagi seluruh keluarga. (DFN/SID)
Dana terkumpul Rp 0
3 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Anak

Bantu Biaya Perawatan Dedek Dilan Yang Terlahir Tanpa Anus

“Selama itu halal, saya akan lakukan apapun Pak, pinjam sana sini atau apapun lah, yang penting bisa lihat Dilan sehat dan nggak nangis kesakitan lagi” -Pak SalmanHai Teman Baik. Dilan adalah anak dari Pak Salman dan Bu Evi baru menikah setahun yang lalu. Sebagaimana suami pada umumnya, saat mendengar sang istri hamil, Pak Salman senang bukan main. Dia makin rajin menarik (ojek online) dan giat bekerja sampai malam. Tapi menginjak usia kehamilan 8 bulan, Bu Evi terlihat mual-mual, tapi mualnya ini tidak seperti biasanya.Pak Salman membawa sang istri ke dokter. Ternyata ada masalah di plasentanya. Kemungkinan besar anaknya nanti lahir dengan kelainan genetik. Satu lagi, Bu Evi harus dioperasi segera. Alhasil Dilan lahir premature.Benar kata dokter sebelumnya. Dilan lahir tanpa anus. Pun hanya memiliki satu ginjal dan satu buah zakar. Apa boleh buat, Dilan dioperasi lagi untuk membuat anus sementara di perutnya. Apabila usianya sudah setahun lebih, baru dilakukan dua operasi lagi.Biaya operasi Dilan ditangguh penuh oleh BPJS Kesehatan. Tapi tidak dengan biaya perawatannya. Dilan kecil membutuhkan biaya Rp 3 juta per minggu hanya untuk membeli susu, pampers dan colostomy bag yang harus diganti 4 kali sehari. Sebagai informasi, satu colostomy bag harganya Rp 120.000.Teman Baik yang dermawan. Lewat campaign ini, Teman Kita dari Baitulmaal Muamalat ajak kamu untuk meringankan beban Pak Salman. Setiap donasi kamu akan digunakan untuk membantu biaya perawatan Dilan, setidaknya sampai dia dioperasi beberapa bulan lagi. Semoga target 12 juta dapat terkumpul dalam waktu dekat. Ayo Teman Baik! doa dan donasi kamu pasti buat keluarga kecil Pak Salman, Bu Evi dan Dilan bahagia. (SID)
Dana terkumpul Rp 8.110.034
6 hari lagi Dari Rp 12.000.000
Donasi
camp
Anak

Derita Cerebral Palsy, Yuk Bantu Gathan Sembuh

Hai Teman Baik, Teman Kita Muhammad Gathan Syahilabi menderita cerebral palsy atau lumpuh otak. Saat ini usianya 11 tahun tapi Gathan belum bisa duduk, berjalan, dan berbicara. Orangtua Gathan butuh bantuan untuk biaya operasional pengobatan Gathan dan kebutuhannya serta untuk membeli alat bantu penopang tubuh yang dibutuhkan Gathan. Kondisi ekonomi keluarga Gathan yang terbatas membuat orangtua Gathan khawatir pengobatan dan kebutuhan Gathan tak bisa dipenuhi. Apalagi sang ayah, Syahril Efendi terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari tempatnya bekerja akibat pandemi Covid-19 ini. Sementara ibu Gathan, Yuliantin sebagai ibu rumah tangga.Saat berusia 10 bulan, Gathan mengalami demam tinggi dan kejang. Waktu itu orangtuanya sangat khawatir dan segera melarikan Gathan ke rumah sakit. Gathan sempat koma beberapa hari di rumah sakit.Gathan harus menjalani pemeriksaan demi pemeriksaan, termasuk CT-scan. Dari hasil CT-scan di Rumah Sakit Usada Insani Tangerang, Gathan didiagnosa menderita cerebral palsy atau lumpuh otak.“Anak saya mengalami lumpuh otak, tidak berkembang sebagaimana mestinya. Meski usianya sudah 11 tahun, belum bisa duduk, berjalan, berbicara,” ungkap Syahril Efendi, ayah Gathan.Sampai sekarang Gathan juga masih mengalami kejang-kejang dan harus rutin minum obat dan vitamin. Dia juga butuh alat bantu untuk menyangga tubuhnya. Gathan menjalani pengobatan di RS EMC Tangerang dan RSUD Kabupaten Tangerang. Karena pandemi Covid-19, Gathan belum berobat lagi, ditambah karena tidak adanya dana untuk biaya operasional pengobatan dan biaya obat dan vitamin yang tidak ditanggung BPJS. Orangtua Gathan berharap Gathan bisa sembuh dan tumbuh seperti anak seusianya. Demikian juga mestinya harapan Gathan sendiri. Andaikan Gathan sudah bisa berbicara, dia mestinya akan mengungkapkan keinginannya bisa sembuh dari sakitnya dan sehat selalu.Kondisi Gathan yang belum bisa duduk atau berbicara meski usianya hampir remaja tak mengurangi kasih sayang orangtua Gathan kepadanya. Demikian juga dua saudara Gathan, begitu menyayangi Teman Kita ini. Ayo Teman Baik, kita bantu Gathan bisa terus jalani pengobatan cerebral palsy yang dideritanya. Dan juga bantu orangtua Gathan bisa membeli alat bantu penopang tubuh bagi Gathan. Yuk kita tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan dengan berdonasi melalui BenihBaik.com.
Dana terkumpul Rp 1.630.015
6 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi

Pilihan Campaign