Panggilan Mendesak

camp
Anak

Pertumbuhannya Jadi Lambat, Talitha Ingin Sembuh dari Cerebral Palsy dan Hidrosefalus

10 hari setelah dilahirkan, anak saya Talitha (10 tahun) mengalami demam. Dibawa ke bidan pun tidak ada perubahan. Kami bahkan sampai berpindah-pindah rumah sakit karena ICU anak penuh. Khawatir, panik dan takut. Itulah yang saya rasakan setelah akhirnya mendapatkan kamar ICU karena kondisi Talitha langsung kritis selama 5 hari. Ia kemudian dirawat selama 19 hari.Setelah dilakukan CT scan, hasilnya diketahui Talitha menderita Cerebral Palsy atau radang otak hingga lambat pada pertumbuhannya sehingga harus kontrol setiap bulan dan mengikuti terapi di rumah sakit. Ketiak usianya 3 tahun, Talitha melakukan CT scan ulang dengan hasil ia menderita Hidrosefalus karena ada cairan di kepala dan harus pasang selang.Jujur saya tidak mau Talitha pasang selang karena takut akan efek sampingnya. Sebagai gantinya saya rutin membawa dia kontrol, alhamdulillah ada perkembangan karena kepalanya tidak membesar. Tapi sayangnya itu hanya sementara.Di saat usianya 10 tahun, dokter menyarankan untuk MRI supaya ada hasil yang jelas. Benar saja, ternyata masih ada cairan di kepala namun tidak ada tindakan operasi karena itu disebut Hidrosefalus non komunikan dan diyakini di usia tersebut cairan tidak akan bertambah. sekarang usia Talitha sudah 14 tahun, tetapi ia belum bisa apa-apa dan perkembangannya sangat lambat. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk pengobatan Talitha, karena apabila tidak, Talitha mengalami kejang. Kami membutuhkan bantuan dari TemanBaik untuk biaya pengobatan Talitha serta keperluannya sehari-hari. Belum lagi biaya pendidikannya. Karena bagaimanapun juga, Talitha sekarang sekolah di SLB swasta. Ia sangat bersemangat untuk sekolah dengan kondisinya sekarang ini. Semangatnya sekolah membuat kami sebagai orang tua juga semangat untuk tetap mendampingi dan mencukupi kebutuhannya dan juga pengobatannya. TemanBaik, bantuan dari TemanBaik dapat disalurkan dengan cara: Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiPilih metode pembayaran, kalau ingin lebih praktis kamu bisa berdonasi dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay, atau kamu juga bisa berdonasi dengan cara transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul Rp 1.125.000
1 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Anak

Dhafiyah sudah 4 Kali Operasi Hidrosefalus, Butuh Biaya Terapi dan Rehab!

Dhafiyah Afiqa (5 tahun) anak saya lahir secara caesar karena air ketubannya berkurang. Alhamdulillah ia terlahir dengan selamat, bahkan tumbuh kembangnya juga lancar sampai ia berusia 1 tahun. Namun tiba-tiba Dhafiyah mengalami demam naik turun hingga makanan atau minuman yang ditelannya dimuntahkan lagi. Khawatir dengan kondisinya, saya bawa Dhafiyah ke rumah sakit. Ketika dirawat Dhafiyah mengalami kejang, tubuhnya kaku hingga keluar busa dari mulutnya. Saat sadar dari kejangnya, pandangannya kosong, ia juga tidak bisa duduk sendiri tangan dan kakinya kaku. Dokter mendiagnosis Dhafiyah terkena meningitis tb, namun dari hasil CT scan ia divonis hidrosefalus.Sejauh ini Dhafiyah sudah menjalani 4 kali operasi hidrosefalus dan 1 kali operasi THT. Karena telinga kanan Dhafiyah sejak tahun 2019 mengeluarkan cairan kuning yang bau serta darah. Ternyata gendang telinganya sudah bolong dan ada daging tumbuh yang menutupi telinganya. Sehingga harus ditindak operasi di September 2022. Sampai sekarang kondisi Dhafiyah tak kunjung membaik, setelah operasi hidrosefalus yang ke-4 ia jadi sering kejang sampai akhirnya harus menjalani tindakan EEG. Dokter neurologi mengatakan Dhafiyah menderita epilepsi dan Celebral Palsy ringan. Sebagai orang tua kami terus mencari cara untuk menyembuhkan penyakitnya, termasuk membawanya terapi dan rehab medik karena sampai sekarang Dhafiyah belum bisa berjalan. Melihat kondisi Dhafiyah, tentu banyak sekali kebutuhan dan biaya pengobatan yang harus dibayarkan. Namun apa daya, ayahnya yang bekerja sebagai driver ojek online penghasilannya tidak menentu. Kami membutuhkan bantuan dari TemanBaik agar bisa membawa Dhafiyah menjalani terapi fisioterapi dan terapi wicara supaya Dhafiyah bisa berjalan mandiri dan bicara bicara. Uluran tangan dari TemanBaik akan sangat membantu kami mengobati Dhafiyah. Bantuan dari TemanBaik nantinya akan digunakan untuk akomodasi rawat jalan, kebutuhan Dhafiyah serta obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS.Besar harapan kami TemanBaik dapat membantu Dhafiyah dengan cara: Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiPilih metode pembayaran, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul Rp 2.128.036
1 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Anak

Anak 4 Tahun sudah Derita Gagal Ginjal dan Infeksi Saluran Cerna

Sejak bayi, anakku tidak bisa minum ASI karena peradangan di ususnya. Selain itu, ada penyempitan saluran cerna, hingga fungsi ginjalnya menurun.Namanya Nabila Nur Aini, anakku yang berumur 4 tahun. Sejak bayi sudah mengalami beberapa gejala, sebelum divonis gagal ginjal dan infeksi saluran cerna. Aku tidak bisa memberikan ASI ketika anakku masih bayi, karena ia selalu memuntahkannya lagi. Akhirnya, aku memutuskan untuk membawanya ke RS Prikasih. Anakku kemudian dinyatakan positif flek TB.  Aku mendapatkan jawaban lagi setelah dirujuk ke RSCM, dengan hasil tindakan endoskopi. Ternyata anakku muntah-muntah itu karena lambungnya luka parah, terjadi peradangan di ususnya, penyempitan saluran cerna sampai fungsi ginjalnya menurun. Harus kuterima dengan berat hati, kalau anakku divonis gagal ginjal stadium 5. Aku benar-benar tidak tega melihat kondisinya yang harus  menerima banyak tindakan medis, seperti operasi pelebaran saluran cerna 2 kali dan endoskopi 6 kali. Pasti sakit sekali.Kesembuhan anakku adalah kebahagiaan sekeluarga. Demi anakku, kami sekeluarga rela berhemat supaya kebutuhan dan biaya pengobatannya bisa terpenuhi. Karena kalau anakku sampai tidak berobat, kondisinya akan semakin parah. Tapi, berhemat saja juga belum cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Kami masih terus mencari alternatif lain, agar bisa membayar ongkos bolak balik rumah sakit dan susu khususnya. Aku tidak bisa kalau cuma mengandalkan dari penghasilan ayahnya sebagai kuli bangunan. TemanBaik, barang berharga di rumah kami sudah habis dijual demi anakku. Masih banyak kebutuhannya yang harus dipenuhi selama masih dalam masa pengobatan, apalagi sekarang kami harus tinggal sementara di Tangerang. Anakku butuh dukungan dari TemanBaik. Maukah membantunya? Sedikit bantuanmu bisa menyembuhkannya lebih cepatKalau TemanBaik mau membantu anakku, bisa langsung menyalurkannya dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini ya!
Dana terkumpul Rp 1.175.043
2 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi

Pilihan Campaign