Panggilan Mendesak

camp
Anak

Wujudkan Harapan Salsabila Sembuh dari Cerebral Palsy

Namanya Salsabila Aisha Dewi, usia 12 tahun. Salsabila tidak bisa berjalan dan berbicara. Semua aktivitas yang dilakukan Salsabila masih harus dibantu orangtua, termasuk untuk makan dan minum. Salsabila menderita cerebral palsy spastic.Salsabila lahir prematur. Usia 2 minggu, ia harus menjalani perawatan di RS Dr Sardjito Yogyakarta karena mengalami pneumonia, sepsis atau komplikasi berbahaya akibat infeksi yang dapat menimbulkan tekanan darah turun drastis serta kerusakan pada banyak organ, dan Bayi Berat Lahir Sangat Rendah (BBLSR). Menginjak usia satu tahun, perkembangan Salsabila sangat lambat. Dan setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa ia menderita cerebral palsy atau gangguan motorik pada otak. Salsabila harus menjalani fisioterapi dan serangkaian pemeriksaan seperti EEG, CT SCAN. “Sampai sekarang Salsabila masih sering mendadak kejang. Dan terkadang Salsabila harus opname kalau sulit sadar lagi,” kata Ngatman, ayah Salsabila.Salsabila dan keluarga membutuhkan bantuan untuk membiayai pengobatan dan perawatan Salsabila. Ayah Salsabila bekerja sebagai buruh harian lepas sedangkan ibunya ibu rumah tangga. “Biaya perawatan kami dapat dari hasil pekerjaan saya dan kadang-kadang kami pinjam keluarga.”Ayo Teman Baik bantu wujudkan harapan Salsabila dan keluarga agar Salsabila bisa sembuh dari sakitnya. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 3.340.118
7 hari lagi Dari Rp 50.000.000
Donasi
camp
Anak

Bantu Adiva Melawan 6 Penyakit Berat Sekaligus

“Anak saya, Adiva Shafiyyah Gunawan saat ini berusia 2 tahun 9 bulan. Namun, pada usia 8 bulan gadis kecil kami mengalami kejang-kejang sampai tidak sadarkan diri sehingga kami bawa ke Pediatric Intensive Care Unit (PICU ) RSUD Koja, Jakarta Utara. Dokter mendiagnosa Adiva menderita radang selaput otak dan pembuluh darah bagian otak kanan pecah yang membuat Adiva dirawat selama 20 hari dalam keadaan koma,” ungkap Ayu, ibu Adiva.Hai, Teman Baik. Teman Kita Adiva sempat divonis oleh dokter memiliki kemungkinan hidup sangat kecil, namun Tuhan berkehendak lain. Kondisi Adiva membaik tapi harus menjalani rawat jalan dan melakukan serangkaian tindakan pemeriksaan. Saat dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan dilakukan pemeriksaan lanjut, Adiva didiagnosa menderita Cerebral Palsy (lumpuh otak). Teman Kita ini juga menderita Mikrosefali (pengecilan otak) dan komplikasi 6 penyakit berat lainnya seperti Epilepsi, Laringomalasia Sekunder (gangguan fungsi menelan), GERD, Skoliosis, Subluksasi (tulang paha kanan keluar dari bonggol tulang panggul), dan Cortical Blindness mata kiri (gangguan penglihatan mata kiri). Adiva membutuhkan bantuan Teman Baik untuk menjalani pengobatan.Penyakit yang diderita Adiva membuat tumbuh kembangnya tak seperti anak normal seusianya. Usia Teman Kita ini hampir 3 tahun, tapi belum bisa bicara, duduk, berdiri bahkan berjalan. Aktivitas yang dilakukan Adiva juga sangat terbatas, hanya berbaring. Untuk minum dan makan, Adiva dibantu menggunakan selang.“Kami semakin khawatir dengan kondisi Adiva” ungkap Ayu, ibu Adiva.Setiap kali bangun tidur, dia selalu kejang-kejang dan setelahnya menangis kesakitan di bagian punggung. Orangtua Adiva hanya bisa berdoa dan berharap kepada Teman Baik untuk membantu Adiva sembuh dari penyakitnya.Penghasilan orangtua Teman Kita sangat terbatas untuk menutup biaya kebutuhan harian, belum lagi untuk berobat dan kebutuhan Adiva. Ayah Adiva bekerja sebagai tukang masak catering dan ibu Adiva sebagai ibu rumah tangga.Orangtua Adiva harus memenuhi kebutuhan susu, vitamin otak, vitamin probiotik, serta membeli alat bantu terapi dan kursi khusus untuk penderita Cerebral Palsy. Selain itu, mereka juga perlu biaya transportasi untuk kontrol rutin ke RSCM setiap minggunya. Tentunya uang yang dikeluarkan tidaklah sedikit dan kebutuhan Adiva tersebut tidak ditanggung oleh BPJS.Teman Kita dan keluarganya sangat mengharapkan pertolongan Teman Baik, berapapun donasi yang diberikan sangat berarti bagi kesembuhan Adiva. Yuk kita sama-sama tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 6.802.208
7 hari lagi Dari Rp 83.000.000
Donasi
camp
Anak

Senyum Semangat Anak-anak di Yayasan Kanker Anak Indonesia

Hai TemanBaik!Menurut data dari WHO pada tahun 2018 kanker adalah penyebab utama kematian pada anak dan orang dewasa di dunia.Di Indonesia sendiri menurut data dari kementrian kesehatan Indonesia tercatat 300 ribu anak didiagnosis menderita kanker setiap tahunnya dan lebih dari 90% kematian akibat kanker anak anak terjadi karena sumber daya yang rendah.Melihat hal ini kami dari mahasiswa-mahasiswi UPH  untuk bersama-sama peduli membantu anak penderita kanker sehingga dapat meningkatkan harapan hidup dan semangat mereka.Kami membuat program galang dana untuk teman-teman di Yayasan Kanker Anak Indonesia. Besar harapannya program ini mampu membuat anak-anak di sana selalu bisa berikan senyum semangat mereka.Donasi yang terkumpul akan digunakan  untuk membantu membiayai pengobatan, transportasi dan dukungan untuk para orangtua penderita kanker. Supaya program ini bisa berjalan, tentunya kami butuh bantuan dari TemanBaik. Yuk, mari kita sama-sama kita bantu anak-anak di YKAI dengan cara :Klik “Donasi Sekarang”Isi NominalnyaPilih Metodenya. Lebih praktis DONASI lewat OVO, DANA, LinkAja, BCA KlikPay, KlikBCA, Sakuku dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat Kartu KreditShare galang dana ini sebagai bentuk kepedulian
Dana terkumpul Rp 4.756.993
8 hari lagi Dari Rp 20.000.000
Donasi

Pilihan Campaign