Tubuh Kaku dan Tatapan Hilang Arah, Bima Berjuang dari Mikrosefali Hingga Epilepsi
Rp 8.657.000 dari Rp 8.644.500
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Suara sirine ambulans memecah kesunyian di jam hampir tengah malam itu, anakku kritis! Jantungku berdegup kencang, aku nyaris saja kehilangan anak pertamaku, buah hati yang telah kunantikan selama lima tahun penuh doa dan harapan.”

“Berkali-kali anakku masuk rumah sakit akibat demam tinggi disertai kejang. Namun, berkali-kali pula hasil pemeriksaan menunjukkan anakku baik-baik saja. Hingga akhirnya, kenyataan pahit menghantamku, ternyata anakku mengalami kelainan otak!” -Yurike Nurviani, Orang tua Bima-

Saat ini, Bimantara Ramadhan (10 bln) masih harus menghadapi kejang yang datangnya hingga 5 kali dalam sehari. Tangan dan kakinya sampai kaku, matanya menatap kosong seolah kehilangan arah.

Semua ini akibat mikrosefali (ukuran kepala lebih kecil), epilepsi, cerebral palsy (gangguan perkembangan otak), dan terlambat tumbuh kembang. Orang tua Bima setiap hari menahan air mata untuk membiayai pengobatannya.

Ayahnya bekerja sebagai kurir catering, dibayar Rp10 ribu per alamat. Dalam sehari, pesanan yang didapat hanya enam alamat, artinya Rp60 ribu untuk menghidupi keluarga. Malam hari, Ayahnya bekerja mengantar pakaian laundry, dengan upah Rp300 ribu seminggu.

Tak jarang Ibunya menunduk malu, meminjam uang ke tetangga agar bisa membawa Bima berobat. Mimpi buruk Bima dimulai tak lama setelah Ia lahir. Awalnya, Bima lahir dalam kondisi sehat serta tidak ada kelainan apapun meski ibunya sempat pecah ketuban.

Namun, tiba-tiba Bima mengalami demam dan dilanjutkan menolak untuk menyusui memasuki usia 3 hari. Sampai akhirnya, Ia mengalami demam tinggi hingga disertai kejang. Dokter mendiagnosa Bima mengalami dehidrasi dan harus dirawat inap.

Di tengah kecemasan itu, tiba-tiba orang tuanya mendapat kabar bahwa Bima mengalami gagal napas, bahkan hingga 2 kali! Ibunya nyaris jatuh pingsan, apalagi Bima masuk NICU selama 10 hari. Pemeriksaan kepala sempat dilakukan, tapi dokter belum ditemukan kelainan.
Harapan sempat tumbuh, tetapi sebulan kemudian semuanya berubah. Perkembangan Bima jauh tertinggal. Ia tak mampu tengkurap dan mengangkat kepala seperti anak seusianya. Saat kembali ke rumah sakit, dokter menduga Bima mengalami mikrosefali karena lingkar kepalanya kecil.

Setahun menjalani pengobatan, kondisi Bima takmenunjukkan banyak perubahan. Hingga suatu hari, Ia kembali masuk rumah sakit akibat kejang yang datang hingga sepuluh kali dalam sehari. Bima dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar, di sanalah satu per satu diagnosis terungkap. Hati Ibunya hancur mendengar kenyataan yang ditanggung Bima.
Lagi-lagi, keterbatasan biaya membuat orang tuanya sering berada di persimpangan yang menyakitkan. Terkadang Bima jadi tidak ikut terapi karena tidak biaya transportasi ke rumah sakit. Belum lagi, biaya untuk obat yang tidak dicover BPJS, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Bima tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Bima!

-
Pencairan Dana Rp 4.625.000
Ke rekening ****7926 a/n Yurike Nurviani
Dana digunakan untuk 1. Stroller Rp1.000.000 2. Pampers Rp60.000 x 10 = Rp600.000 3. Susu SGM 900gr Rp90.000 x 10 = Rp900.000 4. Tissue Basah Rp12.500 x 10 = Rp125.000 5. Tissue Kering Rp10.000 x 10 = Rp100.000 6. Nordic DHA for Children Rp600.000 7 Scooth Emulsion Rp50.000 x 2 = Rp100.000 8. Transportasi onlne RS PP Rp200.000 x 6 = Rp1.200.0002026-02-25 09:43:42
-
Kondisi Bima Masih Mengalami Kejang Setiap Harinya
Halo #TemanBaik,
Alhamdulillah, berkat bantuan #TemanBaik, anak saya Bima dapat menjalani kontrol rutin ke rumah sakit. Donasi yang diterima sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan Bima.
Dana bantuan dari #TemanBaik digunakan untuk keperluan transportasi kontrol pulang-pergi ke Rumah Sakit Soetomo, pembelian pampers dan susu.
Saat ini, kondisi Bima masih mengalami kejang setiap harinya. Mohon doanya ya #TemanBaik, agar Bima segera diberikan kesembuhan. Musim hujan pun tidak menjadi penghalang bagi Bima untuk tetap kontrol ke rumah sakit. Dengan adanya bantuan dari #TemanBaik, Bima dapat menggunakan transportasi online sehingga tidak kehujanan saat berangkat maupun pulang dari rumah sakit.
Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada #TemanBaik. Semoga setiap kebaikan dibalas dengan keberkahan dan kesehatan oleh Allah SWT.










2026-02-09 21:17:18
-
Pencairan Dana Rp 833.850
Ke rekening ****7926 a/n Yurike Nurviani
Dana digunakan untuk 1. Transportasi kontrol PP ke soetomo Rp100.000 x 2 = Rp200.000 2. Pampers 3 Ball Rp60.000×3 = Rp180.000 3. Susu SGM OptiGrow 1+ Rp115.000 × 4dus = Rp460.0002026-01-19 15:18:52
-
Dana Digunakan Untuk Kebutuhan Bima
Halo #TemanBaik,
Bimantara Ramadhan, balita yang saat ini berusia 21 bulan, masih menjalani proses pemulihan. Hingga saat ini, kondisi tubuh Bima masih sering kaku dan kejang terkadang masih muncul secara tiba-tiba.
Alhamdulillah, berkat bantuan #TemanBaik, Bima dapat menjalani terapi secara rutin. Bantuan ini sangat meringankan kedua orang tuanya, terlebih saat ayah Bima sedang diliburkan dari pekerjaannya hingga awal tahun depan. Dengan adanya bantuan tersebut, kebutuhan Bima seperti pampers (2 ball), susu, dan perlengkapan lainnya dapat terpenuhi.
Kami selaku orang tua Bima mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada #TemanBaik. Semoga seluruh kebaikan dibalas dengan kesehatan, kelancaran rezeki, serta kemudahan dalam segala urusan.
Sekali lagi, terima kasih kepada para #TemanBaik.




2025-12-28 14:52:05
-
Pencairan Dana Rp 380.150
Ke rekening ****7926 a/n Yurike Nurviani
Dana digunakan untuk 1. Transport mobil online Ke RSUD dr.Soetomo Rp85.000 x 2 = Rp170.000 2. Susu SGM Optigrow Rp100.000 3. Pampers Rp55.000 x 2 Ball = Rp110.0002025-12-26 13:13:28
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Alami Pembengkakan Otak, Erza Harus Pengobatan Rutin!
Muhammad khadziquddin
Rp 24.808.008
1 hari lagi
Napasnya Sesak dan Dadanya Sakit, Daviena Harus Operasi Jantung ke Jakarta
Ummu Hanifah
Rp 1.978.007
76 hari lagi
Sempat Henti Jantung! Anak Pengemudi Ojol Asal Aceh Berjuang Berobat di Jakarta
Heni Supita Sari
Rp 6.757.501
60 hari lagi
Wajahnya Dipenuhi Selang! Febrian Harus Operasi Bedah Jantung di Jakarta
Febrian Ananda Saputra
Rp 395.000
28 hari lagi
Peradangan Selaput Otak Membuat Zhasqy Tidak Bisa Menangis dan Bicara
Mardia Juliana
Rp 1.628.000
76 hari lagi
