Benihbaik_2026-10-07_17913508106ac5d81aed1d2.jpeg
Kemanusiaan

Menyelami Laut, Menyuarakan Pesisir. Elle Menyeberangi Selat Madura Untuk Masa Depan Perempuan Nelayan Desa Timbulsloko

Rp 5.450.000 dari Rp 15.000.000

48 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Nelayan Perempuan Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Demak

“Menyelami Laut, Menyuarakan Pesisir.”

Bagi Elle Wibisono, laut bukan hanya tentang ikan dan ekosistem. Di baliknya, ada manusia dan komunitas yang kehidupannya bergantung pada laut.

Sebagai dosen dan peneliti perikanan di Blue Lab, Georgetown University (Asia Pacific), sebagian besar perjalanan riset Elle membawanya bekerja bersama komunitas pesisir di Indonesia. Dari sana, ia belajar bahwa menjaga laut tidak cukup hanya dengan memahami ekosistemnya. Kita juga perlu memahami, mendengarkan, dan berjalan bersama orang-orang yang hidup paling dekat dengannya.

Alumni Santa Ursula ini percaya bahwa masyarakat bukan sekadar penerima manfaat. Mereka adalah bagian dari solusi. Karena itu, perubahan menurut Elle harus dilakukan bersama mereka, dengan menghargai pengetahuan, pengalaman, dan kebutuhan komunitas pesisir.

Di luar dunia akademik, Elle juga aktif memperkenalkan sains melalui komik dan buku anak. Ia bahkan terlibat dalam proyek Suara dari Muara bersama komunitas pesisir Muara Angke, Jakarta.

Ada sisi lain dari Elle yang tak kalah menarik. Ia gemar membaca komik, mengaku sebagai seorang wibu, dan kembali rutin berolahraga sejak sekitar setahun lalu. Baginya, olahraga bukan sekadar tentang kembali kuat secara fisik, tetapi juga menjadi cara untuk mengenal kembali Indonesia dan bertemu lebih dekat dengan komunitas-komunitas pesisir.

Kini, Elle membawa semangat itu ke tantangan baru: menyeberangi Selat Madura. Bukan sekadar tentang sejauh apa ia bisa berenang, tetapi tentang siapa yang ingin ia dukung di balik setiap kayuhan.

Dukung Elle dan 19 perenang terpilih menyeberangi Selat Madura, untuk mendukung masa depan para perempuan nelayan dan komunitas Puspita Bahari, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah.

Pada 1 November 2026, para perenang amatir akan mencoba untuk pertama kalinya menyeberangi Selat Madura. Mereka bukan atlet profesional. Mereka berenang untuk membawa perhatian dan harapan bagi perempuan nelayan di Demak, yang rumah, keluarga, dan mata pencahariannya semakin terancam oleh perubahan iklim dan banjir rob. 

Aksi kemanusiaan XTREME IMPACT ini juga meliputi kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat dan digerakkan oleh para alumni Kolese Kanisius dengan dukungan penuh Bandar Djakarta sebagai Official Impact Partner.l dan pendampingan dari TNI Angkatan Laut.

Mari dukung setiap kayuhan mereka dengan berdonasi. Jadilah bagian dari gerakan yang mengubah keberanian menjadi kepedulian, dan kepedulian menjadi dampak nyata bagi sesama. Karena mungkin kita tidak ikut berenang menyeberangi Selat Madura, tetapi kita semua bisa ikut menyeberangkan asa bagi mereka yang membutuhkan.

Terus Berdampak dan Bermakna Bagi Negeri.


pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser untuk galang dana Bersama Xtreme Impact, Hadirkan Harapan untuk Perempuan Nelayan

Bantu Campaign Lainnya