Payudara Hingga Tubuh Nurmawati Membusuk Akibat Kanker Stadium Akhir!
Rp 0 dari Rp 8.425.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Tubuh perempuan yang kucintai perlahan berubah menjadi luka yang tak terbayangkan. Payudaranya membusuk, tangan dan kakinya mengeras, seolah penyakit itu merenggutnya sedikit demi sedikit di depan mataku. Bau menyengat keluar dari tubuhnya yang membusuk, aku hanya bisa mendengar isaknya menahan sakit.”

“Di sisi lain, aku harus terus bekerja di usiaku yang tak lagi muda demi pengobatan istriku. Tanganku yang mulai lemah, harus menyapu halaman sekolah hingga memanggul beban berat di pasar. Apapun aku lakukan untuk mencari nafkah. Satu per satu barang di rumah kami terjual, agar kami bisa terus hidup.” -Sujana, suami Nurmawati-
Benjolan kecil itu tiba-tiba muncul di payudara kiri istriku, Nurmawati (46 thn). Siapa sangka, hal kecil itu menjadi mimpi buruk yang panjang bagi keluarga kami. Ternyata itu adalah bibit awal yang membuat istriku didiagnosa kanker payudara stadium akhir.

Rasanya bagai disambar petir di siang hari, penyakit itu bahkan sudah menjalar dan menyebar hingga ke tulang dan paru-parunya. Hari-hariku dan istri kini dipenuhi perjuangan. Bau luka yang membusuk itu bukan hanya menyakiti fisiknya, tapi juga menusuk hati kami berdua.

Tidak ada lagi istriku yang dulu kuat, kini Ia hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur sambil merintih. Sekedar bangun untuk duduk saja Ia tidak mampu, apalagi berjalan. Semua aktivitasnya tergantung padaku, aku yang membantunya duduk, menyuapi makan, membersihkan lukanya dan mengganti perbannya setiap hari.
Sudah 2 tahun lamanya istriku menderita karena penyakit ini, tapi Ia tetap menggenggam harapan untuk kesembuhannya. Ia sering bilang, “Aku ingin sembuh, supaya bisa merawat kita di masa tua nanti,” bahkan, Ia masih memikirkan keluarga di tengah rasa sakitnya.

Setiap ada jadwal kemoterapi, Ia berusaha bertahan untuk berangkat menempuh perjalanan dari Banten ke Jakarta. Namun, semangat istriku tak sebanding dengan biaya pengobatan yang harus kami hadapi. Sekedar ongkos ke rumah sakit saja, butuh biaya besar untuk menyewa mobil.
Bahkan, aku pernah di titik tidak ada uang sama sekali untuk sekedar membeli makan. Semua hasil kerjaku habis untuk membeli peralatan luka istriku. Ada saat-saat di mana aku hanya bisa diam, melihat istriku menangis kesakitan karena luka yang semakin parah. Hatiku hancur, tapi aku harus tetap kuat di hadapannya.

Demi istriku, aku rela melakukan apa saja. Pagi hingga malam aku bekerja, lalu pulang untuk merawatnya. Jika kondisinya tiba-tiba drop, aku langsung membawanya ke IGD terdekat, meski sering kali tanpa kepastian biaya.
Alhamdulillah, sesekali ada orang baik yang membantu membersihkan luka istriku, meski hanya sebulan sekali. Selebihnya, aku sendiri yang merawatnya setiap hari. Dengan segala keterbatasan, aku terus berusaha memberikan yang terbaik untuknya.
Aku tidak pernah berhenti berharap. Jika ada rezeki lebih, aku ingin menggunakannya untuk membeli peralatan luka, makanan yang layak,transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Nurmawati tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Nurmawati!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Ditabrak Saat Pulang Kerja, Yontrinus Harus Operasi Bedah Tulang!
Narto Yabu
Rp 310.000
86 hari lagi
Demi Sembuh dari Tumor Payudara Stadium 3, Aku Terpaksa Menitipkan Anakku Ke Pondok Yatim
Kamsah
Rp 1.357.001
44 hari lagi
Derita 9 Tahun Penyakit Prostat, Tangis Bapak Ngatiyo Tak Tertahan Tiap Kencing Darah
SRI KUSNIA DEWI
Rp 2.072.001
44 hari lagi
7 Tahun Tak Bisa Berjalan, Nenek Kiyah Hidup Bergantung pada Bantuan Orang
Kiyah Kiyah
Rp 1.592.000
329 hari lagi
Kesakitan Sepanjang Hidup, Alif Infeksi Saluran Kencing Hingga Terancam Lumpuh!
Yulyanti
Rp 15.390.055
69 hari lagi