Peluk Hangat untuk Korban Gempa Flores NTT dan Kebakaran Hutan Kalimantan, Mari Bangkitkan Harapan Mereka
Rp 0 dari Rp 75.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Hari-hari yang seharusnya berjalan tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi saudara-saudara kita di dua wilayah Indonesia. Di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, gempa dahsyat mengguncang kehidupan masyarakat.
Di Flores, ketika matahari baru saja menyingsing, gempa dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,7 merobek kedamaian masyarakat. Guncangan hebat meruntuhkan dinding-dinding rumah yang selama bertahun-tahun dibangun dari tetesan keringat dan perjuangan hidup warga setempat.
Para ayah berjuang menembus reruntuhan kayu dan semen yang roboh demi menyelamatkan keluarga mereka. Sementara para ibu memeluk erat anak-anak mereka di sudut ruangan sembari membisikkan doa, berharap gempa segera berhenti dan seluruh keluarga mereka dapat selamat.
Belum sempat rasa panik dan trauma itu terobati, sirine peringatan dini tsunami tiba-tiba meraung-raung di sepanjang kawasan pesisir. Ketakutan baru pun menyelimuti masyarakat. Tanpa sempat membawa harta benda, dokumen penting, atau bahkan alas kaki, warga berpacu dengan waktu menuju tempat yang lebih tinggi demi menyelamatkan nyawa.
Kini, kehidupan saudara-saudara kita harus berpindah ke tenda-tenda pengungsian darurat yang didirikan seadanya di atas tanah lapang. Di balik terpal tipis yang tak mampu menahan hembusan angin malam, mereka mencoba beristirahat hanya dengan beralaskan matras seadanya. Siang hari yang biasanya dihabiskan siswa untuk bersekolah pun diisi dengan rasa cemas dan kehilangan.
Sementara itu, di Kalimantan, saudara-saudara kita juga tengah menghadapi bencana yang berbeda. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah, membuat api terus menghanguskan kawasan hutan dan lahan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Api yang membesar bukan hanya menyisakan pepohonan dan lahan yang terbakar. Kepulan asap pekat perlahan menyelimuti wilayah di sekitarnya, membuat udara yang setiap hari dihirup warga berubah menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan.
Selain itu, jarak pandang dapat terganggu, aktivitas masyarakat ikut terdampak, dan rasa cemas terus menghantui mereka yang tinggal di sekitar wilayah kebakaran. Bencana ini juga mengancam ruang hidup masyarakat, mengganggu aktivitas, merusak lingkungan, serta meninggalkan dampak yang tidak selesai hanya ketika api berhasil dipadamkan.
Duka yang mereka rasakan adalah duka kita bersama. Kita mungkin tidak bisa memutar kembali waktu untuk mencegah gempa terjadi. Kita juga tidak dapat mengembalikan hutan dan lahan yang telah terbakar dalam sekejap. Tetapi kita masih memiliki kekuatan untuk hadir dan membantu mereka melewati masa-masa sulit ini.
#TemanBaik, setiap rupiah yang kita sisihkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik. Di balik setiap bantuan, ada pesan moral yang begitu berarti, bahwa di tengah bencana dan masa-masa tergelap ini, mereka tidak pernah berjuang sendirian.
Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Hidup Sebatang Kara, Bantu Edy Sembuh dari Penyakit Saraf di Kaki
Eddy Rustandi
Rp 31.671.989
32 hari lagi
Membangun Pemimpin Muda Berkesadaran untuk Perubahan Indonesia
BenihBaik
Rp 1.245.009
108 hari lagi
Aksi Berbagi Nasi Bungkus
Daniel widi noegroho
Rp 35.639.075
62 hari lagi
Bantuan Sembako untuk Yatim, Duafa, dan Lansia di Panti Babussalam Cisalak
MUKHTAR LUTFI
Rp 14.779.446
58 hari lagi
Bantu Mereka Buat Hidup Mandiri
Xiomy 5A
Rp 0
108 hari lagi