Benihbaik_2026-02-06_177035172169856c698e4e7.jpeg
Anak

Saat Aku Masih Berjuang Melawan Sakit, Takdir Menguji Anakku dengan Jantung Bocor

Rp 540.000 dari Rp 11.445.000

86 hari lagi

Penerima Donasi

anon
ILHAM RAMADHANI Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Pringsewu

“Ujian hidupku seolah menggores luka yang masih menganga! Saat aku sedang berjuang melawan sakit jantung, ternyata anakku didiagnosa jantung bocor dan hipertensi paru. Hatiku hancur dan pikiranku kusut, tubuhku yang rapuh dan terancam ini tetap harus kuat menopang anakku yang kondisinya jauh lebih parah.”

“Belum sempat menarik napas, keterbatasan biaya menambah panjang daftar penderitaan kami. Dalam waktu yang hampir bersamaan, aku dan anakku sama-sama harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Di titik itulah aku benar-benar tersungkur. Tapi sebagai seorang ibu, aku tak punya pilihan selain bangkit dan bertahan.” -Eli Suryani, Orang tua Ilham-

“Nanti setelah disuntik, Ilham sehat ya, Bu?” Itulah kalimat sederhana yang sering dikatakan anakku, Ilham Ramadhani (4 thn), untuk menguatkan dirinya. Ia berharap semua rasa sakit yang Ia rasakan ditebus dengan bayaran kesembuhan.

Anakku lahir secara prematur, di usia kandungan 35 minggu. Di usia 14 bulan, anakku didiagnosa mengalami paru-paru kotor dan kekurangan kalsium. Sejak itu, kehidupannya sudah diuji dan Ia harus perawatan rutin ke rumah sakit.

Seiring waktu, kondisi anakku membaik dan Ia tumbuh seperti anak-anak sehat lainnya. Namun, menginjak usia 3 tahun, anakku jadi sering mengeluh kepalanya pusing dan Ia mudah lelah. Hatiku mulai gelisah, rasanya janggal anak sekecil itu sering sakit kepala.

Saat aku membawanya untuk diperiksa, anakku didiagnosa jantung bocor. Rasanya seperti disambar petir di siang bolong. Rasa bersalah langsung menyergap pikiranku, apakah sakit jantung yang ku derita ini menjadi sebab anakku harus menanggung sakit yang sama?

Tanpa pikir panjang, aku menguras tabungan dan meminta bantuan biaya dari kerabat dekat agar bisa membawa anakku berobat dari Lampung ke Jakarta. Ia sudah menjalani kateterisasi jantung, tapi kondisi masih sering mudah lelah dan sesak napas.

Perjuangannya untuk sembuh masih panjang, Ia harus bolak-balik Lampung dan Jakarta untuk kontrol rutin. Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan cukup besar, sementara suamiku hanyalah petani yang penghasilannya tak menentu. Saat malam, suamiku narik ojek untuk tambahan biaya. 

Anakku masih akan membutuhkan biaya untuk obat yang tidak dicover BPJS, transportasi ke rumah sakit, tempat tinggal selama di Jakarta, dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ilham tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ilham!


pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya