Benihbaik_2024-03-23_171116691965fe55c7ca979.png
Anak

Sepanjang Hidup Anakku Menahan Kesakitan, Bantu Arya Sembuh dari Lumpuh Otak dan Epilepsi

Rp 7.766.008 dari Rp 75.000.000

64 hari lagi

Penggalang Dana

user
Dwi Astuti Julaita ceklis Identitas terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Arya adira islamy fasya Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Kampar

“Gangguan pada otaknya membuat Arya kritis dan mengalami kerapuhan tulang hingga kaki kanannya harus diamputasi karena patah dan infeksi. Arya tidak bisa melakukan aktivitas apapun, tidak mampu bicara, melihat, berjalan, duduk, hanya terbaring di tempat tidur. Semakin bertambah usianya kondisi kesehatan anakku semakin berat dan kasusnya semakin bertambah, sepanjang hidupnya dia harus berjuang dalam kesakitan,” ungkap  Dwi Astuti Julaita, orang tua Arya.

Arya Adira Islamy Fasya (16 thn) lahir prematur di usia kandungan 8 bulan dengan berat badan 1,2 Kg sehingga menyebabkan organ-organ tubuhnya belum sempurna, seperti mata, paru-paru, hingga otak. Sejak lahir putraku sering bolak-balik rumah sakit dan saat usianya 3 bulan, anakku didiagnosa lumpuh otak, epilepsi level berat dan tidak bisa tumbuh.

Gangguan otak tersebut membuat Arya mengalami kekakuan pada kedua tangan dan kakinya. Hari-hari anakku juga dilalui dengan kejang-kejang tanpa absen yang semakin memperburuk kondisi otaknya karena suplai oksigen ke otaknya terhenti. Sampai akhirnya dokter saat itu mengatakan hal yang menghancurkan hatiku, ‘tidak ada harapan buat Arya untuk sembuh karena kerusakan otaknya terjadi sejak lahir.’

Pada 2023 lalu anakku baru saja menjalani 2 operasi, yaitu operasi sirkumsisi dikarenakan sarafnya melemah sehingga membuat anakku susah buang air kecil dan operasi bedah mulut. Saat ini kondisi Arya sering mengalami kejang yang kian meningkat, kerusakan terjadi pada klep tenggorokan yang mengakibatkan makanan dan minuman yang masuk larinya ke paru-paru, harus menggunakan selang NGT seumur hidup untuk mengantisipasi henti nafas, dan mengalami gizi buruk.

Setiap anakku mengalami kejang, Ia akan terlihat sangat kesakitan dan tidak bisa bernafas. Meski anakku tidak bisa bicara, aku bisa merasakan betapa luar biasa dia bertahan dengan rasa sakit itu. Apalagi kekakuan ototnya sewaktu-waktu bisa mematahkan 2 tulangnya. Jika kambuh saya akan memeluknya dan melantunkan doa.

Sayangnya, disaat aku harus terus memperjuangkan hidup anakku, ternyata aku mendapat ujian hidup lain. Aku dirujuk ke RSCM karena didiagnosa kista otak dan sedang menunggu jadwal operasi pengangkatan kista. Rasa resah berkecamuk di kepalaku, bagaimana nasibku, bagaimana nasib anakku nanti jika kondisi kesehatanku terus memburuk?

Saat ini aku dan anakku sama-sama berjuang, sedih dan berat rasanya tapi aku harus berusaha kuat. Arya direncanakan untuk operasi lanjutan perbaikan dislokasi tulang panggul, operasi tendon otot dan skoliosis. Selain itu anakku juga masih melakukan terapi tiap 6 bulan, suntik botox untuk melemaskan ototnya, terapi asupan gizi, dan kontrol beberapa poli. 

Tapi saya terkendala biaya untuk pengobatan Arya, apalagi anakku dirujuk dari Pekanbaru ke rumah sakit di Jakarta. Aku merupakan single parent yang saat ini  tidak bekerja karena sakit dan mengurus anakku. Aku ingin anakku terus mendapat pengobatan untuk mengurangi penderitaannya, aku bisa melihat dari matanya bahwa anakku semangat untuk tetap hidup meski kadang ada kalanya aku melihat anakku benar-benar pasrah. 

#TemanBaik, mari kita bantu Arya menjalani pengobatan agar mengurangi penderitaan dan rasa sakit yang dirasakannya setiap hari dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya