Benihbaik_2022-04-27_165105516862691a40d831f.jpeg
Kesehatan

Pak Ucup Hidup Sebatang Kara, Ingin Sembuh dari Kelenjar Getah Bening Kronis

Rp 3.622.024 dari Rp 39.277.000

59 hari lagi

Penggalang Dana

user
SINERGI KEBAIKAN UMMAT ceklis Identitas terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Yusuf Samsudin Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Cirebon

“Saya gak mau menyia-nyiakan sisa umur saya, saya takut tiba tiba Allah subhanahu wata’ala renggut nyawa saya melalui penyakit ini yang sudah parah."Ujar Pak Ucup.

Pak Ucup tetap bersemangat melaksanakan tugasnya sebagai marbot Masjid, meski dengan kondisi menahan rasa sakit tak terhingga yang disebabkan oleh kanker kelenjar getah bening stadium 4 di leher sebelah kanannya.


Yusuf Samsudin (69 tahun) atau yang biasa disapa Pak Ucup oleh jemaah Masjid Kampung Baru Ciledug Lor, Cirebon, Jawa Barat. Setiap subuh, di saat orang lain masih terlelap tidur Pak Ucup sudah mulai membersihkan masjid, dari mulai menyapu sampai dengan membersihkan karpet untuk digunakan oleh para jamaah dalam melaksanakan salat. Pekerjaan ini dilakukannya setiap hari dengan sukarela.

Padahal kondisi tubuh Pak Ucup sendiri sedang tidak baik-baik saja. Sudah 2 tahun terakhir ia menderita kanker kelenjar getah bening ini. Awalnya hanya merasakan gatal di leher dan tumbuh benjolan kecil, namun semakin hari benjolan tersebut semakin membesar. Sempat diperiksakan ke Dokter dan menjalani tindakan operasi. Namun karena kankernya sudah cukup parah, kondisi beliau bukannya membaik justru semakin memburuk. 

Sebetulnya dia pun ingin sekali melanjutkan lagi pengobatannya, namun karena keterbatasan biaya, harapannya untuk kembali berobat hanya sebatas mimpi. Biaya pengobatan sebelumnya pun dari hasil patungan warga setempat.

Pak Ucup tinggal sebatang kara, istrinya sudah lama meninggal dan selama pernikahannya tidak dikaruniai keturunan. Saat ini beliau tinggal di sebuah kamar petak berukuran 2 meter, itupun numpang di bagian rumah salah seorang warga. Dengan segala keterbatasannya, dia tidak mau merepotkan orang sekelilingnya, untuk tetap menjalani hidupnya, walaupun dalam kondisi sakit beliau masih tetap semangat mencari rezeki sebagai penjaga palang pintu perlintasan rel kereta api.

Setiap sore setelah selesai menjalankan tugas marbotnya, ia mengayuh sepeda usangnya menuju perlintasan rel dengan jarak yang cukup jauh. Dari jam 3 sore sampai dengan jam 9 malam beliau menjaga perlintasan rel kereta api tersebut tanpa lelah. Tak banyak yang diperolehnya, tidak lebih dari Rp 15 ribu saja. Namun beliau sangat mensyukuri, karena dengan uang tersebut beliau bisa makan meski hanya sehari sekali atau kadang tidak makan sekalipun jika uang tersebut beliau gunakan untuk membeli salep kanker nya.

TemanBaik, Pak Ucup ingin sekali melanjutkan pengobatannya, Yuk temani perjuangan Pak Ucup untuk kesembuhannya Dengan cara menyisihkan sebagian yang kamu punya dengan cara: 

  1. Klik “Donasi Sekarang”

  2. Isi nominal donasi

  3. Boleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya