Benihbaik_2026-06-12_17812356956a2b7fef49651.jpeg
Kesehatan

Suamiku Tiba-tiba Alami Stroke Saat Sedang Bekerja Sebagai Tukang Ojek

Rp 0 dari Rp 4.730.000

90 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Muhamad ali Identitas terverifikasi user
anon
Surat Rujukan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Hasil Laboratorium Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Wil. Kota Jakarta Utara

“Saat itu suamiku sedang bekerja sebagai tukang ojek, berjuang mencari nafkah seperti biasanya. Namun di tengah aktivitasnya, ia tiba-tiba mengeluhkan seluruh tubuhnya terasa kaku. Kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya kami membawanya ke rumah sakit.”

“Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyampaikan kabar yang begitu menghancurkan hati. Suami saya didiagnosis mengalami stroke! Sejak saat itu, perjuangan panjang melawan penyakit ini dimulai.” -Minah, Istri sari Ali-

Penyakit stroke membuat kemampuan gerak suamiku, Muhammad Ali (63 thn), turun drastis. Tangan dan kakinya sulit digerakkan, bahkan Ia kesulitan untuk berbicara. Suamiku lebih banyak terbaring di kasur, memakai popok karena tidak bisa ke kamar mandi untuk buang air.

Sudah lima tahun lamanya suamiku telah menjalani berbagai pengobatan dan perawatan ke rumah sakit. Padahal, dulu beliau adalah seorang tukang ojek yang selalu bekerja keras demi keluarga. Tetapi kini, seluruh tubuhnya terasa kaku dan bahkan bisa dilarikan ke rumah sakit jika penyakitnya kambuh. 

Di balik keterbatasannya, suami saya tidak pernah kehilangan harapan. Dengan suara yang terbata-bata, beliau sering menyampaikan kalimat yang selalu membuatku menangis, yaitu “kalau sudah sembuh, saya ingin ngojek lagi.” Kalimat sederhana itu menjadi bukti bahwa semangatnya untuk pulih masih sangat besar.

Sebagai istri sekaligus pendampingnya, hatiku hancur melihat kondisi beliau sekarang. Aku selalu berusaha mendampinginya dalam setiap proses pengobatan, tetapi perjuangan ini tidak mudah. Demi memenuhi kebutuhan suami, aku bahkan harus meminjam uang kepada teman karena keterbatasan ekonomi yang kami alami.

Saat ini kebutuhan biaya transportasi untuk kontrol ke rumah sakit dan pengadaan kursi roda menjadi kendala terbesar bagi kami. Penghasilan keluarga hanya bergantung pada anak kami yang berjualan di warung kopi dengan pendapatan yang tidak menentu. 

Sementara kebutuhan pengobatan dan perawatan suami terus berjalan setiap harinya. Suamiku masih membutuhkan biaya untuk obat yang tidak ditanggung BPJS, susu, pampers, dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Pak Ali tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Pak Ali!   


Aktivitas donasi kosong-01

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya