Berenang Untuk Harapan: Dukung Sylvi Berenang Untuk Masyarakat Desa Timbulsloko – Demak
Rp 15.850.011 dari Rp 15.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Sylvie, 61 tahun, seorang ibu rumah tangga yang kini mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk keluarga dan hobi. Mempunyai pengalaman panjang di dunia pekerjaan selama puluhan tahun menjadikannya pribadi yang disiplin, terorganisasi dan senang berbagi ilmu dengan generasi muda. Saat ini memanfaatkan waktunya dengan kegiatan menjahit, merajut dan olahraga khususnya berenang.
Alumni SMA Negeri 3 Jakarta ini selalu mengingat kutipan dari Bunda Theresia: ‘Not all of us can do great things. But we can do small things with great love’ – pesan ini mengingatkan bahwa setiap orang tetap berarti dan bisa membawa kebaikan, meskipun lewat hal-hal sederhana dalam hidup sehari-hari.
Sylvie pernah menjadi perenang nasional di tahun 70an dan menekuni beberapa olahraga lainnya seperti diving dan tennis sampai sebelum sakit. Pada tahun 2019 ia didiagnosis dengan Tuberculosis Meningitis (TB Meningitis) dan disertai dengan komplikasi berat berupa Cedera Medula Spinalis (Spinal Cord Injury) T6 Asia C. Kondisi medis ini merupakan sebuah rangkaian komplikasi neurologis yang sangat kompleks yang mengakibatkan Sylvie sampai saat ini harus pakai tongkat karena kesulitan menjaga keseimbangan disertai kebas dan semutan dari pinggang sampai pada kedua kakinya. Salah satu terapinya adalah berenang, yang kebetulan sesuai karena ia seorang mantan perenang nasional, sehingga berenang bukanlah hal yang asing. Kembalinya ke kolam membuat kepercayaan akan kekuatannya kembali meskipun kakinya tidak berfungsi secara penuh.
Dukung Sylvie dan 19 perenang terpilih untuk menyeberangi Selat Madura untuk pertama kalinya, demi mendukung masa depan para perempuan nelayan dan komunitas Puspita Bahari, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar di Desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah.
Pada 1 November 2026, para perenang amatir akan mencoba untuk pertama kalinya menyeberangi Selat Madura. Mereka bukan atlet profesional. Mereka berenang untuk membawa perhatian dan harapan bagi perempuan nelayan di Demak, yang rumah, keluarga, dan mata pencahariannya semakin terancam oleh perubahan iklim dan banjir rob.

Aksi kemanusiaan XTREME IMPACT ini juga meliputi kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat dan digerakkan oleh para alumni Kolese Kanisius dengan dukungan penuh Bandar Djakarta sebagai Official Impact Partner.l dan pendampingan dari TNI Angkatan Laut.

Mari dukung setiap kayuhan mereka dengan berdonasi. Jadilah bagian dari gerakan yang mengubah keberanian menjadi kepedulian, dan kepedulian menjadi dampak nyata bagi sesama. Karena mungkin kita tidak ikut berenang menyeberangi Selat Madura, tetapi kita semua bisa ikut menyeberangkan asa bagi mereka yang membutuhkan.
Terus Berdampak dan Bermakna Bagi Negeri.

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Bantu Campaign Lainnya
Yot Share Palembang
YOT Share Palembang
Rp 0
70 hari lagi
Untuk Ketiga Anakku, Mimpi Tak Punya Batas. Menik Menyeberangi Selat Madura Untuk Masyarakat Dukuh Timbulsoko, Demak.
Nuraini Adiwati
Rp 0
25 hari lagi
Yot Share By Yoters Surabaya
yoters surabaya
Rp 0
70 hari lagi
Hidup Sebatang Kara, Bantu Edy Sembuh dari Penyakit Saraf di Kaki
Eddy Rustandi
Rp 33.126.989
70 hari lagi
Yot Share Bogor
Young on Top Bogor
Rp 0
70 hari lagi
