Ditinggal Ayah, Ibu Berjuang Sendiri Mendampingi Haura yang Alami Sederet Penyakit
Rp 5.394.004 dari Rp 42.462.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Cobaan semakin berat ketika Ayah Haura memilih pergi meninggalkan keluarga saat usia haura baru 2 bulan, tanpa kabar dan tanpa tanggung jawab. Tinggallah Ibu dari Haura yang harus bertahan sendiri, merawat empat anaknya yang masih kecil sambil merawat Haura yang sakit.


Haura Adzkia Shalfina (21 bln) lahir secara prematur, tubuh mungilnya belum siap lahir ke dunia. Sejak pertama kali membuka mata, Ia sudah harus berjuang di ruang NICU. Di sana, napasnya kerap terhenti seolah Ia kelelahan untuk bertahan.

Suara napasnya lirih, tubuhnya lemah, bahkan untuk menyusu pun Ia tidak mampu. Alat medis menjadi penopang hidupnya di hari-hari awal Ia lahir. Setelah pulang ke rumah, perjuangan itu tak juga mereda dan rasa cemas orang tuanya justru semakin menghantui.

Kondisi Haura tak menunjukkan perubahan, dokter saat itu mendiagnosa Haura hanya mengalami gizi buruk. Namun kondisinya tetap mengkhawatirkan, dengan hati berdebar dan penuh ketakutan, orang tuanya membawanya ke rumah sakit.

Saat itulah, kenyataan pahit satu per satu terungkap. Ada lubang di jantung kecilnya, Ia juga didiagnosa laringomalasia (jaringan pita suara lemah), GERD, hipertiroid, serta kekurangan gizi. Ia harus makan dan minum menggunakan selang NGT yang dimasukkan melalui hidungnya, karena napasnya sesak setiap menyusui.

Hidup Haura sejak itu tak pernah lepas dari tabung oksigen untuk bisa terus bernapas. Ia sering muntah, napasnya sering bunyi, mudah diare, bahkan sulit buang air. Ia tidak boleh kelelahan sama sekali, karena beresiko kesehatannya menurun drastis.

Tak ada yang bisa menggambarkan perih hati Ibunya menyaksikan Haura sudar menderita sejak lahir, apalagi jika Haura harus masuk rumah sakit. Demi pengobatan anaknya, ibunya rela menjual motor, telepon genggam hingga meminjam uang ke banyak orang.

Padahal kebutuhan terus berdatangan, Haura masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, alat medis, dan kebutuhan lainya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan haura tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup haura!

-
Pencairan Dana Rp 2.586.000
Ke rekening ****9832 a/n Syafrini
Dana digunakan untuk 1. Susu neocate junior Rp.479.000×4= Rp1.916.000 2. Pamper makuku Rp75.000 × 4= Rp300.000 3. Training toothbrush Rp.75.000 4. Tertunda grabber original Rp.295.0002026-06-24 09:57:59
-
Kondisi Haura Terus Menunjukkan Perkembangan Yang Semakin Baik
Halo #TemanBaik,
Alhamdulillah, kondisi Haura terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Saat ini, kesehatannya semakin stabil dan perlahan-lahan Haura sudah mulai bisa berjalan serta mengucapkan beberapa kata. Selain itu, Haura juga masih rutin menjalani rehabilitasi medik dan terapi wicara untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Kami sebagai orang tua sangat bersyukur atas setiap kemajuan yang telah dicapai. Semoga Haura terus diberikan kesehatan dan perkembangan yang semakin baik setiap harinya.
Dana bantuan dari #TemanBaik digunakan untuk pembelian popok, minyak telon, plester medis, serta biaya transportasi untuk tiga kali kunjungan ke rumah sakit.
Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada #TemanBaik yang telah berkenan membantu dan mendukung perjuangan Haura. Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi berkah dan dibalas dengan kesehatan, kebahagiaan, serta rezeki yang berlimpah.






2026-06-19 19:17:29
-
Pencairan Dana Rp 470.000
Ke rekening ****9832 a/n Syafrini
Dana digunakan untuk 1. Pampers makuku Rp.85.000x2= Rp170.000 2. Transportasi online kontrol ke RS PP Rp100.000 x 3 kali = Rp300.002026-05-21 09:18:20
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Anak Petani Karet Tak Berdaya, Ingin Melanjutkan Pengobatan Epilepsi
Armawansyah selian
Rp 29.882.999
20 hari lagi
Terkendala Biaya, Anakku Harus Operasi Jantung Segera.
Anisatul mufidah
Rp 48.173.028
61 hari lagi
Aku Rela Kehilangan Segalanya, Asal Anakku Bisa Sembuh dari Jantung Bocor
Nirdawati
Rp 458.000
85 hari lagi
5 Tahun Berjuang dari Gagal Ginjal Stadium 5! Pak Arif Kesulitan Melanjutkan Pengobatan
Arif hidayat
Rp 1.085.002
42 hari lagi
10 Tahun Nisa Berjuang dari Thalasemia, Harus Cuci Darah Seumur Hidup!
yadi suryadi
Rp 968.000
64 hari lagi
