Tubuhnya Terancam Kaku Permanen, Anak Pengantar Minuman Berjuang dari Cerebral Palsy
Rp 6.550.500 dari Rp 6.528.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Tubuh Anakku terancam kaku selamanya akibat penyakit cerebral palsy! Otaknya mengalami kerusakan, membuat Ia sering kejang-kejang. Demi menyelamatkannya, aku rela terlilit utang dari pinjaman online, meski setiap cicilan membuat napasku terasa makin sesak.”

“Aku hanya seorang pengantar minuman, sedangkan suamiku bekerja sebagai buruh di pabrik pipa. Penghasilan kami pas-pasan, habis untuk sekedar bertahan hidup. Sementara satu anakku sedang sakit, dan yang lainnya berkebutuhan khusus. Mereka sama-sama membutuhkan biaya besar, tapi kemampuan kami begitu terbatas.” -Lia Aprianti, Orang tua Abid-

Ketika hamil Abid Deyyan Alkhalifi (2 thn), aku sempat mengalami sesak napas hingga tak sadarkan diri akibat tensiku sangat tinggi. Dalam keadaan genting itu, dokter mengambil keputusan yang membuat lututku lemas. Abid harus dilahirkan lebih cepat dari seharusnya, dan resikonya kematian.

Tapi syukurlah, Abid lahir dengan selamat. Tapi beberapa jam kemudian, kebahagiaan itu runtuh. Tubuh kecilnya mulai kejang berulang kali. Suamiku berlarian dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain, mencari ruang NICU yang kosong demi menyelamatkan nyawa anak kami.

Abid harus dirawat selama 16 hari. Aku sempat lega karena anakku tak pernah kejang lagi sejak itu. Namun, ketika Ia berusia 3 bulan, kenyataan pahit itu kembali dimulai. Kejangnya muncul berulang-ulang setiap hari, dan hingga kini masih menghantui hidupnya.

Sudah tiga kali Abid dilarikan ke ruang PICU. Sampai hari ini, ia belum bisa melakukan aktivitas apa pun selain berbaring. Mengunyah pun Ia tak mampu, makan dan minumnya hanya dibantu dengan selang NGT yang dimasukkan ke hidungnya.

Terkadang, Ia tiba-tiba ia melotot, menyilangkan kaki, lalu menangis sekeras-kerasnya. Demam mendadak dan turunnya saturasi oksigen sudah menjadi bagian dari hari-harinya. Penderitaan ini harus Ia jalani sepanjang hidupnya.

Setiap hari ia minum obat kejang dan menjalani terapi agar tubuhnya tidak semakin kaku. Tapi di tengah semua kesakitan itu, aku bisa melihat dengan jelas semangat anakku untuk sembuh, Ia selalu tersenyum setiap menjalani terapi. Itulah yang membuatku terus berjuang demi pengobatannya meski dalam keterbatasan.

Demi pengobatannya, kami sudah menggadaikan BPKB motor hingga sertifikat tanah. Kini aku merasa berada di ujung jurang, tak tahu lagi apa yang bisa kujual. Anakku masih membutuhkan biaya transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, mengganti selang NGT rutin dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Abid tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Abid!

-
Pencairan Dana Rp 3.795.000
Ke rekening ****8185688 a/n LIA APRIANTI
Dana digunakan untuk 1. Susu Morinaga Rp400.000x5 kalemg= Rp2.000.000 2. Susu healthy why Rp100.000 x 5dus= Rp500.000 3. Pampers makuku Rp60.000x6= Rp360.000 4. Vitamin d dan obat lainnya Rp350.000 5. Tisu basah kodomo Rp15.000 x 8pak = Rp120.000 6. Tisu kering Rp11.000x 10= Rp110.000 7. Ngt Rp15.000x15= Rp225.000 8. Syringe untuk masuk obat Rp3000 x10= Rp30.000 9. Syringe untuk susu Rp10.000x10= Rp100.0002026-02-19 11:45:06
-
Berat Badan Abid Perlu Ditingkatkan
Halo #TemanBaik,
Kondisi anak kami hingga saat ini masih sama. Ia masih menggunakan NGT yang langsung masuk ke lambung agar asupan susu dapat terpenuhi. Tanpa NGT, anak kami belum dapat mengunyah makanan maupun minum secara mandiri. Selang NGT juga harus diganti secara rutin setiap satu minggu sekali.
Setiap bulan, anak kami masih menjalani kontrol rutin ke dokter spesialis saraf anak, dengan penyesuaian dosis obat kejang yang saat ini kembali ditambah. Sementara itu, untuk obat kekakuan, dokter belum menaikkan dosis karena anak kami juga mengalami radang paru-paru (bronkopneumonia) yang disertai sesak napas.
Kekakuan otot masih sering terjadi, terutama pada bagian tangan yang kerap mengepal. Berat badan anak kami juga perlu ditingkatkan, sementara aktivitasnya masih terbatas dan sebagian besar hanya bisa berbaring. Saat spastisitas kambuh, tubuh anak kami dapat menjadi kaku dan melengkung, bahkan terjadi berulang kali.
Dalam kondisi tertentu, anak kami juga tidur dengan posisi tubuh melengkung, dan baru dapat tidur dengan nyenyak setelah kekakuan tersebut mereda.
Terima kasih untuk #TemanBaik yang telah membantu.






2026-01-09 16:06:16
-
Pencairan Dana Rp 578.900
Ke rekening ****8185688 a/n LIA APRIANTI
Dana digunakan untuk 1. Susu healthy way Rp. 99.000 x 5dus= Rp 495.000 2. Pampers makuku skin health 2 bal Rp 110.0002026-01-09 09:58:49
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Berharap Mukjizat Tak Disangka, Zhafran Harus Segera Operasi Kelainan Jantung Bawaan di Jakarta
vebriani nia
Rp 3.910.005
38 hari lagi
Perutnya Nyeri Tak Tertahankan, Ammar Berjuang dari Autoimun
Muhammad Ammar rizki
Rp 10.099.000
38 hari lagi
Anak Tukang Tambal Ban Itu Berjuang Melawan Penyakit Jantung di Jakarta
TAUFIQ
Rp 1.193.000
81 hari lagi
Perutnya Terus Membuncit, Ada Tumor Ganas Pada Testis Ezhar!
Irfan Hadiansyah
Rp 1.508.000
54 hari lagi
Tanpa Ibu, Aisyah Kecil Harus Menghadapi Down Syndrome dan Sakit Jantung
Aisyah Hasnah shofia panjaitan
Rp 10.995.005
4 hari lagi
