benihbaik_2020-06-25_1593050693_FW_5ef4064515539.jpg
icon-ceklis
Terverifikasi
Nelayan Berseri Laut Lestari

Donatur (367)

62 Hari Lagi

Dana terkumpul

Rp. 618.361.534
Donasi Sekarang

“Saya tidak bisa melaut karena perahu saya sudah tidak layak lagi...,” ungkap salah seorang nelayan bernama Muhajir.

Muhajir adalah satu di antara para nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari laut. Dengan perahu sederhana Muhajir dan nelayan lainnya mengarungi lautan untuk menangkap ikan. Laut menjadi tumpuan para nelayan untuk menghidupi diri dan keluarganya. 

Photo Credit : Fiqi Septiansyah


Keadaan perahu yang tidak layak membuat Muhajir dan para nelayan lain bernasib sama, tak bisa mencari nafkah dengan melaut. Padahal selama ini hidup mereka tergantung dari hasil tangkapan ikan di laut. Kendala lain yang dihadapi nelayan tradisional adalah kesulitan memiliki perahu sendiri. 

Melalui program “Susi Cek Ombak”, Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019) bekerja sama dengan Metro TV dan BenihBaik.com ingin membantu para nelayan agar bisa melaut kembali dengan menggunakan perahu yang berkualitas. 

TemanBaik dan Kawan Laut bisa bergabung dalam aksi kebaikan ini dengan berdonasi melalui BenihBaik.com. Ayo kita bergandeng tangan untuk menyejahterakan dan membantu para nelayan kita. Nelayan Berseri laut Lestari. 


#TebarKebaikan

#NelayanBerseriLautLestari



Photo Credit : Fiqi Septiansyah

Lihat Selengkapnya

  • Dua Nelayan Ini Akhirnya Punya Kapal Untuk Melaut

    benihbaik_2020-09-1115998167345f5b441e0f4b3.jpg

    instagram @susipudjiastuti115

    Teman Baik, kapal menjadi hal yang sangat dibutuhkan para nelayan untuk melaut. Banyak nelayan tradisional menggantungkan hidup dari laut namun banyak di antaranya yang tak punya sarana kapal memadai untuk melaut.



    Melalui program “Susi Cek Ombak”, Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019) bekerja sama dengan Metro TV dan BenihBaik.com ingin membantu para nelayan agar bisa melaut kembali dengan menggunakan perahu yang berkualitas. Ini juga didukung oleh Tokopedia Salam dan Bakti BCA.



    Hari ini, 11 September 2020, Susi menyerahkan 2 kapal kepada dua nelayan, Pak Yusuf dan Pak Ade. Selama ini Pak Yusuf dan Pak Ade menggunakan papan stirofom untuk melaut, mencari lobster. Selain memberikan bantuan kapal, dua nelayan ini juga mendapat mesin Yamaha 15 PK untuk mengganti papan stirofom yang selama ini digunakan.



    “Hari ini senang kita, sudah akhirnya setiap kali ketemu Pak Ucup dan Pak Ade itu iba hati, nggregel, tapi juga bangga. Dua nelayan lobster yang selalu cari ikan dan lobster dengan stiroform saja. Hari ini saya berikan dua kapal 11 meter x 1 meter dengan 2 mesin Yamaha 15 PK, untuk mereka bisa mengganti stirofomnya itu dengan kapal itu. Semoga Pak Ucup dan Pak Ade bisa jauh melautnya, bisa lebih dapat banyak ikan dan lobsternya…,” ungkap Susi.



    Bantuan dua kapal dan mesin ini masing-masing dari Tokopedia Salam dan Bakti BCA. Dua nelayan ini bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan sehingga mereka bisa punya kapal dan melaut. Ayo kita dukung terus gerakan kebaikan berbagi dengan nelayan yang membutuhkan bantuan ini melalui BenihBaik.com. Yuk kita tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.


    1 month ago


  • Pencairan Dana Rp. 602.531.349

    Ke rekening **** a/n PT Media Televisi Indonesia

    Pencairan dana donasi dari berbagai donatur (Tokopedia, BCA & donasi reguler TemanBaik) untuk pengadaan kapal nelayan melalui program Susi Cek Ombak oleh Metro TV

    2 months ago


Kami berikan perihal yang hampir sama dengan kasus pilihan kamu