Terjatuh dan Pingsan Sendirian di Rumah, Pak Edison Berjuang Melawan TB Paru
Rp 3.034.001 dari Rp 3.287.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Cobaan ini terasa begitu berat. Baru sembilan bulan lalu, aku kehilangan istriku tercinta yang wafat setelah berjuang panjang melawan kanker rahim. Disaat aku masih berusaha bangkit dari kehilangan itu, aku justru didiagnosa sakit paru-paru.”

“Ketika sakitku kambuh, aku bisa terkapar hingga tak sadarkan diri. Ironisnya, tanpa ada seorang pun yang tahu, aku hanya tergeletak sendiri di rumah menahan sesak napas. Jarak rumah ke rumah sakit mencapai 50 km, sementara aku tak lagi memiliki biaya dan kekuatan fisik untuk berobat.”

Perkenalkan, aku Edison Purba (60 thn). Penyakit yang menyerang pernapasanku ini mulai muncul ketika usiaku 53 tahun. Awalnya, aku tidak terlalu memikirkan keluhan sesak napas yang sering datang. Toh, aku masih bisa beraktivitas seperti biasa.

Namun seiring waktu, sesak napasku semakin parah. Setiap malam, rasanya seperti ada yang mengganjal di dadaku setiap kali menarik napas. Melihat kondisiku yang terus memburuk, almarhumah istriku saat itu tidak tega dan langsung membawaku ke rumah sakit. Disanalah dokter mendiagnosaku mengalami TB Paru.

Seminggu aku dirawat di rumah sakit, akhirnya aku menjalani operasi bikroskopy untuk melihat kondisi paru-paruku. Tapi sampai sekarang, kondisiku masih lemah, napasku berat, dan aku tetap memerlukan perawatan. Aku tidak lagi mampu bekerja seperti dulu.

Alat bantu oksigen kini menjadi sahabat yang selalu menempel di hidung dan mulutku. Hanya dengan itu aku bisa bernapas. Hidupku serba terbatas, bahkan motor butut peninggal almarhumah istriku, satu-satunya kenangan yang masih ada, terpaksa kujual untuk biaya berobat.

Selama ini, untuk kebutuhan sehari-hari, aku hanya bergantung pada bantuan anak dan tetangga yang iba melihat keadaanku. Warga sekitar sering mengantarkan makanan dan minuman saat aku tak mampu apa-apa selain berbaring pasrah di rumah.

Aku benar-benar kebingungan untuk biaya pengobatanku. Saat ini aku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Pak Edison tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Pak Edison!

-
Pencairan Dana Rp 621.009
Ke rekening ****003182508 a/n Edison purba
Dana digunakan untuk 1. Susu bear brand 10 x Rp10. 000= Rp 100.000 2. Buah anggur 2kg x Rp120.000= RP 240.000 3. Transportasi travel ke RS Rp160.000. 4. TISU BASAH 4 X Rp8000 = Rp32.000 5. TISU WAJAH 4 x Rp12.000 = Rp 48.000 6. Masker 4 x 6000 = Rp 24.0002026-04-30 09:17:06
-
Kondisi Pak Edison Berangsur Membaik
Halo #TemanBaik,
Puji Tuhan, berkat semangat serta doa dari #TemanBaik, kondisi saya kini berangsur membaik meskipun masih dalam tahap perawatan. Saat ini saya sudah mulai bisa kembali beraktivitas ringan di rumah seperti biasa.
Dana bantuan dari #TemanBaik digunakan untuk sewa mobil pulang-pergi sebanyak 4 kali perjalanan dari rumah ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru. Selain itu, dana juga digunakan untuk pembelian kebutuhan seperti buah, susu, Sangobion sirup sebanyak 4 botol, serta tisu wajah dan tisu basah.
Terima kasih atas doa, perhatian, dan bantuan dari #TemanBaik. Semoga segala kebaikan dibalas dengan kesehatan dan keberkahan.






2026-04-16 10:32:29
-
Pencairan Dana Rp 2.070.000
Ke rekening ****003182508 a/n Edison purba
Dana digunakan untuk 1 Sewa mobil dari rumah ke rumah sakit umum aripin Ahmad PP Rp300.000 x 4 kali= Rp1.200.000 2. Susu Bear Brand 30 pcs x Rp10.000= Rp300.000 3. Buah-buahan Rp200.000 4. Pengisian Tabung oksigen Rp70.000 x 4 kali= Rp280.000 5. Tisu Basah 5 x Rp18.000= Rp90.000.2026-02-02 10:37:37
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Awalnya Hanya Bersin Berdarah, Ternyata Pak Antoni Didiagnosa Tumor Nasofaring!
Suparti Suparti
Rp 755.000
51 hari lagi
Buruh Las Menjadi Tak Berdaya Akibat Melawan Epilepsi Akut Selama 3 Tahun
RAPIAH
Rp 275.001
69 hari lagi
7 Tahun Tak Bisa Berjalan, Nenek Kiyah Hidup Bergantung pada Bantuan Orang
Kiyah Kiyah
Rp 1.592.000
310 hari lagi
Saya Lumpuh Total! Ingin Bisa bergerak Lagi
Sunar
Rp 7.401.006
27 hari lagi
Demi Sembuh dari Tumor Payudara Stadium 3, Aku Terpaksa Menitipkan Anakku Ke Pondok Yatim
Kamsah
Rp 3.682.001
25 hari lagi
