Penyakit Limfangioma Membuat Benjolan di Leher Anakku Kian Membesar!
Rp 2.393.002 dari Rp 9.717.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Setiap hari akui menatap benjolan di tubuh anakku dengan hati yang dipenuhi rasa cemas yang tak pernah benar-benar hilang. Dalam diam, kami hanya bisa berdoa, semoga penyakit itu tidak semakin mengganas dan semoga tidak semakin menyakitkan bagi anakku.”

“Setiap kali benjolan itu terlihat menegang dan kemerahan, anak kami akan menangis tanpa henti. Ia belum bisa berbicara, tapi tangis pilunya seperti isyarat bahwa dia sedang merasa sangat tidak nyaman. Rasanya tidak ada yang lebih menyakitkan selain melihat anak sendiri menderita.” -Yuliana, Orang tua Siti Shofiyatul-

Siti Shofiyatul Akhfa, bayi perempuanku tercinta yang kelahirannya dipenuhi dengan kebahagiaan tanpa batas bagiku dan suami. Belum lama aku menikmati perasaan memeluk tubuh anakku dengan sayang, aku sudah dihadapkan dengan kenyataan yang begitu menyakitkan.

Aku menemukan ada benjolan di bagian lehernya. Awalnya aku mengira hanya bengkak biasa, tapi kian hari bengkak tersebut semakin besar dan membuatku ketakutan. Aku pun langsung membawa anakku ke dokter, tapi hasil pemeriksaannya membuat duniaku runtuh.

Anakku didiagnosa limfangioma, yaitu kelainan pembuluh getah bening yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi cairan di tubuh. Anak yang baru kusambut dengan penuh cinta, harus langsung berjuang melawan penyakit.

Namun, belum pulih aku dari kesedihan, aku malah dihadapkan pada cobaan baru. Anakku harus berjuang hanya untuk bernapas. Infeksi paru-paru (pneumonia) membuat napasnya sesak, Ia harus tebaring di ruang NICU dengan alat bantu napas yang menutupi sebagian wajahnya.

Aku hanya bisa menangis menatapnya, menangis dan memohon kepada Tuhan agar anakku dikuatkan. Doaku dijabah, anakku akhirnya bisa melewati masa kritisnya. Namun, mimpi buruk anakku belum berakhir, karena benjolan di tubuhnya masih ada dan menjadi ancaman besar jika tidak ditangani.

Hari-hariku kini diisi dengan bolak-balik rumah sakit, segala pengobatan untuk anak aku jalani tanpa henti. Namun, dengan kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas, setiap langkah terasa sangat berat. Aku selalu gelisah, karena tidak tahu bagaimana membiayai pengobatannya?
Suamiku hanya bekerja sebagai penjual sapu, perabot dan mainan anak, penghasilannya tak menentu. Sementara anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Sitil tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Siti!

-
Pencairan Dana Rp 974.850
Ke rekening ****527752 a/n NURUL IMAM, S.KOM
Dana digunakan untuk 1. Transportasi online kontrol ke RS Rp85.000 x 6 Kali = Rp. 510.000 2. Popok Happy Nappy Rp. 50.000 x 2 Ball = Rp.100.000 3. Tisu Kering 3 Pak + Tisu Basah 2 Pak Rp 50.000 4. Buah-buah Rp317.0002026-04-20 17:17:27
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Berkali-kali Koma dan Dioperasi, Ismail Masih Berjuang Melawan Hidrosefalus
Yulianti Nuraini
Rp 100.000
90 hari lagi
Single Parent Penjual Gorengan Berjuang Agar Anaknya Sembuh dari Sakit Jantung
Maesaroh
Rp 5.171.000
40 hari lagi
Aku Rela Kehilangan Segalanya, Asal Anakku Bisa Sembuh dari Jantung Bocor
Nirdawati
Rp 5.800.000
55 hari lagi
Sel Kanker di Tubuhnya Sempat Mencapai 87%! Kenzie Masih Terus Bertahan
Viyadhita Nomas Sabiladini
Rp 15.940.001
3 hari lagi
Dari Panti Asuhan, Deyana Berjuang Mengumpulkan Harapan untuk Operasi Jantung Fabyan
Deyana Faradilla
Rp 370.000
87 hari lagi
