Sakit Jantung Hingga Ada Nanah Menumpuk di Kepala! Begini Perjuangan Orang tua Membawa Syaqila ke Jakarta
Rp 3.133.000 dari Rp 23.180.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Aku menempuh perjalanan dari Sulawesi ke Jakarta demi harapan kesembuhan anakku. Namun, semuanya runtuh ketika dokter mengatakan anakku belum bisa operasi jantung karena ada nanah menumpuk di kepalanya! Akhirnya anakku dirujuk ke rumah sakit lain untuk operasi kepala terlebih dahulu.”

“Namun, 33 hari setelah operasi kepala, anakku demam tinggi. Sepanjang malam aku mengompresnya, tapi yang kudapati anakku malah kejang! Seketika aku teriak histeris memanggil dokter karena ketakutan. Anakku dilarikan ke ruang ICU. sementara aku hanya bisa bersujud, memenjatkan doa tanpa henti sepanjang malam, hingga Tuhan tunjukkan kuasanya. Anakku perlahan membaik…” -Jumriah, Orang tua Syakila-

Dokter mendiagnosa anakku, Syaqila Aisyah Syarif (10 thn), mengalami penyakit jantung bawaan. Kondisinya terlalu parah, hingga komplikasi naik ke kepalanya. Kekurangan oksigen membuat pembuluh darah di otaknya terganggu, sampai akhirnya muncul penumpukan nanah yang mengancam nyawanya.

Usianya masih 6 bulan saat penyakit ini menggerogoti tubuh mungilnya. Bermula dari tubuhnya yang tampak semakin lemah, napasnya sering sesak, kuku tangan, kaki, hingga bibirnya membiru.

Selama 10 tahun ini, aku dan suamiku tidak pernah berhenti berjuang demi menyelamatkan nyawa Syaqila. Perjalanan pengobatan dimulai dari Sulawesi Barat, kami menempuh 8 jam perjalanan ke rumah sakit Makassar dengan membawa Syaqila yang dalam keadaan sesak napas.

Dalam perjalan itu, tak jarang singgah di masjid untuk sekedar istirahat dan bermalam. Sampai di rumah sakit biasanya pagi hari dan baru selesai periksa menjelang malam. Selama 6 bulan kami jalani itu semua, hingga akhirnya anakku dirujuk pengobatan ke Jakarta.

biaya seadanya dan berhemat, aku dan suami nekat membawa anak naik kapal ke Jakarta. Beralaskan karung untuk duduk dan beristirahat di pelabuhan menunggu keberangkatan. Tiga hari tiga malam perjalanan kapal, anakku selalu sesak napas karena banyak orang yang merokok. Sementara kondisiku juga tidak baik-baik saja karena mabuk laut.

Sesampainya di Jakarta, kami tinggal di gang sempit. Ketika hujan deras, aku mendorong kursi roda anakku menuju rumah sakit, sambil memegang payung yang sering tersangkut di pagar rumah orang. Tak jarang air mataku sering jatuh, karena lelah dan sedih akan keadaan.

Anakku sudah menjalani dua kali operasi pengangkatan nanah di otaknya, dan dua kali operasi bedah saraf. Pada operasi terakhir, Ia harus dirawat di ICU selama 5 hari. Hingga kini, ia masih terbaring di rumah sakit dan masih sering mengalami demam sampai tubuhnya menggigil.

Perjalanan untuk pengobatan anakku masih panjang, Ia harus operasi jantung lanjutan. Kendala biaya selalu menjadi masalah utama pengobatan anakku. Suamiku hanya seorang kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu. Terkadang ia juga berjualan mainan keliling demi menambah penghasilan.

Sementara itu, di Jakarta membutuh biaya untuk tempat tinggal, transportasi ke Jakarta dan ke rumah sakit, konsumsi, obat yang tidak ditanggung BPJS, vitamin, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Syaqila tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Syaqila!

-
Pencairan Dana Rp 2.584.085
Ke rekening ****7374 a/n Jumriah
Dana digunakan untuk 1. Susu Pedia Complete 800 gram RP. 470.000 X 3 = Rp1.410.000 2. Pembayaran kos-kosan di Jakarta Bulan Juli Rp1.500.0002026-07-07 10:29:05
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Perjuangan dari Papua ke Jakarta, Elisius Jalani 4 Kali Operasi demi Sembuh dari Kelainan Usus
Ika setianingrum
Rp 13.339.000
61 hari lagi
Single Parent Penjual Gorengan Berjuang Agar Anaknya Sembuh dari Sakit Jantung
Maesaroh
Rp 640.000
47 hari lagi
Hari Penuh Derita Zea yang Alami Gangguan Empedu, Autoimun Hingga Jantung Bocor
amelia rosalinda
Rp 3.233.000
37 hari lagi
Leher Anak Berprestasi Melepuh Efek Radiasi Akibat Kanker Nasofaring!
Yayat Ayatullah
Rp 953.000
46 hari lagi
Selain Lahir Tanpa Anus, Zayyan Juga Mengalami Kerusakan Organ Hati
Nadila Desi Amelia
Rp 3.476.001
24 hari lagi
