Aku rela Menumpang Truk Demi Membawa Istriku yang Sakit Diabetes Melitus ke rumah sakit
Rp 10.000 dari Rp 4.620.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Setiap istriku merintih kesakitan, aku justru kebingungan harus mencari biaya kemana untuk membawanya ke rumah sakit. Aku sampai meminjam uang pada saudara dan tetangga, bahkan pohon kelapa milik kakek terpaksa aku gadaikan demi istriku bisa berobat saat itu.”
“Bahkan, pernah juga aku membawa istriku ke rumah sakit dengan menumpang pada truk tangki yang sedang lewat. Saat itu yang ada dalam pikiranku hanya satu, bagaimana caranya segera membawa istriku agar bisa sampai ke rumah sakit.” -Rustam, Suami dari Ibu Samsiah-

Rasanya berat sekali ketika melihat wanita yang dulu begitu kuat bekerja di ladang, kini lebih banyak hanya bisa terdiam di rumah. Ia adalah istriku, Samsiah. Penyakit benjolan kelenjar, diabetes melitus, hingga bronkitis itu perlahan merenggut kehidupan istriku.

Awalnya, benjolan muncul di area vagina istriku, dokter langsung mengatakan istriku membutuhkan operasi di rumah sakit daerah. Aku berusaha mengumpulkan biaya agar istriku bisa operasi pengangkatan benjolan tersebut, karena aku tidak tega setiap melihatnya merintih dan menangis kesakitan.

Aku sempat berpikir istriku akan kembali sehat dan semua akan selesai setelah Ia operasi, tapi ternyata tidak. Ternyata istriku juga diketahui mengalami diabetes melitus, sehingga hal itu memicu istriku jadi sering muntah-muntah setelah operasi.

Sejak itu, istriku jadi sering lemas dan bisa berkali-kali buang air kecil karena kadar gula darahnya tinggi. Ia tidak boleh makan yang manis dan sering diare jika salah makan. Tak lama setelah itu, istriku mengalami masalah paru-paru. Cobaan seolah tanpa henti menghampiri tubuhnya.

Aku sendiri sering sedih dan bingung karena sering tidak ada biaya untuk membawanya ke rumah sakit. Belum lagi membeli obat yang tidak ditanggung BPJS, membeli vitamin dan kebutuhan lainnya. Sekedar makan di rumah sakit saja, aku dan istriku sering bergantung pada roti yang diberikan keluarga pasien lain.
Penghasilanku dari bekerja sebagai tukang ojek pengkolan tak menentu, aku juga punya ternak bebek yang telurnya dijual untuk tambahan penghasilan. Aku ingin istriku bisa terus berobat, aku ingin terus mendampinginya sampai bisa sembuh seperti sedia kala.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ibu Samsiah tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ibu Samsiah!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Terbaring Lemah Tak Berdaya, 7 Penyakit Mengintai Nyawa Anak Buruh Tani
Barrackzaugi Zaugi
Rp 24.253.503
43 hari lagi
Alami Kelainan Kelamin, Devanka Belum Bisa Dinyatakan Laki-laki atau Perempuan!
Rinda Ardianti Fuzzari Putri
Rp 1.850.000
16 hari lagi
“Bu, Jangan Nangis, Aku Pasti Kuat,” Perjuangan Sayful Melawan Penyakit Jantung Bawaan
Sayful Behri
Rp 805.000
79 hari lagi
Bantu Jantung Gavin Bocor
Gilang Ramadhans
Rp 0
55 hari lagi
Organ Hati Ahmad Rusak dan Perutnya Bengkak Nyaris Pecah Akibat Atresia Billier
Wulan Puji Lestari
Rp 51.000.019
21 hari lagi
