Harapan Anak Buruh Tani untuk Operasi Jantung ke Jakarta!
Rp 13.998.520 dari Rp 12.900.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Terima kasih, Tuhan! Di tengah beratnya perjuangan mendampingi pengobatan jantung anakku di Jakarta, Engkau masih membukakan jalan. Aku mendapat pekerjaan sebagai kuli bangunan selama 18 hari, sehingga aku ada penghasilan untuk anak melanjutkan pengobatan.”

“Hatiku semakin dipenuhi haru dan kebahagiaan melihat kondisi anakku perlahan membaik. Anakku begitu hebat, Ia tak mau kalah untuk berjuang seperti orang tuanya. Perjalanan jauh dari Sulawesi ke Jakarta untuk pengobatan tak sia-sia. Namun aku sadar, ini belum akhir. Jalan menuju kesembuhan masih panjang dan badai biaya masih terus berlanjut.” -La Sukarti, Orang tua Amira-

Usianya baru 27 hari saat pertama kali anakku, Amira (9 thn), menunjukkan gejala demam, batuk dan sesak napas tanpa henti. Saat itu, tak pernah terlintas di benakku bahwa ujian besar telah menanti. Dokter menyampaikan bahwa Ia infeksi paru-paru dan ada sesuatu yang tidak normal pada jantungnya.

Dokter mengatakan penyakit paru-paru anakku bisa sembuh dengan minum obat. Sementara kondisi jantungnya kemungkinan bisa sembuh sendiri saat usianya 7 tahun, asalkan anakku istirahat cukup. Dengan harapan itu, kami menjalani rawat jalan hingga ia berusia dua tahun.

Namun, harapan itu pupus saat Amira berusia 9 tahun. Ia tampak berbeda dari anak-anak pada umumnya, seperti gampang lelah dan sering batuk. Tidurnya tak pernah banyak, hampir setiap malam Ia tiba-tiba terbangun dengan berteriak disertai sesak napas.

Saat aku membawa anakku ke rumah sakit, Ia langsung menjalani kateterisasi jantung karena didiagnosa jantung bocor. Hatiku bagai disambar petir, penyakit yang dulu aku kira telah berlalu, ternyata masih bersarang di tubuh kecilnya.

Dokter mengatakan satu-satunya cara menyelamatkan anakku dengan operasi bedah jantung di Jakarta. Sejak hari itu, aku bekerja dari pagi hingga larut malam, mengumpulkan penghasilan tambahan. Namun sekeras apa pun aku bekerja, upah sebagai buruh tani terasa begitu kecil, berobat ke Jakarta seperti angan-angan.
Syukurlah, keluarga besar tak tinggal diam. Dengan segala keterbatasan, mereka ikut patungan agar Amira bisa berangkat berobat ke Jakarta. Kini, anakku telah menjalani berbagai tindakan medis dan sedang menunggu jadwal operasi.
Namun perjuangan ini belum selesai. Bolak-balik dari Sulawesi ke Jakarta membutuhkan biaya yang sangat besar. Aku masih harus menebus obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, dan memenuhi kebutuhan hidup selama di Jakarta.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Amira tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Amira!

-
Pencairan Dana Rp 3.467.390
Ke rekening ****025773536 a/n Sukarti
Dana digunakan untuk 1. Reimburse Tiket kapal Tanjung Priuk ke Bau Bau Rp568.000 x 3 orang= Rp1.704.000, 2. Reimburse susu pediacoplate 1.398.000, 3. Reimburse obat sildenafil 343.390. 4. Reimburse tiket fery Bau-Bau ke Warra Rp22.0002026-02-23 10:04:56
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Kondisinya Semakin Lemah, Adlan Harus Segera Operasi
Fira nurohmah
Rp 6.106.143
7 hari lagi
Di Balik Tidur Tak Tenang, Anak Sopir Berjuang dari Cerebral Palsy
Gusri Lusiani
Rp 7.644.500
25 hari lagi
Perjuangan Hidup Khalisa yang Kehilangan Ginjal Kanan dan Tumor di Ginjal Kiri
Ria Utami
Rp 15.952.000
22 hari lagi
Alami Lumpuh Otak dan Mikrosefali, Anak Saya Tidak Bisa Aktivitas Apapun
Desi Lestari
Rp 11.721.000
88 hari lagi
Saat Aku Masih Berjuang Melawan Sakit, Takdir Menguji Anakku dengan Jantung Bocor
Eli Suryani
Rp 11.557.500
35 hari lagi
