Cedera di Kepala Pasca Kecelakaan, Ahmad Butuh Operasi Lanjutan
Rp 1.348.032 dari Rp 100.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Sudah 2 minggu berlalu, Pak Ahmad, seorang buruh harian yang menjadi tulang punggung keluarga masih terbaring tak sadarkan diri di RS. Akibat kecelakaan yang dialami, bagian kepala seperti hidung dan mulut mengalami pendarahan. Parahnya, Pak Ahmad juga mengalami amnesia atau kehilangan ingatan dan terancam kehilangan nyawanya apabila tidak mendapatkan tindakan operasi.
Tanggal 26 Desember, saat pulang dari rumah saudaranya terjadi kejadian memilukan. Sepeda motor yang ditunggangi menabrak mobil dan membuat Pak Ahmad tersungkur dan kepalanya menghantam jalanan. Seketika Pak Ahmad tak sadarkan diri.
Isterinya, Bu Nanda yang mendapatkan kabar langsung hancur hatinya dan bergegas menuju rumah sakit, tanpa tahu suaminya masih hidup atau tidak.

Lama menunggu, akhirnya dokter keluar dengan kabar. Pak Ahmad masih hidup, namun kondisinya kritis. Kaki dan tangannya remuk dan ada pendarahan hebat di kepalanya. Operasi pertama dan kedua sudah dilakukan, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda menunjukkan kondisi Pak Ahmad membaik.
Dokter menyarankan agar Pak Ahmad harus operasi sekali lagi, kalau tidak, dia terancam kehilangan nyawanya, sebab pendarahan di bagian kepala tak bisa dihentikan.
Masih dirundung pilu menerima kenyataan pahit terkait kondisi suaminya, Pak Ahmad juga dihadapkan dengan tagihan rumah sakit. Sampai hari ini, biaya rawat sudah menyentuh 100 juta rupiah. Lalu bagaimana caranya Bu Nanda bisa mendapatkan uang sampai ratusan juta?

Doa dan ikhtiar terus dipanjatkan demi kesembuhan sang suami, Bu Nanda rela meminjam uang ke teman-teman dan menjual barang-barangnya agar bisa menutupi biaya rumah sakit. Namun, usaha yang dilakukan selama ini sia-sia, uang yang dikumpulkan juga masih jauh dari kata cukup.
#TemanBaik, Pak Ahmad adalah satu-satunya tulang punggung keluarga yang diandalkan oleh anak dan isterinya. Dia ingin kembali sehat dan bisa memeluk keluarga yang dicintainya. Harapan Pak Ahmad, Bu Nanda, dan putra kecilnya di tahun yang baru ini hanya satu, mereka ingin Pak Ahmad sembuh dan bisa kembali mencari nafkah.

Sedikit bantuan dari kita setidaknya mampu memberikan secarik harapan untuk mereka, mari kita sama-sama ulurkan agar Pak Ahmad bisa operasi dan melanjutkan pengobatan, caranya:
Klik “Donasi Sekarang”
Isi nominal donasi
Pilih metode pembayaran, kalau ingin lebih praktis kamu bisa berdonasi dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay, atau kamu juga bisa berdonasi dengan cara transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
-
Donasi Digunakan Untuk Membayar Rumah Sakit
Hai TemanBaik, masih ingatkah dengan Ahmad? TemanKita yang mengalami cedera di kepala pasca kecelakaan sehingga dibutuhkan operasi lanjutan.
Kami mau mengabarkan kalau donasi dari TemanBaik sudah digunakan untuk membayar rumah sakit. Kondisi pak Ahmad saat ini hanya masih tiduran sama dudukan aja. Kalau makan masih disuapin kadang juga makan sendiri.
Kalau masalah buang air kecil dan besar masih pakai pakai diapers karena belum berani kalau mau ngangkat sampai toilet. Kalau mandi cuma dilap pakai air sabun. Harapannya bisa dilanjutkan pengobatan untuk pak Ahmad.
Terima kasih sudah membantu pak Ahmad ya.
2022-08-19 10:51:00
-
Pencairan Dana Rp 1.204.032
Ke rekening ****5405116 a/n Nanda Desyna Sari
Membayar rumah sakit2022-05-17 19:27:27
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Berjuang di Sisa Usia, Pak Mugni Berjuang Melawan Kanker Usus Stadium 4
Mugni
Rp 14.765.012
77 hari lagi
Ma, Aku Ingin Bisa Berjalan dan Sekolah Lagi
Dewi Sri Agustina
Rp 13.699.587
87 hari lagi
Awalnya Hanya Bersin Berdarah, Ternyata Pak Antoni Didiagnosa Tumor Nasofaring!
Suparti Suparti
Rp 335.000
68 hari lagi
Berawal dari Kecelakaan Motor Biasa, Ternyata Jadi Penyebab Aku Kanker Otak Stadium 3!
Rusmani S Sos
Rp 40.000
85 hari lagi
8 Tahun Alami Hipertiroid, Pedagang Kue Sempat Alami Kelumpuhan sementara
febi wahyudi
Rp 930.000
68 hari lagi
