Bantu Nazzar Bertahan
Rp 100.000 dari Rp 22.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
"Perih hati ini setiap kali melihat buah hatiku terengah-engah, bergantung pada tabung oksigen agar bisa bernapas lega. Tubuh kecilnya harus menelan obat tanpa henti, seakan tak diberi kesempatan untuk bebas dari rasa sakit.”
“Namun, di tengah derita itu, aku kerap dilanda kebingungan, bagaimana bisa aku membawanya berobat ke rumah sakit, sementara untuk ongkos pun aku tak punya?” -Rani Octaviani, Orang tua Nazzar-

Nazzar Maula Syahid, di usianya yang masih 3 tahun, tapi harus menanggung derita sakit TB Paru. Penyakit ini seolah menggerogoti tubuhnya perlahan, berat badannya turun drastis, napasnya sering tersengal, dengan demam tinggi yang membuatnya menggigil.

Ia mulai menolak untuk makan, bahkan sekedar meneguk air putih pun kerap dimuntahkannya. Dokter menyatakan paru-paru Nazzar dipenuhi flek tebal, dan Ia harus menjalani pengobatan panjang tanpa henti selama berbulan-bulan.

Sejak itu, Nazzar harus rutin nebulizer, menghirup uap untuk meringankan napas dan mengurangi penumpukan dahak pada paru-parunya. Ia juga jadi cenderung mudah lelah dan lemas. Kadang Ia juga demam, batuk dan muntah-muntah.

Namun, di balik perjuangan itu, Nazzar dan keluarganya dihadapkan pada kenyataan pahit. Biaya pengobatan, tabung oksigen, hingga nebulizer sungguh tidak murah. Ibunya hanya pedagang warung sederhana yang menjual kopi hingga seblak. Sedangkan Ayahnya bekerja serabutan, membantu jual barang bekas.

Belum lagi, orang tuanya harus membiayai transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, susu untuk nutrisinya, dan kebutuhan lainnya. Orang tuanya tak memiliki barang berharga untuk dijual, mereka saja tinggal di rumah kontrakan yang isi 1 kamarnya 5 orang.

Kendati di kelilingi oleh kesulitan, tetapi orang tuanya tidak ingin menyerah untuk melanjutkan perjuangan Nazzar untuk sembuh.
“Tapi dengan keadaan saat ini, kami sebagai orang tua tida boleh putus asa, harus bangkit dan harus semangat, karena jika kita bersungguh-sungguh dan berobat secara rutin dan teratur, Insya allah penyakit ini bisa sembuh, dan anak saya bisa kembali sehat seperti sedia kala,” ungkap Rani Octaviani.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Nazzar tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Nazzar!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Bantu Campaign Lainnya
Tanpa Ibu, Aisyah Kecil Harus Menghadapi Down Syndrome dan Sakit Jantung
Aisyah Hasnah shofia panjaitan
Rp 10.995.005
4 hari lagi
Harapan Anak Buruh Tani untuk Operasi Jantung ke Jakarta!
Lasukarti
Rp 13.848.520
57 hari lagi
Napas Ayesha Terus Tersendat Akibat Jantung Bocor!
Maharani Widyasari
Rp 18.683.500
23 hari lagi
Bantu Jasmin & Jihan Bayi Kembar Penderita Epilepsi Parah
Jihan Jasmin
Rp 0
75 hari lagi
Sempat Henti Jantung! Anak Pengemudi Ojol Asal Aceh Berjuang Berobat di Jakarta
Heni Supita Sari
Rp 6.782.501
54 hari lagi
