Bekas Jahitan Operasi Kankernya Terbuka, Pak Endang Kesulitan Biaya Melanjutkan Pengobatan
Rp 3.258.002 dari Rp 10.650.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Kondisi suamiku kini sangat kritis, rasa sakit yang ia tanggung setiap hari akan semakin menjadi-jadi. Kotorannya keluar bukan hanya melalui anus, tetapi juga dari lubang bekas jahitan operasi di perutnya yang terbuka. Setiap hari ia menahan perih, malu, dan penderitaan yang sulit dibayangkan.” -Asih Triyani, Istri dari Endang-

Tiba-tiba suamiku, Endang Suhendar (39 thn), perlahan mengeluhkan sulit buang air besar dan tidak bisa kentut. Hari demi hari perutnya semakin membesar, keras, dan sembelit yang Ia rasakan begitu menyiksa.

Aku tidak pernah menyangka, dari keluhan sederhana itu justru menjadi awal cobaan panjang dalam keluargaku. Dokter mengatakan bahwa suamiku menderita kanker usus besar. Saat itu, dadaku seketika sesak dan air mataku jatuh, tidak kuat mendengar kenyataan getir itu.
Kanker besar itu terjadi karena adanya tumor di bagian usus, sehingga saluran pencernaannya terganggu. Rasa sakit yang Ia rasakan begitu hebat, sementara aku hanya bisa menemaninya sambil berdoa agar penderitaannya diringankan.

Suamiku sudah menjalani 3 kali operasi dan tiga kali masuk ICU. Ia juga sudah menjalani rawat inap serta kemoterapi rutin 3 kali dalam sebulan. Setiap kali akan ke rumah sakit, aku harus menempuh perjalanan dari Pandeglang, Banten menuju Jakarta.

Kini, kondisi suamiku sangat memprihatinkan. Ia hanya bisa berbaring di kasur, duduk saja harus aku bantu perlahan sambil disandarkan ke bantal. Bangun dan berjalan pun sangat sulit, Ia akan merasakan nyeri hebat di perut dan lubang anusnya setiap kali kambuh.

Meski tubuhnya melemah, semangat suami saya untuk sembuh tak pernah surut. Setiap hari Ia terus berdoa dan berusaha kuat, seringkali Ia menangis sambil berkata ingin sembuh karena ingin melihat anak-anak kami tumbuh besar. Ia ingin kembali memeluk anak-anaknya dan menjadi ayah yang selalu ada untuk mereka.

Sejak sakit, suami saya tidak lagi bisa bekerja dan tidak memiliki penghasilan. Kini saya yang berjuang mencari nafkah seorang diri. Saya bekerja cuci gosok di rumah tetangga, kadang membantu membuat gorengan, dengan upah Rp50 ribu setiap selesai kerja.
Demi pengobatannya, aku sudah menjual rumah dan barang-barang sampai tak tersisa. Aku dan keluargaku sampai menumpang tinggal di rumah kakekku yang sudah tua dan rapuh. Pernah ada masa ketika di rumah tak ada uang sedikitpun, akhirnya aku meminjam uang ke tetangga hanya agar anak-anak bisa makan serta suami saya bisa berobat.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Endang tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Endang!
-
Pencairan Dana Rp 1.116.150
Ke rekening ****021113530 a/n Asih Triyani
Dana digunakan untuk 1. Transportasi bulak balik RS Dharmais jakarta mengunakan bajay PP 3kali Rp550.000 2. Pembelian buah-buah Rp200.000 3. Pembelian susu entrasol Rp115.000x 2 = Rp230.000 4. Pengisian kartu kereta 2 orang Rp40.000 5. Salep luka Rp50.000x2 = Rp100.0002026-06-30 09:13:37
-
Kondisi Tubuh Bapak Endang Saat Ini Masih Sangat Lemah
Halo #TemanBaik,
Kami ingin menyampaikan kabar terbaru mengenai perjuangan Bapak Endang Suhendar yang hingga saat ini masih terus berjuang melawan penyakit kanker usus besar yang telah dideritanya selama kurang lebih 3 tahun.
Selama menjalani pengobatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Bapak Endang telah melewati banyak proses berat, termasuk menjalani 4 kali operasi dan 4 kali perawatan di ruang ICU. Namun hingga kini perjuangan tersebut belum berakhir. Kondisinya masih membutuhkan penanganan dan kontrol rutin ke rumah sakit karena terdapat luka sobekan pada bekas jahitan operasi di bagian perut yang menyebabkan keluarnya BAB dan cairan tidak hanya melalui anus, tetapi juga melalui area bekas jahitan operasi.
Kondisi tubuh Bapak Endang saat ini masih sangat lemah. Berat badannya menurun drastis dan terkadang ia mengalami kesulitan berjalan sehingga harus menggunakan kursi roda apabila bepergian jauh. Meski begitu, semangatnya untuk sembuh tidak pernah padam. Saat ini Bapak Endang masih menjalani rangkaian pemeriksaan, termasuk CT scan dan toraks, sebagai persiapan untuk menentukan tindakan pengobatan selanjutnya sesuai arahan dokter.
Di tengah perjuangan panjang ini, kebutuhan pengobatan dan perawatan terus berjalan, termasuk kebutuhan vitamin yang harganya cukup mahal serta biaya transportasi untuk bolak-balik menjalani pengobatan ke rumah sakit yang tentu sangat menguras tenaga dan biaya.
Dana bantuan dari #TemanBaik digunakan untuk biaya transportasi online mobil dari Banten menuju Rumah Sakit Dharmais Jakarta serta pembelian susu.
Mohon terus doakan agar Bapak Endang diberikan kekuatan, kesembuhan, dan kesempatan untuk kembali menjalani hidup dengan lebih baik.
Kami mengucapkan terima kasih kepada #TemanBaik yang telah memberikan bantuan serta doa untuk Bapak Endang. Setiap dukungan yang diberikan sangat berarti bagi perjuangan beliau untuk mendapatkan kesembuhan. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam setiap proses pengobatan, serta membalas seluruh kebaikan #TemanBaik dengan rezeki dan keberkahan yang berlimpah.












2026-05-25 14:03:18
-
Pencairan Dana Rp 832.830
Ke rekening ****021113530 a/n Asih Triyani
Dana digunakan untuk 1. Transportasi online mobil Banten ke RS Dharmais jakarta Rp200.000 X3 kali= Rp600.000 2. Susu nutrican 245gram Rp115.000x 2 dus = Rp230.000.2026-05-12 12:08:37
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Tumor Ganas Terus Menggerogoti Dagu Diyana Hingga Ia Pendarahan!
Diyana
Rp 1.755.001
11 hari lagi
Suamiku Tiba-tiba Alami Stroke Saat Sedang Bekerja Sebagai Tukang Ojek
minah
Rp 678.000
55 hari lagi
Sovia Alami Gagal Ginjal Kronis Hingga Harus Cuci Darah Rutin!
Sovia Ningsih
Rp 828.003
47 hari lagi
Matanya Berjamur Demi Bekerja untuk Keluarga, Pak Warjo Kehilangan Penglihatan
warjo
Rp 455.008
62 hari lagi
Kemaluannya Mengeluarkan Cairan Menyengat, Ibu Ratiah Berjuang dari Kanker Serviks
Ratiah
Rp 1.260.000
38 hari lagi
