Berkali-kali Terbentur Biaya, Alvarazka Tetap Berjuang Melawan Jantung Bocor
Rp 20.000 dari Rp 13.344.300
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Setiap kali anakku sesak, aku selalu takut kehilangan anakku. Aku sebagai orang tua hanya bisa terus mencari jalan, meski berkali-kali terbentur biaya dan pernah sampai pada titik pasrah.”

“Namun melihat anakku yang selalu menjawab ‘iya’ ketika ditanya apakah mau diobati dan dioperasi, membuat kami sadar bahwa anak sekecil itu saja tidak mau menyerah, lalu bagaimana mungkin kami menyerah?” -Sri Dian, Orang tua Alvarazka-

Aku tidak pernah menyangka penyakit infeksi paru-paru (pneumonia) justru menjadi awal perjalanan panjang yang akan membawa anakku, Alvarazka, pada kenyataan yang lebih serius. Ia sampai dirawat di PICU rumah sakit, dan dokter menemukan kecurigaan lain pada kondisi anakku.

Terdengar suara bising di jantung anakku! Siapa sangka, pemeriksaan lanjutan menunjukkan Ia mengalami jantung bocor. Mendengar itu, hatiku bagai terjatuh. Anakku dirujuk menjalani operasi di Jakarta, Ia masih begitu kecil untuk menghadapi sesuatu yang sangat menakutkan.

Tapi aku terbentur kondisi ekonomi, suamiku hanya kuli bangunan yang penghasilannya sangat terbatas. Namun, aku tidak mungkin menyerah begitu saja pada keadaan. Aku pun mencoba mencari bantuan dari yayasan hingga media sosial, tapi anakku belum mendapatkan kesempatan.

Seiring waktu, kondisi anakku memburuk dan Ia mengalami sesak napas berat. Akhirnya Ia kembali terbaring di ranjang rumah sakit dengan dipenuhi alat medis menempel di wajah dan tubuhnya. Hatiku begitu sakit dan takut, tapi mau tak mau aku harus membawanya pulang karena terkendala biaya melanjutkan pengobatan.

Namun, di tengah keputusasaan dan kepasrahan itu, harapan yang selama ini dinanti muncul. Anakku akhirnya mendapat bantuan dari yayasan hingga Ia bisa melanjutkan pengobatan dari Palu ke Jakarta. Namun, sesampainya di ibu kota, kondisi anakku malah menurun drastis dan masuk IGD.

Keterbatasan biaya kembali menjadi penghalang, akhirnya dengan berat hati aku harus membawa anakku kembali ke kampung halaman meski Ia belum mendapat tindakan. Aku sering bertanya dalam hati, sampai kapan anakku harus menjalani kehidupan seperti ini? Ia selalu dihadapkan dengan nyawanya yang terancam.

Kemudian, ternyata bantuan kembali datang dari teman-teman masjid. Anakku bisa kembali ke Jakarta, Ia akhirnya menjalani operasi jantung. Itu menjadi hari yang menegangkan dalam hidupku, tapi syukurlah anakku mampu melewati semuanya.

Namun, perjuangannya masih panjang. Setiap aku melihat anakku batuk dan sesak napas, rasa gelisahku belum menghilang. Anakku tetap harus menjalani pengobatan rutin, Ia masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Alvarazka tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Alvarazka!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Dari Demam dan Sesak, Ghaitsa Harus Menghadapi Down Syndrome dan Jantung Bocor
Nopi Supiati
Rp 180.000
80 hari lagi
Alami Sakit Jantung Langka! Alfi Sering Terkejut Saat Tidur Hingga Sesak Napas
LOVITA ANGGELINA
Rp 15.439.500
27 hari lagi
Dari Guru Honorer, Orang Tua Safira Berjuang Membiayai Pengobatan Jantung Anaknya
Dina Islamica
Rp 30.000
87 hari lagi
“Ayah Janji, Nanti Kita Main Lagi," Kini Shanum Berjuang Melawan Meningitis TB dan Hidrosefalus
Nur Rahmah Madaniah
Rp 14.890.000
42 hari lagi
Anak Buruh Tani di Riau Berjuang ke Jakarta Demi Sembuh dari Sakit Jantung
Siska Sinaga
Rp 2.024.004
20 hari lagi
