Dari Guru Honorer, Orang Tua Safira Berjuang Membiayai Pengobatan Jantung Anaknya
Rp 20.000 dari Rp 13.800.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Kondisi anakku, Kania Safira Ramadhani, memang sudah mengkhawatirkan sejak Ia lahir. Ia sering sakit-sakitan dan setiap dua minggu sekali harus dibawa ke rumah sakit akibat demam, batuk dan flu. Bahkan, Ia pernah dirawat di rumah sakit. Tapi saat itu belum diketahui bahwa ada penyakit serius di tubuhnya.

Seiring waktu, aku merasa ada sesuatu yang berbeda dari anakku. Bentuk kukunya cembung, warna kuku dan bibirnya terkadang terlihat kebiruan. Ia juga lebih cepat lelah dibandingkan anak-anak lainnya ketika bermain. Aku pun membawanya ke rumah sakit karena semakin khawatir.

Saat itulah, anakku didiagnosa mengalami jantung bocor. Kenyataan itu sangat berat dan rasanya sangat sulit aku terima, bukan hanya karena penyakit itu beresiko besar merenggut nyawanya, tapi juga karena biaya pengobatan yang besar.

Suamiku saat itu bekerja sebagai guru honorer, aku tidak punya biaya untuk membawa anakku ke Jakarta untuk operasi. Mau tak mau, aku hanya bisa membawa anakku berobat di daerah saja. Sayangnya, kondisi anakku kian memburuk.

Aku menjual apa saja yang ada dan meminjam uang pada keluarga. Selama bertahun-tahun, aku berupaya menabung agar anakku bisa berobat. Tidak ada yang lebih penting daripada memberikan kesempatan anakku untuk sembuh.

Saat anakku berusia 10 tahun, barulah aku memberanikan diri untuk membawanya ke Jakarta. Anakku sudah menjalani operasi jantung. Kondisi anakku sampai saat ini belum stabil, Ia masih sering mengalami sesak dan sulit tidur ketika sedang kambuh.

Sekarang sudah 11 tahun anakku berjuang untuk kesembuhannya. Hal yang membuat hatiku semakin terharu yaitu semangat anakku. Bahkan Ia tidak takut ketika harus menjalani operasi. Namun, perjuangan ini terasa berat karena lagi-lagi aku tersandung biaya untuk operasi lanjutannya.

Aku dan suami bekerja sebagai guru honorer, penghasilan itu untuk membesarkan tiga anak kami. Salah satu anak kami masih bayi dan membutuhkan susu. Sementara itu, Safira membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Kania tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Kania!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Aryan Belum Bisa Berjalan, Kelainan Jantung Membuat Masa Kecilnya Berbeda
Dewi Yuliyani
Rp 420.000
70 hari lagi
Mendorong Gerobak Demi Harapan, Pedagang Jajanan Ini Tak Ingin Kehilangan Anaknya Lagi
Jasher Arafat Bayu Guntoro
Rp 16.240.000
74 hari lagi
Anak Kuli Kubah Masjid Harus Berjuang Operasi Jantung
Anah zayinah
Rp 12.408.028
57 hari lagi
“Adek Ingin Main Bola,” Harapan Kecil Reyndra untuk Mendapatkan Jantung Sehatnya
Opik Taufik rahman
Rp 20.000.001
10 hari lagi
Perjuangan Single Parent Merawat Anaknya yang Menderita Epilepsi
Indriyani
Rp 23.097.505
67 hari lagi
