Benihbaik_2026-05-20_17792744316a0d92bfd84e1.jpeg
Kesehatan

Di Tengah Sakit Hipertiroid, Bu Siska Harus Merawat Suami Stroke dan Anak Disabilitas

Rp 60.000 dari Rp 3.510.000

88 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Siska aryani Identitas terverifikasi user
anon
Surat Rujukan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Hasil Laboratorium Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kota Pekanbaru

“Sejak suamiku terkena stroke, aku mencoba menggantikan perannya mencari nafkah demi menyambung hidup dan biaya pengobatannya. Namun takdir kembali menguji, tubuhku sendiri jatuh sakit karena hipertiroid. Di tengah kondisi yang serba terbatas, aku juga harus merawat anak kami yang mengalami disabilitas.”

“Kebingungan, takut, dan putus asa menggerayangi hidupku, entah bagaimana lagi mencari uang untuk pengobatan suamiku. Bahkan, untuk makan sehari-hari saja, terkadang aku harus menunggu bantuan saudara dan teman. Sementara jika pengobatan suamiku terhenti, nyawanya akan terancam.” -Siska, Istri Bapak Iskandar-

Penyakit itu datang pada suamiku, Iskandar (47 thn), ketika keluarga kami baru saja mendapatkan rezeki. Saat itu, suamiku baru saja mulai bekerja lagi menjadi supir travel setelah setahun lamanya menganggur. Kami sempat berpikir kehidupan perlahan akan membaik. Namun ternyata, kebahagiaan itu hanya berlangsung sesaat.

Ketika sedang membawa penumpang ke Dumai, suamiku meneleponku dengan suara yang tersendat-sendat. Ia bilang tangan dan kakinya mendadak lemah. Seketika rasa cemas mengahantamku, dan aku langsung memintanya segera ke rumah sakit sambil berdoa semoga tidak ada hal buruk.

Namun kenyataan yang ada begitu menghancurkan. Dokter mengatakan ada penyumbatan di otak suamiku, bahkan terdapat di tiga bagian otaknya hingga mencapai batang otak. Seketika tubuhku terasa lemas, rasanya seperti dunia runtuh di depan mata.

Hingga hari ini, suamiku sudah menjalani perawatan di rumah sakit, kontrol rutin hingga terapi. Tubuhnya masih sering lemas, sulit berbicara, serta kesemutan dan kebas yang membuat aktivitas sehari-harinya sangat terbatas. Suamiku yang dulu pekerja keras, kini harus berjuang melawan sakit di atas tempat tidur.

Semua tabungan sudah terkuras habis demi pengoatan. Bahkan aku terpaksa menjual barang-barang berharga di rumah demi menyelamatkan suamiku. Aku mencoba bertahan dengan berjualan kecil-kecilan di rumah, penghasilanku tak menentu, paling besar dapat Rp20 ribu.

Di tengah keterbatasan itu, suamiku membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Iskandar tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Iskandar!  

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya