Enam Tahun Melawan Stroke, Ibu Salbiah Kini Lumpuh Total dan Hanya Bisa Terbaring
Rp 933.000 dari Rp 10.380.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Dalam keadaan lumpuh total, keluarga harus membawa Ibu Salbiah menggunakan sepeda motor. Bertiga dalam satu kendaraan, mereka harus menempuh perjalanan puluhan kilometer menuju rumah sakit. Ibu Salbiah yang mudah lelah membuat perjalanan itu menjadi perjuangan tersendiri.”

“Pernah juga beberapa kali perjalanan ke rumah sakit menahan dinginnya hujan. Sesampainya di rumah sakit, harus menunggu antrean panjang. Rasa lapar dan haus terpaksa harus ditahan, karena uang yang ada hanya untuk perjalanan dan pengobatan. Bagi keluarga, yang penting memastikan Ibu Salbiah bisa berobat.”
Hidup Ibu Salbiah berubah sekejap saat usianya menginjak (42 thn). Ia tiba-tiba merasakan sakit kepala yang begitu hebat yang tak tertahankan. Kondisinya semakin memburuk dan mengkhawatirkan, akhirnya keluarga melarikannya ke rumah sakit.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyatakan Ibu Salbiah mengalami stroke akibat dari tekanan darah tinggi dan kolestrol. Bahkan, Ibu Salbiah dinyatakan lumpuh dan harus menjalani perawatan selama dua minggu di rumah sakit.

Sejak itu, Ibu Salbiah menjalani hidupnya dengan terapi dengan harapan tubuhnya dapat kembali bergerak seperti sedia kala. Perlahan, perjuangan itu membuahkan hasil. Dua tahun setelah itu, Ibu Salbiah bisa kembali berjalan.
Keluarga sangat bahagia dan mengira masa-masa kelam Ibu Salbiah telah berlalu, tapi ujian hidup kembali datang. Stroke itu kembali menyerang Ibu Salbiah dan kondisinya jauh lebih berat. Saat dirawat di rumah sakit, kondisi pembuluh darahnya bahkan pecah.

Lagi-lagi Ibu Salbiah harus berjuang kembali dari awal. Hingga hari ini, tubuhnya masih mengalami lumpuh total. Sekedar duduk saja Ia tidak mampu, bahkan membalikkan badan saja membutuhkan bantuan orang lain. Seluruh aktivitas sehari-harinya dibantu oleh keluarga.

Meski kembali terjebak di penyakit yang sama, tapi semangat Ibu Salbiah untuk sembuh tak pernah luntur. Ia tetap berusaha menjalani terapi dan kontrol ke rumah sakit tanpa kenal lelah. Dalam sebulan, Ia harus ke rumah sakit sebanyak 4 kali dengan menempuh jarak 45 kilometer.

Namun, biaya pengobatan Ibu Salbiah bukan hal mudah bagi keluarganya. Selama bertahun-tahun, keluarga berusaha dengan meminjam uang ke tetangga hingga menjual barang berharga. Suami Ibu Salbiah hanyalah buruh harian lepas yang penghasilannya tidak menentu.
Sementara itu, perjuangan pengobatan Ibu Salbiah membutuhkan biaya Ibu Salbiah membutuhkan biaya transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ibu Salbiah tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ibu Salbiah!

-
Pencairan Dana Rp 378.200
Ke rekening ****2234100 a/n Ansor
Dana digunakan untuk 1. Transportasi sewa mobil ke rumah sakit PP Rp 300.000 2. BBM Rp 100.0002026-09-24 10:29:09
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Di Tengah Sakit Hipertiroid, Bu Siska Harus Merawat Suami Stroke dan Anak Disabilitas
Siska Aryani
Rp 820.004
57 hari lagi
Dikira Cuma Keseleo Biasanya, Ternyata Ada Tumor Sel Raksasa di TUlang Tumit Aji
Aji Gunnawan
Rp 1.911.002
47 hari lagi
14 Tahun Berlalu, Kakiku Semakin Lemah dan Terancam Alami Kelumpuhan
Ahmad Rusman
Rp 620.000
42 hari lagi
Perut Yaya Membesar Seperti Hamil 7 Bulan, Ternyata Kista 3 Kg Terus Mengancam Nyawanya
NURMALINA
Rp 1.366.002
18 hari lagi
8 Tahun Alami Hipertiroid, Pedagang Kue Sempat Alami Kelumpuhan sementara
febi wahyudi
Rp 1.575.000
49 hari lagi
