Matanya Berjamur Demi Bekerja untuk Keluarga, Pak Warjo Kehilangan Penglihatan
Rp 10.000 dari Rp 4.242.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Dulu, Pak Warjo adalah tulang punggung keluarga yang tak pernah mengenal lelah. Ia rela bekerja keras dari pagi hingga larut malam. Bahkan, Ia mengambil resiko dalam bekerja yang membuat matanya terkena percikan las, debu dan membuatnya sering begadang.

Siapa sangka, pengorbanan itu justru meninggalkan luka yang tak terbayangkan. Sedikit demi sedikit, kondisi matanya semakin memburuk hingga merenggut penglihatannya. Akhirnya, Pak Warjo tak lagi bisa bekerja. Kini, sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kesulitan, apalagi untuk biaya pengobatannya.

Sejak tahun 2024, hidup Bapak Warjo (41 tahun) berubah drastis. Mata kirinya yang dulu membantu mencari nafkah untuk keluarga kini mengalami kerusakan serius. Warnanya berubah menjadi abu-abu, sering terasa perih, silau, berair, bahkan tampak menonjol hingga mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

Setiap kali rasa sakit itu datang, Pak Warjo harus menahan pusing hebat yang menusuk hingga membuat air matanya terus mengalir. Ia hanya bisa meredakan nyeri dengan obat tetes mata dan membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan aktivitas sederhana.

Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyampaikan kabar yang begitu berat. Terdapat infeksi jamur yang telah mengenai retina matanya. Jika tidak segera mendapatkan penanganan lebih lanjut, Pak Warjo terancam kehilangan penglihatannya secara permanen.

Beliau harus menjalani operasi lanjutan, tapi Ia tidak ada biaya transportasi dari rumahnya di Indramayu ke rumah sakit di Bandung. Ia juga tidak memiliki wali yang bisa membantu biaya pengobatannya.

Pak Warjo sudah berjuang menjalani operasi pertamanya dengan harapan bisa kembali melihat dan bekerja seperti sedia kala. Namun, perjuangannya belum berakhir. Kondisinya masih membutuhkan operasi lanjutan dan pengobatan intensif.

Sayangnya, keterbatasan ekonomi menjadi hambatan besar. Pak Warjo tidak memiliki biaya transportasi untuk menempuh perjalanan dari Indramayu ke rumah sakit di Bandung. Ia juga tidak memiliki pendamping yang dapat membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani pengobatan.

Sejak sakit, Pak Warjo sudah tidak mampu bekerja secara maksimal seperti dulu. Meski begitu, ia tak pernah menyerah. Dengan sisa kekuatan dan penglihatan yang dimilikinya, Pak Warjo terus berusaha mengerjakan apapun yang ia bisa demi bertahan hidup. Selain biaya transportasi, masih ada kebutuhan obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS dan harus dibeli secara mandiri.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Pak Warjo tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Pak Warjo!
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Demi Sembuh dari Tumor Payudara Stadium 3, Aku Terpaksa Menitipkan Anakku Ke Pondok Yatim
Kamsah
Rp 4.152.001
6 hari lagi
Derita 9 Tahun Penyakit Prostat, Tangis Bapak Ngatiyo Tak Tertahan Tiap Kencing Darah
SRI KUSNIA DEWI
Rp 2.442.001
6 hari lagi
Alami Kelainan dan Epilepsi, Riyanto Tidak Bisa Berjalan dan Bicara Hingga Usianya 39 Tahun!
Bonih
Rp 1.508.009
30 hari lagi
Tumor Ganas Terus Menggerogoti Dagu Diyana Hingga Ia Pendarahan!
Diyana
Rp 1.635.001
41 hari lagi
Di Tengah Sakit Hipertiroid, Bu Siska Harus Merawat Suami Stroke dan Anak Disabilitas
Siska Aryani
Rp 350.004
62 hari lagi
