Kena Ledakan Gas! Senyum Pak Samsyudin Berganti Rasa Nyeri Setiap Detik
Rp 3.605.001 dari Rp 13.230.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Ledakan gas elpiji itu memecah keheningan, disusul kobaran api yang ganas melahap apa saja di sekitarnya. Tanpa sempat menghindar, api itu menyambar tubuh Pak Syamsudin. Seketika, rasa panas membakar kulitnya hingga melepuh.
Selama 24 hari Ia terbaring di ranjang rumah sakit dengan pengawasan ketat tim medis. Tubuhnya dibalut perban dari kepala hingga kaki, berjuang menahan sakit yang tak terbayangkan disetiap detik hidupnya.

Pak Syamsudin (44), kini hanya bisa terbaring tak berdaya, diliputi rasa perih yang menusuk dan sangat intens, setiap inci jaringan kulitnya yang rusak. Dokter mengatakan luka bakarnya berisiko tinggi terkena infeksi. Bahkan, Ia mulai menunjukkan tanda kekurangan gizi karena tak sanggup makan.

Senyuman hangat yang selalu Ia tunjukkan pada keluarganya sudah lenyap tak bersisa. Berganti dengan tatapan kosong yang dipenuhi kecemasan, memikirkan bagaimana keluarganya bisa makan jika Ia tidak bekerja? Sementara untuk sekedar duduk pun, Ia harus dibantu karena nyeri tak tertahankan.

Sang istri memutuskan mengambil peran mencari nafkah. Mulai dari mencuci baju tetangga, membersihkan rumah orang, hingga pekerjaan berat mengangkut barang di pasar. Mengabaikan rasa lelah, kadang sang istri bekerja sampai tengah malam agar ada biaya untuk pengobatan Pak Samsyudin.
“Pernah saya sangat butuh uang untuk membeli pampers dan tisu medis untuk suami. Tapi saat itu hujan deras, membuat pekerjaan dibatalkan. Tapi saya tak berhenti berdoa, dan tak lama seorang tetangga datang dan meminta bantuan membersihkan rumahnya yang bocor. Meski basah kuyup, saya tetap mengerjakannya dan uang yang saya terima langsung saya beli kebutuhan suami. Saya percaya, di setiap kesulitan pasti ada jalan.” -Novia, Istri Pak Samsyudin-

Tak jarang sang istri dan anak-anaknya sengaja tak makan malam agar uangnya bisa digunakan untuk mengganti perban luka bakar Pak Samsyudin. Bagi mereka, dibanding perut yang perih akibat kelaparan, hati mereka bisa lebih hancur jika melihat perban Pak Samsyudin yang kotor.

Belum ada tindakan operasi untuk Pak Samsyudin. Namun, beliau terkendala biaya untuk melanjutkan pengobatannya, seperti pembersihan luka rutin, penggantian perban steril, pemberian antibiotik, pemberian obat pereda nyeri, terapi cairan, serta pemantauan nutrisi.

Selain obat dan peralatan medis, Pak Samsyudin terkendala untuk ongkos dari rumahnya di Jakarta Barat ke Jakarta Pusat, pampers, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Pak Syamsudin tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Pak Syamsudin!
-
Pencairan Dana Rp 1.981.210
Ke rekening ****0690526 a/n Dedi Herwanto
Dana digunakan untuk 1. Kassa steril Rp6500 x 12 pcs = Rp78.000 2. Perban 5 cm Rp4800 x 10pcs = Rp48.000 3. Otsu NACL 500 ML Rp10.500 X 12PCS = Rp126.000 4. Suplemen Gabusku Rp145.000 x 3 botol = Rp435.000 5. Vitamin D3 1000 9 STRIP × Rp25.500 = Rp229.500 6. Minosep Rp25.000 x 6 = Rp150.000 7. Pampers dewasa Rp50.000 x 10 pcs= Rp500.000 8. Perlak Rp40.000 x 10 pcs = Rp400,0002025-12-11 10:26:42
-
Syamsudin Saat Ini Masih Menjalani Perawatan Intensif
Halo #TemanBaik,
Syamsudin saat ini masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami luka bakar berat beberapa bulan lalu. Setelah menjalani tiga kali operasi kulit sebelumnya, kini Syamsudin harus kembali menjalani operasi kulit ke-5 untuk pemulihan jaringan di bagian kepala, tangan, dan kaki.
Selain operasi, Syamsudin juga harus melakukan kontrol dan terapi tiga kali setiap minggu di rumah sakit. Tindakan ini diperlukan untuk mencegah infeksi, mempercepat pemulihan kulit, serta melatih pergerakan tangan dan kaki yang masih terbatas. Kondisi ini membutuhkan biaya yang berkelanjutan, mulai dari perawatan medis, perban, obat-obatan, hingga transportasi ke rumah sakit.
Syamsudin terus berjuang dengan semangat untuk pulih agar dapat kembali beraktivitas dan bekerja seperti sediakala.
Terima kasih untuk #TemanBaik yang telah membantu. Semoga kalian selau diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah.







2025-10-22 10:19:07
-
Pencairan Dana Rp 1.185.749
Ke rekening ****0690526 a/n Dedi Herwanto
Dana digunakan untuk 1. Biaya Transportasi Kontrol RS Tarakan (3x seminggu) Rp75.000 × 12 kali= Rp. 900.000 2. Pampers dewasa Rp10.000 × 15 pcs = Rp150.000 3. Perlak anti tembus Rp45.000 × 3 lembar = Rp135.0002025-09-11 09:11:45
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
7 Tahun Tak Bisa Berjalan, Nenek Kiyah Hidup Bergantung pada Bantuan Orang
Kiyah Kiyah
Rp 1.497.000
391 hari lagi
Ma, Aku Ingin Bisa Berjalan dan Sekolah Lagi
Dewi Sri Agustina
Rp 11.035.587
59 hari lagi
5 tahun Tak Tahu Alami Kanker Otak, Oktapiani Kini Terancam Buta!
BAHARU SAPARUDIN PENIKAT
Rp 3.955.001
41 hari lagi
Harap Minta Bantuannya
Vanzz X
Rp 0
50 hari lagi
Akibat Kanker Serviks, Aku Mengalami Pendarahan Tanpa Henti dan Nyeri Hebat
wiki widiawati
Rp 4.066.000
50 hari lagi
