Tumor Ganas Ovarium Sebabkan Perutnya Semakin Besar
Rp 7.411.145 dari Rp 35.055.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
TemanBaik, inilah kondisi Bu Nenah (56 tahun) yang sudah tidak bisa beraktivitas dan mengurus rumah tangga lagi semenjak dokter memvonisnya menderita tumor ovarium. Tumor tersebut sudah menjalar ke bagian perut yang membuat perutnya makin membesar. Ia hanya bisa terbaring lemah ditemani suaminya di Kampung Gandamaya, Desa Cikahuripan, Sukabumi Jawa Barat.

Sudah sekitar 1 tahun lebih Bu Nenah menderita penyakit tumor ganas. Awal mulanya terdapat benjolan kecil di bagian perutnya, lama-lama benjolan makin membesar. Saat diperiksakan, dokter mengatakan ia menderita tumor ganas ovarium dan dokter pun merujuknya ke Rumah Sakit Santosa Bandung Central
Dokter sudah memaksa Bu Nenah untuk menjalani kemoterapi agar nantinya bisa dioperasi. Namun ternyata di tengah proses pengobatan, ia dan suami kehabisan biaya sehingga saran dokter membuat mereka kalut tak tahu harus berbuat apa.

Keadaan semakin terdesak saat dokter memberi tahu kalau kanker yang membesar itu mengindikasikan sudah menyebar ke organ lainnya. Diam-diam Bu Nenah dan suami sudah berniat tidak akan melanjutkan pengobatan karena tak ada biaya lagi.
Bukan tak ada usaha, mereka juga sudah meminjam uang ke saudara-saudara dan tetangga untuk biaya pengobatan, namun itu belum cukup mengingat proses pengobatannya masih panjang. Penghasilan suaminya sebagai buruh serabutan tidak menentu, dari mana lagi mereka bisa mendapatkan biaya untuk berobat.

Kondisi Bu Nenah saat ini mengkhawatirkan, ia sering mengalami sesak napas dan sakit pada bagian perutnya karena semakin besar. Pak Burhan sebagai suami juga tak sanggup melihat penderitaan sang istri.
“Sebetulnya saya sudah tidak tega melihat kondisi istri saya, satu-satunya harapan saya hanya ingin melihat Istri saya sembuh kembali, agar ia bisa melakukan aktivitas seperti biasa lagi,” lirih Pak Burhan berurai air mata.

Tiap kali Bu Nenah menangis menahan rasa sakit, suaminya juga tak berdaya. Hanya mampu mengusap lembut kepala dan perut Bu Nenah sambil disuapi dengan nasi polos hasil dari bekerja buruhnya saat itu.
“Suami saya bekerja hanya buruh serabutan. Upahnya nggak seberapa yang hanya bisa ada kalau ada panggilan kerjaan. Kasihan suami, saya nggak bisa maksa. Jadi saya tahan saja sakitnya,” isak Bu Nenah tak tertahankan.

TemanBaik, maukah membantu biaya pengobatan dan kebutuhan Bu Nenah agar ia bisa segera mendapatkan tindakan operasi? Ia ingin sembuh dan beraktivitas lagi. Selamatkan nyawa Bu Nenah dari tumor ovarium yang mengancam nyawanya dengan cara klik Donasi Sekarang
-
Pencairan Dana Rp 965.202
Ke rekening ****0200300 a/n Ahmad Yasin
Penerima manfaat sudah berpulang, dana digunakan sebagai uang santunan duka kepada keluarga almarhum Ibu Nenah.2023-05-19 10:21:15
-
Bu Nenah Meninggal Dunia Pada 19 April 2023
Hallo TemanBaik, salam sejahtera untuk TemanBaik semua!
Kami keluarga Bu Nenah mau mengucapkan terima kasih banyak kepada TemanBaik atas bantuan yang telah diberikan kepada ibu kami.
Dana donasi dari TemanBaik, sudah digunakan dengan sebaik-baiknya untuk membeli popok dewasa dan biaya konsumsi selama pengobatan di Bandung.
Namun Tuhan berkehendak lain, Bu Nenah meninggal dunia pada 19 April 2023. Mohon doakan ibu kami ya TemanBaik.
Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada TemanBaik yang telah berkontribusi dan menyisihkan hartanya untuk membantu Bu nenah. Semoga, TemanBaik bisa mendapatkan kebaikan berlipat ganda dari Tuhan, amin.



2023-05-03 06:07:28
-
Pencairan Dana Rp 1.480.462
Ke rekening ****0200300 a/n Yayasan Lentera Saling Berbagi
Dana digunakan untuk 1. Biaya makan untuk 2 orang selama pengobatan (1-2 minggu) Rp1.080.462 2. Pembelian kebutuhan popok dewasa dan obat-obatan Rp400.000.2023-04-04 15:53:24
-
Terima Kasih Telah Membantu Pengobatanku
Halo TemanBaik, apa kabar? Salam sejahtera untuk TemanBaik semua!
Aku “Nenah” mau mengucapkan terima kasih banyak kepada TemanBaik atas bantuan yang telah diberikan kepadaku.
Aku sangat bersyukur, berkat bantuan dari TemanBaik aku yang mengidap penyakit kanker ovarium ini bisa melanjutkan berobat kembali.
Dana donasi dari TemanBaik, sudah aku gunakan dengan sebaik-baiknya untuk membeli popok dewasa, obat-obatan dan keperluan pengobatanku seperti biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi selama pengobatan di Bandung.
Sekali lagi, aku ucapkan terima kasih kepada TemanBaik yang telah berkontribusi dan menyisihkan hartanya untuk membantuku. Semoga, TemanBaik bisa mendapatkan kebaikan berlipat ganda dari Tuhan, amin.

Lampiran Bukti Penyaluran:


2023-03-28 11:09:31
-
Pencairan Dana Rp 4.000.000
Ke rekening ****0200300 a/n YAYASAN LENTERA SALING BERBAGI
Dana digunakan untuk 1. Biaya transportasi pulang pergi ambulance Sukabumi-Bandung (RS Santosa Bandung) Rp1.600.000 2. Biaya penginapan di rumah singgah (1-2 minggu) Rp1.000.000 3. Biaya makan pasien dan pendamping (1-2 minggu) Rp1.400.000 4. Biaya kebutuhan popok dewasa dan obat-obatan Rp400.000.2023-03-07 19:00:31
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Berjuang di Sisa Usia, Pak Mugni Berjuang Melawan Kanker Usus Stadium 4
Mugni
Rp 13.925.012
81 hari lagi
Saya Lumpuh Total! Ingin Bisa bergerak Lagi
Sunar
Rp 6.391.006
48 hari lagi
Terlunta Di Jakarta Demi Kesembuhan, Lawan Diabetes Hingga Sakit Jantung
sahabat dermawan
Rp 0
2 hari lagi
Buruh Las Menjadi Tak Berdaya Akibat Melawan Epilepsi Akut Selama 3 Tahun
RAPIAH
Rp 20.000
90 hari lagi
Terlunta di Jakarta Demi Kesembuhan, Habib Faizal Lawan Diabetes Hingga Sakit Jantung
Habib Faizal al aydrus
Rp 1.850.001
2 hari lagi
