Sampel Darah Yunus Harus Dibawa Ke Korea Akibat Berbagai Macam Penyakit!
Rp 14.240.007 dari Rp 13.740.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Anakku didiagnosa terkena virus CMV! Meski obat dapat membuat virus itu tidak aktif, penyakit itu seperti bom waktu yang mengancam dan bisa muncul kembali ketika daya tahan tubuh menurun. Belum sempat aku menguatkan hati, ternyata anakku juga didiagnosa jantung bocor dan Suspek Williams-Beuren syndrome (kelainan genetik langka)."

“Sampel darah anakku harus dikirim ke Korea untuk memastikan kondisinya. Namun, kenyataannya, sekedar membeli susu khusus untuk anak saja aku tak mampu. Pernah ada hari ketika anakku harus menahan lapar selama 8 jam karena aku belum memiliki uang untuk membeli susu. Tak ada luka yang lebih dalam daripada melihat anak sendiri menangis kelaparan, sementara aku hanya bisa menangis memeluknya.” -Yuniar Eka, Orang tua Yunus-

Yunus Akbar Wijaya (2 thn) lahir dalam kondisi tubuh berwarna kuning. Saat itu, pihak rumah sakit mengatakan tidak ada penyakit serius yang dideritanya. Namun, Memasuki usia dua bulan, tiba-tiba tubuhnya lemas, buang air besarnya tidak berwarna, dan air kencingnya tampak sangat keruh.

Hatiku diliputi cemas dan khawatir, aku membawa anakku untuk periksa ke rumah sakit lain. Saat itulah semuanya terang sekaligus pilu, anakku terinfeksi virus dan kelainan genetik langka yang menghambat tumbuh kembangnya. Rasanya bagai dihantam berkali-kali.

Sejak itu, anakku harus minum obat yang cukup keras yang harga 1 butirnya mencapai Rp300 ribu. Virus tersebut juga membuat organ hatinya berada dalam kondisi berisiko. Pertumbuhannya jauh tertinggal, Ia sangat pendek untuk anak seusianya. Aku sendiri selalu berupaya menstimulasi anakku di rumah, berharap suatu saat ia bisa mengejar ketertinggalannya.

Di tengah keterbatasan ekonomi, ku tetap berjuang membawa Yunus berobat dari Bogor ke Jakarta menggunakan kereta. Syukurlah, selalu ada orang yang senantiasa membantu mendorong stroller anakku. Bahkan, ada orang yang baru kukenal di stasiun yang tergerak membantu biaya perjalanan setelah mengetahui kondisi anakku.

Anakku harus menjalani operasi bedah, karena amandelnya membesar dan menutup jalur napasnya, tapi biaya menjadi kendala terbesarku saat ini. Selama ini aku sudah menjual hampir semua barang elektronik di rumah demi memenuhi kebutuhan pengobatannya. Rasanya aku sudah tidak tahu lagi harus menjual apa.

Pernah waktu itu anakku harus cek laboratorium dan biayanya mencapai jutaan. Disaat aku hampir putus asa, Allah mempertemukanku dengan seseorang yang baru kukenal melalui Instagram. Setelah mendengar kisah perjuangan Yunus, orang tersebut dengan tulus membantu membiayai pemeriksaan laboratoriumnya.

Suamiku bekerja sebagai kuli bangunan harian dengan penghasilan yang sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, apalagi biaya pengobatan Yunus. Untuk membantu, aku menerima pekerjaan mencuci dan menyetrika pakaian tetangga dengan upah sekitar Rp100 ribu.
Sementara itu, aku membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Yunus tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Yunus!

-
Pencairan Dana Rp 2.780.000
Ke rekening ****8225 a/n HENDRA WIJAYA
Dana digunakan untuk 1. Reimburse Susu SGM gain optigrow UK 800gram Rp180.000 x 4 dus = Rp720.000 2. Vitamin D3 Rp 250.000 3. Probiotik Rp 350.000 4. Tranportasi online kontrol ke RSCM PP Rp 160.000 x 4kali = Rp 1.280.000 5. Susu SGM Rp180.0002026-07-31 09:31:47
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Setiap Perjalanan ke Rumah Sakit Adalah Pertaruhan Nyawa Yara
Nia kurniawati
Rp 24.473.000
34 hari lagi
30 Kali Kejang dalam Sehari, Syahira Tetap Berjuang Mengejar Tumbuh Kembangnya
Indriyani
Rp 963.000
74 hari lagi
Terancam Bisu dan Tuli Selamanya! Khanza Butuh Alat Bantu Dengar
Dian Anggraeni
Rp 2.173.000
325 hari lagi
“Adek Ingin Main Bola,” Harapan Kecil Reyndra untuk Mendapatkan Jantung Sehatnya
Opik Taufik rahman
Rp 12.060.001
19 hari lagi
Setelah Kehilangan Anak, Aku Kembali Diuji Melihat Syafa Berjuang Melawan Penyakit
Fitri Suryani
Rp 45.000
87 hari lagi
