Setiap Perjalanan ke Rumah Sakit Adalah Pertaruhan Nyawa Yara
Rp 620.000 dari Rp 24.448.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Sejak anakku lahir melalui operasi caesar, hidup kami seolah tak pernah lepas dari utang. Demi biaya persalinan, aku terpaksa meminjam uang ke bank. Setelah itu, cobaan bertambah karena anakku didiagnosa sakit jantung. Sejak itu mobil butut yang keluargaku punya menjadi harapan untuk membawa anakku bolak-balik berobat dari Ciamis ke Tasikmalaya.”

“Di sepanjang perjalanan, kami harus bertahan di dalam mobil tua yang penuh bau menyengat. Anakku berkali-kali sesak napas hingga harus dipakaikan oksigen. Mobil itu pun sering mogok, sementara kami hanya mampu memperbaikinya dengan berutang di bengkel. Akibatnya, kami kerap tiba di rumah sakit menjelang sore, bahkan anakku hampir ditolak berobat karena jam praktik dokter telah usai.” -Nia Kurniawati, Orang tua Yara-

Saat ini, aku ditemani ibuku masih bertahan di Jakarta demi memperjuangkan kesembuhan putri tercintaku, Yara Arabella (1 thn). Hingga hari ini, aku belum bisa membawanya pulang ke kampung halaman karena rangkaian pengobatannya belum juga selesai.

Anakku lahir prematur dengan berat badan hanya 1,5 Kg. Saat usianya baru dua bulan, Ia dilarikan ke ruang NICU karena mengalami sesak napas akibat pneumonia (infeksi paru-paru). Tak lama setelah itu, dokter kembali menyampaikan kabar yang menghancurkan hatiku. Putriku didiagnosis mengidap penyakit jantung bawaan.

Demi membawanya berobat, kami harus menempuh perjalanan hingga enam jam. Bahkan sebelum berangkat, kami harus meminjam tabung oksigen dari klinik karena anakku sering mengalami sesak napas di perjalanan. Setiap kilometer yang kami lalui dipenuhi rasa cemas. Aku hanya terus berdoa agar putriku tetap bisa bernapas hingga tiba di rumah sakit.

Syukurlah, anakku telah menjalani operasi jantung. Namun perjuangannya belum berakhir. Hingga kini ia masih bergantung pada selang NGT untuk makan dan minum. Luka bekas operasinya juga belum benar-benar sembuh, sehingga ia belum bisa banyak bergerak seperti anak-anak seusianya.

Ada kalanya aku menangis diam-diam ketika melihat anakku harus menanggung begitu banyak rasa sakit sejak lahir. Namun di tengah semua penderitaannya, anakku justru mengajarkanku arti ketabahan. Saat tubuhnya kesulitan bernapas sekalipun, ia masih berusaha tersenyum kepadaku, kepada ayahnya, dan kepada kakaknya.

Perih bukan hanya datang dari penyakit anakku, tapi juga dari kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas. Suamiku hanya penjual kerupuk, penghasilannya sehari hanya Rp70 ribu. Demi terus merawatnya, aku terpaksa mengambil pinjaman kredit yang kini sering menunggak karena kami benar-benar tidak mampu membayarnya tepat waktu.

Pengobatan anakku masih panjang dan terus membengkak. Setiap minggu, aku harus membawa anakku dari Ciamis ke rumah sakit di Banjar untuk mengganti selang NGT. Itu pun kadang selangnya copot hingga aku harus kembali membawa anakku ke rumah sakit. Selain itu, belum lagi biaya transportasi, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Yara tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Yara!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Terkendala Biaya, Anakku Harus Operasi Jantung Segera.
Anisatul mufidah
Rp 48.526.033
44 hari lagi
Nyawa Sarfaraz Bergantung Pada Transplantasi Hati
Dina Rafsa
Rp 64.558.221
86 hari lagi
Setahun Lebih Tak Kunjung Operasi, Rianti Bertahan dari Kelainan Jantung
Refti Ika Purwanti
Rp 21.977.001
14 hari lagi
Aku Rela Kehilangan Segalanya, Asal Anakku Bisa Sembuh dari Jantung Bocor
Nirdawati
Rp 853.000
68 hari lagi
Sakit Jantung Hingga Ada Nanah Menumpuk di Kepala! Begini Perjuangan Orang tua Membawa Syaqila ke Jakarta
Jumriah
Rp 3.093.000
8 hari lagi
