Benihbaik_2026-10-27_17930978866ae0809e174c9.jpeg
Kesehatan

8 Bulan Berhenti Berobat, Kanker Kembali Tumbuh dan Merenggut Kemampuan Bapak Bernapas

Rp 45.000 dari Rp 9.810.000

90 hari lagi

Penerima Donasi

anon
NIPAN Identitas terverifikasi user
anon
Surat Rujukan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Hasil Laboratorium Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Bekasi

“Bermula dari suara Bapak yang tiba-tiba serak selama 5 bulan, hingga akhirnya bapak mulai merasakan sesak napas. Namun, Bapak tak kunjung memeriksakan diri ke rumah sakit karena beliau sibuk mencari nafkah dan mengurus Ibu yang sedang sakit. Bapak tetap memilih mendampingi Ibu, meskipun tubuhnya sendiri tak baik-baik saja.”

“Hingga akhirnya Ibuku meninggal dunia, barulah Bapak memeriksakan kondisinya ke rumah sakit. Dan saat itulah, menjadi awal perjuangan panjang yang tak terbayangkan. Dokter menemukan kanker di saluran pernapasan Bapak yang menyebabkan Ia kesulitan bernapas!” -Anisah, anak dari Bapak Nipan-

Aku kira Bapakku, Pak Nipan (57 thn) bisa pulih setelah operasi, tapi ternyata Bapak harus menjalani operasi lanjutan. Hingga akhirnya, pengobatan Bapak terpaksa berhenti karena aku kehabisan biaya. Motor yang merupakan harta satu-satunya keluarga bahkan sudah terjual untuk pengobatan Bapak selama ini. Aku sudah tidak punya apa-apa lagi untuk dijual.

Delapan bulan tidak berobat, kondisi Bapak semakin memburuk. kanker ganas itu tumbuh lagi di bagian luar lubang pernapasannya dan semakin mengganggu pernapasannya. Aku mati-matian mencari biaya sampai Bapak bisa kembali berobat karena benjolan kanker itu kian membesar.

Bukan hanya kesulitan bernapas, Bapak juga kesulitan menelan makanan. Ia sampai harus dipasangi selang dari luar menuju lambungnya sebagai jalur makannya. Sejak itu, Bapak tak lagi bisa menikmati makanan seperti dahulu. Aku tak tahu bagaimana perasaan Bapak, yang aku tahu Bapak kini benar-benar tidak berdaya.

Sekedar berjalan pun, kini Bapak tak sanggup. Satu hal yang membuat sedih adalah Bapak terus menyemangati dirinya sendiri di tengah kondisinya yang terus melemah. Bapak selalu bilang, “harus kuat melawan sakit, biar bisa urusin kakak sama adek.” Bahkan, Bapak masih memikirkan anak-anaknya ketika dirinya sendiri membutuhkan bantuan dalam segala hal.

Sebelum sakit, Bapak bekerja sebagai petani. Aku sendiri terpaksa meninggalkan pekerjaanku demi merawat dan mengurus sehari-hari Bapak. Ada kalanya aku merasa sangat lelah, karena juga harus memikirkan biaya pengobatannya. 

Saat ini, Bapak masih harus menjalani kemoterapi dan kontrol rutin ke rumah sakit yang jaraknya 27 kilometer. Selain itu, Bapak juga membutuhkan obat-obatan, popok, susu, underpad dan keperluan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Pak Nipan tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Pak Nipan!    

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya