Dari Nyaris Pingsan Saat Bekerja hingga Operasi Tumor, Perjuangan Rika Belum Berakhir Akibat Diabetes
Rp 0 dari Rp 6.150.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Kondisiku tiba-tiba memburuk drastis! Saat itu aku sedang bekerja di sebuah toko baju dan sedang ramai pelanggan. Aku juga dalam kondisi puasa karena bulan ramadhan. Namun, aku berusaha melayani pembeli meski tubuhku mulai terasa tidak nyaman.”

“Hingga masuk waktu istirahat, tubuhku semakin lemas, wajahku pucat, kepalaku pusing dan dadaku berdebar kencang. Aku nyaris pingsan, hingga seorang teman datang menolong dan membawaku berobat. Syukurlah, saat itu pemilik toko membantu biaya perawatanku saat itu. Sudah lama penyakit ini ada di tubuhku, tapi aku terus memaksakan bekerja demi keluargaku bisa makan.” -Rika Aulia-

Aku Rika Aulia (24 thn). Saat aku masih remaja 18 tahun, aku mendapati tubuhku terasa aneh. Bermula dari buang air kecil yang terlalu sering, hingga akhirnya tubuhku mulai merasa sering mual, lemas, sulit berjalan, bahkan mengalami demam tinggi.
Saat periksa ke dokter, barulah aku tau bahwa aku menderita diabetes tipe 1. Kondisiku sempat membaik setelah dirawat di rumah sakit, aku pun juga berharap semuanya segera kembali seperti semula. Tapi ternyata, penyakitku kambuh beberapa hari setelah aku pulang dari rumah sakit.

Aku harus rutin berobat sejak saat itu. Namun, ada satu hal yang tak bisa aku lawan dengan semangat, yaitu kondisi ekonomi keluargaku. Jarak dari kediamanku ke rumah sakit cukup jauh, butuh ongkos yang besar. Pengobatanku sampai terputus karena keluargaku kesulitan keuangan.
Kondisiku kian memburuk karena tak mendapat penanganan, hingga akhirnya aku dilarikan ke rumah sakit meski keuangan keluarga terbatas. Siapa sangka, ternyata dokter menemukan tumor di ketiakku. Aku pun menjalani operasi pengangkatan tumor.

Kini, kondisiku sering mengalami pusing berlebihan, kaki sering kesemutan dan bengkak. Tubuhku mudah lelah dan sakit, terutama ketika beraktivitas berat. Aku tak lagi bisa bekerja seperti dulu, padahal aku pernah menjadi pengajar di taman kanak-kanak. Semua kini hanyalah sesuatu yang pernah menjadi bagian dari hidupku saja.
Demi bisa terus berobat, aku harus mengandalkan bantuan biaya dari saudara dan teman. Bukan hanya aku yang berjuang, keluargaku juga melakukan banyak hal hingga menjual barang berharga. Penghasilan anggota keluargaku juga terbatas, ada yang kuli bangunan, membantu di warung sembako, hingga bersih-bersih rumah orang.

Selama sakit enam tahun ini, aku sudah belajar bahwa sakit bukan hanya tentang menahan rasa sakit di tubuh. Ada rasa takut ketika penyakit kambuh, ada rasa malu ketika harus meminta bantuan, ada rasa sedih ketika tidak bisa bekerja, dan ada kekhawatiran lainnya.
Namun, aku tidak pernah ingin menyerah meski aku kesulitan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, membeli obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Rika tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Rika!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Operasi yang Kukira Akan Menyembuhkanku, Justru Membuka Perjuangan Melawan Penyakit Mematikan
Ulan
Rp 593.000
50 hari lagi
Dulu Menjadi Tulang Punggung Keluarga, Kini Aku Berjuang Hidup dengan Cuci Darah
Ahmad Supriyadi
Rp 1.088.000
50 hari lagi
Ma, Aku Ingin Bisa Berjalan dan Sekolah Lagi
Dewi Sri Agustina
Rp 20.791.589
40 hari lagi
Buruh Tani Ini Berjuang Menyelamatkan Istri Tercinta yang Mengidap Jantung Bocor
Nasrudin
Rp 1.350.001
31 hari lagi
"Rasanya Seperti Ditusuk Berkali-Kali," Selama 10 Tahun Aku Bertahan Melawan Dua Penyakit Sekaligus
Entin
Rp 610.000
41 hari lagi