Anak Tukang Cuci Baju Bolak-balik Masuk ICU Akibat Sakit Jantung!
Rp 250.000 dari Rp 17.845.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Anakku keluar masuk ruang ICU rumah sakit selama 7 bulan akibat penyempitan napas! Aku sampai trauma, karena selalu dihadapkan situasi panik dan mengerikan menyaksikan anakku dipasangi berbagai selang dan alat medis. Ia sering diambang kondisi di mana resiko kehilangannya sangat besar.”

“Pada bagian ujung bibir anakku sampai muncul bekas keloid, karena terlalu sering dipasangi selang alat bantu napas. Hatiku hancur melihat penderitaannya setiap saat. Aku ingin Ia sembuh dan hidup seperti anak sehat lainnya. Meski dengan uang seadanya, aku tetap nekat membawa anakku berobat ke Jakarta.”

Perkenalkan, aku Wulandari, merupakan seorang buruh cuci yang terkadang mencari nafkah tambahan dengan menjaga warung es. Sebagai single parent, aku harus berjuang lebih keras demi anak-anakku bisa makan dan juga demi pengobatan Reyshaka Keenan Alvaro (13 bln).

Namun, biaya pengobatan anak begitu memberatkanku. Bahkan, saat anakku operasi saja, aku hanya pegang uang Rp50 ribu dan tidak bisa membeli obat untuk anakku yang sulit buang air kecil. Rasanya aku merasa gagal menjadi orang tuanya. Tapi syukurlah Tuhan tak tinggal diam, melalui bantuan tangan orang lain, aku bisa memenuhi kebutuhan anakku.

Sejak usia 4 bulan, anakku sudah berjuang dari sakit jantung. Bermula dari dadanya yang tampak cekung setiap Ia bernapas dan hembusannya juga terlihat terengah-engah. Ia bahkan kesulitan untuk menyusui akibat kondisi itu.

Aku pun membawanya ke rumah sakit, ternyata anakku memiliki kelainan jantung. Tubuhku langsung membeku dan mulutku tak bisa berkata-kata, tak pernah terbayangkan darah dagingku harus menanggung penyakit mematikan ini.

Sejak itu, anakku rutin keluat bolak-balik rumah sakit hingga dirujuk dari Solo ke Jakarta. Ia sudah menjalani operasi belah dada, tapi anakku kembali diuji ketika dokter mendapati anakku mengalami penyempitan saluran napas.

Kini, kondisi anakku harus menggunakan alat bantu napas. Ia tidak boleh terkena asap rokok, polusi maupun debu. Tak jarang aku menangis karena keadaan, seandainya bisa, aku ingin menggantikan anakku yang sakit. Biar aku yang menggung semua dan Ia yang sehat.

Setiap saat aku harus hati-hati menjaga kesehatannya dan memikirkan biaya pengobatannya sendirian. Hidup di Jakarta memerlukan biaya yang sangat besar, sementara aku tidak ada siapa-siapa yang membantu karena keluarga di kampung halaman.

Pengobatan anakku masih panjang, Ia masih membutuhkan baiay untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, alat bantu napas dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Reyshaka tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Reyshaka!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Alami TB Meningitis Hingga Fungsi Ginjalnya Terganggu, Sultan Terancam Harus Cuci Darah!
Safrina
Rp 1.278.000
60 hari lagi
Sempat Henti Jantung! Anak Pengemudi Ojol Asal Aceh Berjuang Berobat di Jakarta
Heni Supita Sari
Rp 6.782.501
80 hari lagi
Sudah menjalani Operasi 7 Kali! Leher Haziq dilubangi Akibat Penyakit Jantung
Sarmina
Rp 14.533.000
32 hari lagi
Alami Sakit Jantung Langka! Alfi Sering Terkejut Saat Tidur Hingga Sesak Napas
LOVITA ANGGELINA
Rp 14.970.500
39 hari lagi
Tubuhnya Terancam Kaku Permanen, Anak Pengantar Minuman Berjuang dari Cerebral Palsy
LIA APRIANTI
Rp 6.705.507
40 hari lagi
