3 Tahun Bertahan dari Jantung Bocor, Arkana Belum Juga Mendapat Jadwal Operasi
Rp 0 dari Rp 6.612.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Saat kambuh, napas anakku tersengal, bibir dan kukunya kembali membiru. Ia akan menangis pelan dan berkata, “sakit…” Hati orang tua mana yang tidak hancur melihatnya?”

“Setiap kali itu terjadi, aku langsung menggendongnya sambil memasangkan oksigen agar sesaknya segera reda. Momen paling menyayat hati adalah saat Ia harus masuk ICU, rasanya seperti separuh nyawaku ikut terbaring bersamanya.” -Uun Unayah, Orang tua Arkana-

Tangisan kencang anakku, Muhammad Arkana Mumtaz (3 thn), malam itu terasa berbeda. Bibir hingga kuku jari dan tangannya membiru. Kian hari, berat badannya tak kunjung naik. Aku mulai khawatir, dengan hati gemetar aku memberanikan diri membawanya periksa ke rumah sakit.

Namun, kenyataan membuat ketakutanku memuncak. Dokter menyampaikan hal yang tak pernah ku bayangkan, anakku didiagnosa jantung bocor! Sejak itu, anakku sering mengalami sesak napas dan dan mudah lelah.

Masa kecil yang seharusnya diisi dengan tawa dan langkah-langkah kecilnya yang mulai berlari hanya dalam angan. Jangankan berjalan, anakku bahkan belum bisa duduk secara mandiri. Ia lebih banyak berbaring, atau berada di dalam gendonganku.

Namun, Arkana adalah anak yang aktif dan ceria. Di balik tubuhnya yang lemah, Ia tetap berusaha tersenyum. Hal itu membuat hatiku semakin perih sekaligus lebih kuat. sedih melihatnya tidak mampu melakukan apapun, tapi juga optimis bahwa Ia semangat untuk sembuh.

Sudah lebih dari tiga tahun aku membawa anakku bolak-balik berobat ke rumah sakit di Jakarta. Dalam sebulan, bisa dua kali kami harus kontrol. Dari Kampungku di Serang, Banten, menempuh jarak kurang lebih 143 kilometer demi kesembuhan anakku.
Namun hingga hari ini, Arkana belum juga mendapatkan jadwal operasi yang sangat Ia butuhkan. Sementara biaya pengobatannya terus berlanjut dan semakin membengkak. Suamiku hanyalah seorang buruh kebun dengan penghasilan terbatas.

Pernah aku benar-benar di titik terendah, mencari pinjaman ke sana kemari sampai larut malam, namun tak ada yang bisa meminjamkan. Alhamdulillah, Allah pertemukan kami dengan orang baik yang padahal tak aku kenal, yang dengan tulus menolong sehingga kami bisa membawa Arkana kontrol ke Jakarta.
Harapanku satu, melihat Arkana berlari kecil memanggilku tanpa harus terengah-engah. Saat ini anakku masih membutuhkan biaya untuk bolak-balik ke rumah sakit, biaya obat yang tidak dicover BPJS,
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Arkana tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Arkana!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Lehernya Sampai dilubangi, Arka Alami Pneumonia, Cerebral Palsy dan Epilepsi
Citra meviani
Rp 15.952.011
4 hari lagi
Nyawa Rizky Terancam Akibat Infeksi Paru-paru!
yanti mardiana
Rp 10.063.500
56 hari lagi
Sudah 6 kali Operasi! Alvarendra Alami Usus Buntu Hingga Paru-paru Tak Berkembang
novrida chairunnissa
Rp 10.459.000
34 hari lagi
Cita-Cita Sekolah yang Terhenti, Rafael Berjuang dari Sakit Jantung dan Abses Otak
Fajar edo
Rp 8.864.500
56 hari lagi
Perutnya Nyeri Tak Tertahankan, Ammar Berjuang dari Autoimun
Muhammad Ammar rizki
Rp 10.099.000
40 hari lagi