Atalia Bergantung Pada Alat Oksigen Setiap Waktu Akibat Jantung Bocor
Rp 1.877.009 dari Rp 16.668.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Anakku batal operasi, Ia malah disuruh pulang dari rumah sakit dengan syarat memakai alat oksigen selama 24 jam. Saya tidak ada uang lagi untuk beli oksigen, dokter juga tak melakukan kunjungan pada anak saya saat itu. -Intan Wina, Orang tua Atalia-

Saya hanya bisa menangis di tengah kesibukan di rumah sakit. Saya merasa tidak berguna ketika melihat anak saya, Atalia Qiana Ramadani (7 bln) berjuang antara hidup dan mati. Namun, saat kepasrahan membawa anak pulang ke rumah singgah tanpa oksigen, mukjizat itu datang.

Manager rumah sakit mungkin saat itu tak tega melihat tangis pilu saya, diam-diam beliau membantu dengan meminta langsung direktur rumah sakit agar anak saya bisa ditangani. Keajaiban terjadi, anak saya dapat kesempatan untuk operasi. Tangis kepedihan itu berubah jadi kebahagiaan tak terlukiskan.

Perjuangan untuk kesembuhan Atalia memang tidak main-main. Kelahirannya diwarnai kesunyian, Ia tidak menangis sama sekali, tapi tubuhnya tampak membiru dan dokter langsung mendiagnosa jantung bocor.

Suamiku hanya penjual serabi, keuntungan setiap adonan yang dicetak di atas tungku tak seberapa untuk menjangkau biaya pengobatan anak. Sementara kesehatan anak semakin menurun, akhirnya semua barang di rumah habis saya jual untuk membawa anak yang dirujuk berobat dari Bandung ke rumah sakit Jakarta.

Cobaan terus bergulir, suami saya tidak bisa bekerja selama mengurus pengobatan anak di Jakarta. Pemilik kontrakan tempat kami tinggal di Bandung sampai mengusir karena belum bayar sewa rumah. Sementara kondisi anak saya masih membiru dan sulit bernafas meski sudah operasi.

Proses pengobatan anak saya agar mendapatkan jantung sehatnya masih sangat panjang, Masih ada operasi lanjutan, entah berapa kali lagi. Sementara saya dihantui biaya yang terus meningkat, karena anak masih membutuhkan alat oksigen setiap waktu.
Selain itu, anak saya juga membutuhkan susu khusus karena sebelumnya Ia hampir ditunda untuk operasi karena berat badannya kurang. Anak saya juga butuh biaya transportasi untuk kontrol rutin, obat yang tidak dicover BPJS, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, mari bantu Atalia untuk melanjutkan pengobatan dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
-
Pencairan Dana Rp 1.084.925
Ke rekening ****004147507 a/n Anis solihat
Dana digunakan untuk 1. Obat Furosemide Rp72.000 2. Obat Aspilets Rp58.000 3. Obat Ramipril Rp80.000 4. Obat Concor Rp78.000 5. Susu Infatrini Rp310.000 x 2 kaleng = Rp620.000 6. Beras 10 kg Rp170.0002025-01-02 09:30:25
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Anak Satpam Berjuang Sembuh dari Sakit Jantung
AISYAH ZAHROTUSYITA
Rp 29.443.001
54 hari lagi
Saat Aku Masih Berjuang Melawan Sakit, Takdir Menguji Anakku dengan Jantung Bocor
Eli Suryani
Rp 11.557.500
55 hari lagi
Sakit Meningitis TB, Tubuh Zeyhan Kaku Setelah Operasi Kepala
Hendri yandika saputra
Rp 9.598.005
41 hari lagi
Bantu Kirana Melawan Komplikasi Jantung Dan Bocor Jantung
Novita Rostianti
Rp 0
24 hari lagi
Suamiku Siap Berikan Organ Hatinya Demi Selamatkan Nyawa Anak Kami
Ahmad fauzi
Rp 11.968.000
47 hari lagi
