Benihbaik_2026-01-28_17695973466979e9a2a9879.jpeg
Anak

Suamiku Siap Berikan Organ Hatinya Demi Selamatkan Nyawa Anak Kami

Rp 0 dari Rp 93.326.000

90 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Ahmad fauzi Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user

“Tanpa ragu, suamiku melangkah maju. Suaranya bergetar mengatakan bahwa Ia bersedia mendonorkan organ hatinya untuk anak kami! Ya, transplantasi hati menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan nyawa anak kami.”

“Jika langit memiliki pelangi yang selalu Ia banggakan, maka kami sebagai orang tua memiliki Kiara yang tak pernah lelah kami perjuangkan. Dalam setiap tangis dan rasa sakit yang Ia lalui, kami percaya, Kiara adalah pemenang atas semua rasa sakit yang pernah menghampirinya.” -Murniati, Orang tua Kiara-

Kiara Zevania Arrumaisha (11 bln) lahir sehat tanpa kurang apapun. Aku memberinya nama seindah wajahnya yang cantik. Tidak ada kata yang mampu menggambarkan betapa bahagianya aku dan suami saat pertama kali memeluk Kiara. 

Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Hidupku perlahan berubah menjadi air mata yang tak pernah berhenti. Di usia 2 bulan, Kiara menunjukkan perubahan drastis. Tiba-tiba matanya tampak berwarna kuning, Ia kesulitan BAB hingga perutnya jadi membengkak.

Vonis dokter bagai petir yang menghantam dadaku, anakku duduagnosis mengalami gangguan hati kronis (atresia billier). Duniaku rasanya runtuh seketika! Kondisinya sudah sangat parah dan Kiara harus segera menjalani cangkok hati di Jakarta jika ingin bertahan hidup.

Tanpa pikir panjang, aku menjual satu-satunya motor yang biasa kami gunakan sehari-hari demi membeli tiket dari Samarinda, Kalimantan ke Jakarta. Itupun aku kebingungan saat sampai di Jakarta, tidak punya siapa-siapa yang membantu.

Kini, kondisi Kiara masih sering demam, flu, dan sulit tidur karena gatal hebat di seluruh tubuhnya. Ia lebih banyak menangis dan merintih, seolah sedang mengadu tentang semua rasa sakit yang harus Ia tanggung di usia yang begitu belia.

Biaya transplantasi hati bukanlah jumlah yang kecil. Setelah operasi pun, aku harus tinggal di Jakarta selama satu tahun penuh karena Kiara harus terus dipantau dokter. Tempat tinggal harus steril, sebab tubuhnya sangat rentan terhadap virus dan infeksi.

Sayangnya, kami terbentur biaya. Suamiku hanyalah buruh sopir dengan penghasilan terbatas. Ia juga tak bisa bekerja karena harus mendampingi Kiara di Jakarta. Sementara kebutuhan terus berjalan, biaya pengobatan, obat-obatan yang tak ditanggung BPJS, transportasi rumah sakit, proses screening donor organ hati dan kebutuhan lainnya.

Semoga Kiara bisa segera berbagi organ hati dengan ayahnya dan mendapat kesempatan hidup yang layak. Aku tak ingin kehilangan anakku. Aku hanya ingin melihat Kiara tumbuh, tersenyum, dan merasakan dunia tanpa rasa sakit.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Kiara tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Kiara!

Aktivitas donasi kosong-01

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya