Benihbaik_2026-08-10_17863696406a79d668a0454.jpeg
Kesehatan

Di Usia Senja, Bayi Suminar Justru Berjuang Melawan Sesak dan Kerusakan Jantung

Rp 205.002 dari Rp 8.400.000

73 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Bayi suminar Identitas terverifikasi user
anon
Surat Rujukan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Hasil Laboratorium Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Lebak

“Saat aku sesak napas hebat dan harus dibawa ke IGD rumah sakit, keluargaku benar-benar tidak memiliki uang sepeserpun untuk ongkos ambulans. Mereka bahkan mengesampingkan rasa malu mereka, menangis dan memohon pertolongan tetangga agar bisa membantu membawaku ke rumah sakit.”

“Rasanya sangat menyakitkan, ketika waktu terus berjalan aku tak bisa langsung ditangani, malah harus melihat keluargaku harus kesusahan karenaku. Aku ingin sembuh, aku tak ingin keluarga kerepotan lagi dan aku masih ingin berkumpul dengan cucuku.” -Bayi Suminar-

Di usia yang memasuki 63 tahun ini, harapan terbesarku bukanlah kemewahan, melainkan bisa menikmati masa tua dengan tubuh sehat dan tetap berada di tengah keluargaku tercinta. Namun kini, yang aku jalani justru berbanding jauh dengan harapan.

Aku didiagnosa mengalami kerusakan jantung. Penyakit ini mulai terasa saat aku berusia 61 tahun, aku sering mengalami sesak napas berat, dada terasa seperti dihimpit, tubuhku lelah meski hanya aktivitas ringan hingga kedua kakiku membengkak.

Keluargaku sempat mengira aku hanya kelelahan karena usiaku yang sudah tua. Namun, kian hari kondisiku justru semakin memburuk. Bahkan, berbaring membuatku kesulitan bernapas. Aku harus terus duduk untuk bisa menghirup udara. 

Akhirnya, aku periksa ke dokter dan hasilnya kerusakan jantungku cukup serius. Aku terkejut menyadari kehidupan pahitku baru saja dimulai. Sejak itu, aku menjalani hari-hari berjuang mengambil napas di tengah rasa pengap yang menyiksa.

Penyakit ini merenggut banyak hal dari hidupku. Dulu, aku masih bisa menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga yang mandiri. Kini, selangkah saja sering membuat tubuhku oleng dan napas terengah. Aku juga tak sanggup lagi mengangkat barang, berjalan jauh dan melakukan pekerjaan rumah seperti dulu.

Perjuangan menuju sembuh juga tak mudah. Jika malam-malam aku sesak napas, maka keluargaku sejak subuh sudah mengantre di rumah sakit agar aku mendapatkan pelayanan yang paling cepat. 

Sedikit demi sedikit tabungan habis dan barang berharga telah dijual. Sumber keuangan di rumah berasal dari anggota keluarga yang bekerja sebagai guru honorer, penghasilannya terbatas. Bahkan, untuk sehari-hari juga sering kali kurang.

Sementara itu, aku membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ibu Bayi tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ibu Bayi!  

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya