Perjuangan dari Papua ke Jakarta, Elisius Jalani 4 Kali Operasi demi Sembuh dari Kelainan Usus
Rp 12.762.000 dari Rp 12.762.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Aku nekat! Bermodalkan utang di bank, aku membawa anakku berobat dari pelosok Papua ke Jakarta dengan hati cemas dan penuh harap. Namun belum juga pengobatannya selesai, uang yang kubawa sudah habis tak tersisa dan anakku malah pingsan hingga 2 kali. Aku ketakutan luar biasa menyaksikan tubuhnya tak berdaya.”

“Di tengah kebingungan itu, aku juga luntang-lantung di perantauan, tidak ada uang untuk sewa tempat tinggal. Namun, di titik paling gelap itu, Seorang yang baru kukenal di rumah sakit, dengan tulus menawarkan tempat tinggal selama anakku dirawat inap. Kebaikan itu bagai pelukan hangat dari Tuhan. Saat itulah aku percaya, akan selalu ada tangan baik yang Tuhan kirimkan.” -Ika Setianingrum, orang tua Elisius-

Di usianya yang baru 1 tahun, anaku, Elisius Daniel Saputra Mbaubedari (1 thn) sudah melewati 4 kali operasi! Ia didiagnosa hirschsprung disease, yaitu kelainan bawaan sejak lahir yang membuat usus besarnya tidak memiliki saraf.

Di hari pertama kelahirannya, ia tak kunjung BAB dan malah muntah. Hati seorang ibu mana yang tidak panik? Dengan penuh kecemasan aku membawanya ke dokter. Benar saja, semuanya berubah serius. Di usia yang baru 4 hari, Ia sudah harus menjalani operasi pertamanya.

Anakku dirujuk ke Jakarta untuk operasi lanjutannya. Namun cobaan tak berhenti di situ. Tak lama setelah operasi, perutnya kembung, ia mencret tanpa henti, ususnya membengkak. Dokter menyarankan terapi dan obat, tetapi tak ada perubahan berarti.

Bahkan dokter sampai terbang ke Singapura untuk berdiskusi dengan tim medis di sana demi mencari jalan terbaik untuk anakku. Hasilnya ditemukan penyempitan di atas anusnya, dan harus menjalani operasi ulang. Setelah itu, Ia bukannya membaik, tapi malah mengalami dehidrasi, demam tinggi, campak, bahkan infeksi bakteri yang menyebabkan kista di ketiaknya.

Dokter memutuskan anakku menggunakan selang NGT melalui hidungnya untuk makan dan minum agar menghindari infeksi. Ia BAB bukan melalui anus, tapi melalui perut sebelah kanannya yang dilubangi dan dibungkus kantong stoma. Setiap kali membersihkannya, aku berusaha tersenyum, meski air mata sering jatuh tanpa bisa kutahan.

Namun, meski sudah sakit sejak lahir, tapi anakku jarang sekali merengek seperti anak sakit pada umumnya. Ia hanya merintih pelan saat rasa sakitnya benar-benar tak tertahankan. Berat badannya yang tetap baik, meski dengan segala keterbatasan pencernaannya, seperti menjadi tanda bahwa ia ingin sembuh, ia ingin hidup.

Perjuangan kami belum selesai, operasi lanjutan masih menunggu. Suamiku kini bekerja lebih keras, dari pagi hingga malam menarik ojek, meninggalkan anak kami yang lain sendirian di rumah demi biaya pengobatan adiknya. Aku sudah mencoba menghubungi berbagai yayasan, berharap ada bantuan, tetapi belum ada jawaban.

Sekedar makan sehari-hari pun, aku masih dibantu oleh orang baik yang aku temui di rumah sakit. Beberapa pasien juga membantu menebus obat anakku. Sementara itu, perjalanan sembuh anakku masih panjang. Ia masih terus membutuhkan biaya transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, dan kebutuhan lainnya.


-
Pencairan Dana Rp 1.587.500
Ke rekening ****004164503 a/n Ika setianingrum
Dana digunakan untuk 1. Colostomy bag 3 x Rp200.000 = Rp600. 000 2. Ring Barier Rp260. 000 3. Cairan pelumas Colostomy bag Rp200. 000 4. Vicks baby balm x @Rp30.000 = Rp30. 000 5. Koolfever 1 dus Rp70.000 6, Plasterin uk. 10cmx5mtr Rp50.000 7. Handsanitaiser Rp30.000 8. Kapas bulat Rp15.000 9. Pampers perekat uk. XL merk popoko 2ball x Rp150.000 = Rp300.000 10 Underpad 2pc x Rp35.000 = Rp70.0002026-04-16 09:52:46
-
Berat Badan Elisius Naik Sekitar 4 Ons Dibandingkan Bulan Lalu
Halo #TemanBaik,
Kondisi anak kami, Elisius, saat ini semakin stabil. Berat badannya naik sekitar 4 ons dibandingkan bulan lalu. Berdasarkan hasil kontrol pada 26 Maret 2026, direncanakan akan dilakukan pemeriksaan lopografi pada 4 Mei 2026 sebagai persiapan untuk operasi yang kelima.
Kami selaku orang tua Elisius mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada #TemanBaik yang telah berdonasi. Namun, perjalanan Elisius masih panjang. Ia masih harus menjalani sekitar tiga tahap operasi lagi. Oleh karena itu, kami sangat berharap dukungan dan doa dari #TemanBaik semua, karena perawatan ini akan terus dibutuhkan setidaknya selama kurang lebih enam bulan ke depan, hingga seluruh rangkaian operasi selesai.
Dana bantuan dari #TemanBaik digunakan untuk pembelian colostomy bag, colostomy spray film protect, dan colostomy pasta sebanyak 2 tube.







2026-03-31 06:28:14
-
Pencairan Dana Rp 751.620
Ke rekening ****004164503 a/n Ika setianingrum
Dana digunakan untuk 1. Colostomy bag 2pak x Rp150. 000 = Rp 300.000 2. Colostomy spray film protek Rp150. 000 3. Colostomy pasta 2tube x Rp 250.000 = Rp 500.0002026-03-30 11:56:14
-
Dana Bantuan Digunakan Untuk Kebutuhan Elisius
Halo #TemanBaik,
Kondisi Elisius cukup baik. Namun, ia masih menggunakan colostomy bag di perut karena buang air besar masih melalui stoma (lubang) di perut sebelah kanan, sementara yang sebelah kiri sudah ditutup. Selain itu, Elisius juga masih menggunakan selang NGT yang dimasukkan ke hidung untuk minum susu. Rencananya, pada akhir Maret Elisius akan kontrol ke poli bedah anak.
Dana bantuan dari #TemanBaik digunakan untuk membeli pampers, colostomy bag, tisu kering, dan stomahesive powder. Jumlah belanja memang sedikit lebih besar dari yang diajukan karena saat itu sedang ada promo, dan saya juga menambahkan sedikit dana pribadi selagi ada rezeki.
Terima kasih untuk #TemanBaik yang telah membantu. Semoga kalian semua selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang lancar.




2026-03-15 03:47:42
-
Pencairan Dana Rp 534.500
Ke rekening ****004164503 a/n Ika setianingrum
Dana digunakan untuk 1. Pampers happy baby Rp 50.000x3bal =Rp150.000 2. colostomy bag Rp150.000x 2pak =Rp300.000 3. stomahesive powder Rp80.0002026-03-10 11:07:45
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Operasi Tertunda Akibat Kejang Tak Berhenti, Asshafa Berjuang dari Jantung Bocor
Nur Fitriyani
Rp 10.900.000
46 hari lagi
Ada 3 Lubang di Jantungnya! Anak Tukang Ojol Harus Operasi Bedah di Jakarta
Reni Misnawati Nadeak
Rp 23.629.554
48 hari lagi
Tolong Umar Pulih! Kejang & Koma Mengancam Hidupnya
Sanah
Rp 10.564.000
44 hari lagi
Perut Membesar dan Kaki Menyusut, Nizam Tak Bisa Berjalan Akibat Berbagai Penyakit
SUPRIANDI
Rp 26.476.500
14 hari lagi
Suamiku Siap Berikan Organ Hatinya Demi Selamatkan Nyawa Anak Kami
Ahmad fauzi
Rp 12.631.000
8 hari lagi
