Ibu Ati Berjuang dari Pengeroposan Tulang, Diabetes Hingga Sakit Jantung
Rp 0 dari Rp 7.398.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Setiap kali Ibu mengeluh dadanya sakit dan napasnya mulai sesak, hatiku rasanya ikut hancur. Aku ingin segera membawa Ibu ke rumah sakit agar Ibu bisa mendapatkan pertolongan dan tidak perlu berlama-lama menahan sakit. Namun, kenyataannya, aku sering kali harus kebingungan memikirkan dari mana uang untuk ongkos perjalanan.”

“Rasanya begitu menyakitkan ketika melihat Ibu membutuhkan pengobatan. Di saat Ibu sedang berjuang melawan penyakitnya, aku pun harus berjuang mencari biaya agar pengobatannya tidak terhenti. Sampai hari ini, aku terus berusaha semampuku, meski terkadang tidak tahu lagi harus meminta bantuan kepada siapa.” -Guntur, anak dari Ibu Ati-

Saat sedang bekerja di rumah, Ibuku, Ati Nurhayati (57 thn), tiba-tiba mengalami berdebar hebat. Rasa sakit itu menjalar hingga punggung, napasnya, tubuhnya lemas dan keringat dinginnya keluar. Aku tidak mau mengambil resiko hingga akhirnya aku membawanya ke puskesmas.
Ternyata Ibu didiagnosa mengalami serangan jantung dan harus operasi pemasangan ring jantung. Selain itu, Ibu juga didiagnosa mengalami sakit diabetes dan pengeroposan tulang, sehingga membuatnya sering merasakan nyeri pada bagian pinggul ke bawah.

Hidup Ibu berubah, beliau sudah tak bisa lagi beraktivitas sehari-hari tanpa bantuan karena penyakitnya sering kambuh. Aku selalu khawatir setiap kali melihat kondisinya memburuk. Aku takut melihat Ibu terus menahan sakit, tetapi aku juga sering merasa tidak berdaya karena tak bisa menyembuhkannya.

Padahal, sebelum sakit, Ibu adalah orang yang terbiasa bekerja dan berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Ibu berjualan jajanan di warung kecil dekat sekolah. Penghasilannya memang hanya sekitar Rp600 ribu per bulan, tetapi Ibu tetap menjalaninya agar bisa membantu perekonomian keluarga.
Warung yang dahulu menjadi tempat Ibu mencari nafkah akhirnya harus tutup karena tidak ada yang bisa menjaganya. Aku tahu Ibu ingin kembali bekerja seperti dahulu, tetapi kondisi tubuhnya sekarang tidak lagi memungkinkan. Aku tahu Ibu bukan orang yang ingin terus bergantung kepada orang lain.

Namun, cobaan lainnya datang dari biaya pengobatan ibu yang besar. Setiap bulan, aku harus membawa Ibu kontrol rutin ke rumah sakit yang jaraknya 40 kilometer. Aku harus mempersiapkan biaya hingga Rp600 ribu, jumlah itu cukup besar bagiku yang kesulitan ekonomi. Belum lagi aku harus memikirkan biaya obat dan untuk sehari-hari.
Selama ini, aku berusaha melakukan apapun yang bisa menghasilkan uang. Aku membantu menjaga warung musiman, mengojek, dan menerima pekerjaan yang bisa aku kerjakan demi mendapatkan upah. Setelah selesai merawat Ibu, aku kembali mencari pekerjaan agar kami tetap bisa bertahan.
Aku tidak selalu mendapatkan penghasilan yang cukup, tetapi aku terus berusaha karena kebutuhan hidup tidak bisa menunggu. Aku ingin Ibu tetap bisa berobat, meskipun untuk memenuhi kebutuhan itu aku sendiri harus bekerja keras dan mencari bantuan ke sana kemari.
Aku juga sudah berusaha meminjam uang kepada keluarga dan tetangga. Barang-barang berharga yang kami miliki, termasuk kendaraan, terpaksa dijual demi membantu biaya pengobatan. Aku tetap berusaha mencari uang, tetapi kemampuanku sangat terbatas.
Aku tidak pernah ingin Ibu merasa sendirian dalam menghadapi penyakitnya. Selama aku masih bisa berusaha, aku akan tetap mencari cara agar Ibu mendapatkan pengobatan. Di usia Ibu yang semakin bertambah, aku hanya ingin punya kesempatan untuk melihatnya kembali sehat.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ati tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ati!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
10 Tahun Melawan Tumor, Anak Kuli Bongkar Muat Barang Kini Berjuang untuk Operasi Kedua
Heri Susanto
Rp 463.000
59 hari lagi
Tragedi Jatuh dari Pohon Mengubah Hidupnya, Kini Pak Mukhlis Tak Lagi Bisa Berjalan Normal
Hamba Mu
Rp 345.000
73 hari lagi
Kesempatan Hidup untuk Mereka yang Sedang Berjuang Demi Kesehatan
BenihBaik
Rp 3.610.000
259 hari lagi
Operasi yang Kukira Akan Menyembuhkanku, Justru Membuka Perjuangan Melawan Penyakit Mematikan
Ulan
Rp 1.008.000
23 hari lagi
Kurelakan Ginjal Kiriku untuk Lovely, Kini Ia Kembali Berjuang untuk Transplantasi Kedua
Darlis Romanti
Rp 3.770.000
11 hari lagi