Kurelakan Ginjal Kiriku untuk Lovely, Kini Ia Kembali Berjuang untuk Transplantasi Kedua
Rp 200.000 dari Rp 164.928.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
"Demi menyelamatkan nyawa anakk, aku rela mendonorkan ginjal kiriku untuknya. Harapanku sangat besar agar putriku bisa hidup normal, tumbuh sehat, dan tak lagi bergantung pada mesin cuci darah. Saat itu, aku benar-benar percaya perjuangan kami akan segera berakhir."

"Namun, harapan itu kembali runtuh. Pada Januari 2024, ginjal yang kudonorkan justru terserang virus hingga mengalami penolakan (rejection). Dengan hati yang hancur, aku harus mengikhlaskan anakku menjalani operasi pengangkatan ginjal yang selama ini menjadi simbol pengorbananku sebagai seorang ibu.” -Darlis Romanti, Orang tua Lovely-

Sebagai seorang ibu tunggal, tidak ada hari tanpa perjuangan untuk menyelamatkan anakku, Lovely Franda (17 thn). Cobaan ini bermula ketika Lovely masih bayi berusia 6 bulan. Ia terus-menerus muntah hingga tubuh mungilnya semakin lemah.

Aku membawanya ke rumah sakit, tapi kondisinya tak juga membaik dan kami belum mendapatkan kepastian penyakitnya. Karena keterbatasan biaya, aku meminta agar Lovely dirujuk ke rumah sakit Jakarta. Disanalah, anakku didiagnosa gagal ginjal kronik. Rasanya bagai disambar petir!

Selama bertahun-tahun, Lovely harus rutin kontrol, menjalani diet ketat, membatasi makanan dan minuman, serta hidup dengan berbagai pantangan. Syukurlah, ia masih mampu bertahan hingga usia 11 tahun sebelum akhirnya harus menjalani cuci darah secara rutin. Rasanya ikut terluka, melihat anak yang masih kecil harus ditusuk jarum berkali-kali.

Cintaku pada anakku begitu besar, hingga akhirnya aku bersedia mendonorkan ginjalku meski akhirnya semuanya sia-sia. Itu adalah saat yang berat, malam-malamku dipenuhi air mata. Aku terus berdoa, “Tuhan... tolong selamatkan Lovely. Aku tahu dia milik-Mu, tapi aku belum sanggup kehilangannya. Tolong beri dia kesempatan untuk tetap hidup.”

Puji Tuhan, Lovely berhasil melewati masa kritisnya. Namun perjuangan kami belum selesai. Ia harus kembali menjalani cuci darah dua kali setiap minggu. Bila cairan dalam tubuhnya berlebihan, Ia akan sesak napas hingga harus menyediakan tabung oksigen di rumah. Ia juga masih sering muntah dan tubuhnya mudah lelah.

Kini usianya menginjak 17 tahun. Di usianya yang seharusnya dipenuhi tawa bersama teman-teman, ia justru menghabiskan hari-harinya di ruang medis. Meski begitu, semangatnya tidak pernah padam. Ia selalu berkata ingin bersekolah seperti anak lainnya.

Sebagai ibu tunggal, aku hanya memiliki usaha laundry kecil di rumah dengan penghasilan sekitar Rp3-4 juta setiap bulan. Penghasilan itu harus cukup untuk menghidupi 3 anakku dan biaya rumah sakit Lovely.

Aku sudah menjual motor dan modal usahaku untuk pengobatan Lovely. Bahkan pernah ada masa ketika aku sama sekali tidak memiliki uang. Aku lembur hingga larut malam menyelesaikan cucian pelanggan hanya agar keesokan harinya kami bisa berangkat ke rumah sakit.”
Kini Lovely harus menjalani proses transplantasi ginjal untuk yang kedua kalinya. Namun, aku tak sanggup memenuhi obat yang tidak ditanggung BPJS, pemeriksaan laboratorium, transportasi dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Lovely tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Lovely!
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Kemaluannya Mengeluarkan Cairan Menyengat, Ibu Ratiah Berjuang dari Kanker Serviks
Ratiah
Rp 2.430.004
16 hari lagi
Suamiku Tiba-tiba Alami Stroke Saat Sedang Bekerja Sebagai Tukang Ojek
minah
Rp 723.000
33 hari lagi
Di Ambang Kematian karena Tumor di Jantung, Ibu Erni Tak Ingin Menyerah
Inang Try
Rp 4.638.005
8 hari lagi
Kesakitan Sepanjang Hidup, Alif Infeksi Saluran Kencing Hingga Terancam Lumpuh!
Yulyanti
Rp 18.001.056
78 hari lagi
Buruh Tani Ini Berjuang Menyelamatkan Istri Tercinta yang Mengidap Jantung Bocor
Nasrudin
Rp 1.030.000
82 hari lagi
