Haru! Kisah Pilu Seorang Anak Yang Tumbuh Tanpa Orang Tua
Rp 0 dari Rp 20.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Ibu Meninggalkan Assegaf ketika masih kecil berumur 2 tahun ke luar negeri untuk bekerja dan hingga kini tak ada kabar, Ayahnya yang tak tau kemana juga ikut akibat di tinggal tanpa kabar oleh istrinya.

Sejak saat itu Assegaf kecil di urusi oleh sang nenek yang bernama Nek Asiyah (67 Tahun) mulai dari kebutuhan ketika kecil hingga saat ini. Neneknya Assegaf bekerja sebagai tukang lontong mie dengan penghasilan yang jauh dari kata layak yakni 20-40 ribu perhari.
Dan mirisnya sudah 2 bulan terakhir ini sang nenek tidak berjualan akibat sering sakit badan juga kakinya, berjalan pun sudah ringkih dan tak kuat berdiri terlalu lama.
Setiap hari Assegaf selalu tidur serta diurusi kebutuhannya oleh sang nenek, namun apa daya anak seusianya kini harus kehilangan peran yang sangat penting dalam hidupnya.

“Ayah Ibu Assegaf rindu, bolehkah Assegaf memeluk kalian satu kali saja” Ucapnya dengan wajah penuh air mata.
Assegaf yang kini berumur 11 tahun dan duduk di bangku sekolah kelas 5 SD hari-hari yang ia jalani tampak sangat beda dengan anak-anak pada umunya. Namun berkat adanya Panti Asuhan Mizan Amanah setidak nya hidup Assegaf terwarnai akan kegembiraan dan harapan baru.

Pascanya Alhamulillah Assegaf rutin di ajak oleh pegurus panti asuhan ketika ada donatur yang mengundangnya untuk mengikuti acara pengajian atau acara santunan di panti asuhan Mizan Amanah Cabang Tenggilis Surabaya. Dan setidaknya ia mempunyai teman-teman yang sama senasib dalam hidupnya.
Anak yatim menangis, arasy Allah Ta’ala berguncang. Sabda Tuhan: Demi keagungan-Ku, siapa saja yang menghiburnya dan menghentikan tangisannya, Aku pastikan baginya surga (Hadis Qudsi No 208)
#TemanBaik bisa meringankan beban Assegaf dengan cara klik Donasi Sekarang di bawah ini!
Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Berkali-kali Koma dan Dioperasi, Ismail Masih Berjuang Melawan Hidrosefalus
Yulianti Nuraini
Rp 360.000
89 hari lagi
Aku Rela Kehilangan Segalanya, Asal Anakku Bisa Sembuh dari Jantung Bocor
Nirdawati
Rp 5.800.000
54 hari lagi
“Adek Ingin Main Bola,” Harapan Kecil Reyndra untuk Mendapatkan Jantung Sehatnya
Opik Taufik rahman
Rp 12.000.001
60 hari lagi
Anak Buruh Tani di Riau Berjuang ke Jakarta Demi Sembuh dari Sakit Jantung
Siska Sinaga
Rp 1.070.000
73 hari lagi
7 Tahun Menanti Kehadirannya, Anakku Malah Didiagnosa Atresia Bllier dan Jantung Bocor!
Nada Putri Masruri
Rp 2.343.008
10 hari lagi