Mari Bantu Sodara Kita Untuk Meringankan Sedikit Beban Mereka
Rp 0 dari Rp 5.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Kanker itu datang lagi menyerang tubuh anakku! Padahal, aku sempat lega karena kondisinya sudah mulai membaik dan sudah selesai menjalani pengobatan akibat kanker darah.”

“Dengan suara lirih, anakku yang justru menguatkanku. Ia mengusap air mataku sambil berusaha tersenyum dan mengatakan, ‘Ma, adek kuat kok, adek sehat, nggak sakit lagi.’ Bagaimana anak kecil yang justru paling terluka ini membohongi rasa sakit yang dialaminya hanya demi melihat orang tuanya tersenyum?” -Septriliasih-

Perutnya membesar! Anakku, Hasna Saida (4 thn), tiba-tiba tak bisa buang air besar dan hanya bisa meringis kesakitan. Aku terpaksa memasukkan tanganku ke anusnya agar tinjanya bisa segera keluar, karena tak sanggup melihatnya tersiksa.

Anakku sampai tak bisa jalan, karena kakinya sangat lemas. Aku menggendongnya dengan was-was ke klinik, tapi hatiku justru remuk saat dokter mengatakan limfa dan organ hatinya membengkak. Hasna harus menerima tiga kantong darah, karena Ia didiagnosa kanker darah atau leukimia.

Butuh waktu lama bagiku untuk menerima kenyataan, tapi justru Hasna yang menguatkanku. Dengan semangat luar biasa, Ia menjalani terapi demi terapi, padahal Ia harus menahan sakit luar biasa pada seluruh tubuhnya dan rambutnya rontok. Apalagi Ia harus menjalani tindakan setiap tiga bulan sekali.

Sementara itu, suamiku banting tulang mencari belut di malam hari, kadang menjadi kuli serabutan di siang hari, semua demi anak kami bisa tetap hidup. Tapi penghasilannya yang tak menentu sering tak cukup, bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Akhirnya tanah milik orang tua dan barang-barang berharga di rumah terpaksa dijual. Syukurlah, anakku menunjukkan perubahan dan harapan baik, perutnya sudah mulai kempes, meski kadang kaki dan pinggangnya masih sakit.

Perjuanganku menunjukkan titik terang, anakku berhasil menyelesaikan kemoterapinya. Aku sempat lega dan berpikir Ia sudah sembuh, karena hanya harus melalui tahapan vaksin saja. Namun, setelah 6 bulan selang pengobatannya selesai, kondisi anakku tiba-tiba kembali menurun drastis.

Ternyata kanker itu kembali menggerogoti tubuh anakku! Semakin terpukul lagi, ketika dokter mengatakan anakku harus menjalani kemoterapi ulang untuk ketiga kalinya. Apakah anakku kuat harus melalui kemoterapi yang telah membuatnya menderita beberapa bulan belakangan ini?
Sampai kapan anakku harus melalui ini? Kini aku hanya mengharapkan keajaiban, baik dari kondisi kesehatannya maupun biaya pengobatannya. Saat ini, aku kesulitan untuk membiayai transportasi anakku dari Lampung ke Jakarta, obat yang tidak dicover BPJS dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Hasna tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Hasna!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Bantu Campaign Lainnya
Riska Ingin Bisa Melangkah, Meski Hidrosefalus dan Epilepsi Menghentikannya
rima wahyuni
Rp 5.316.000
38 hari lagi
Senyum Getir Fayzel di Tengah Kerusakan Organ Hatinya yang Terus Memburuk
Asri Bunga Pertiwi
Rp 2.269.000
47 hari lagi
Nyawanya Terancam! Dareen Harus Segera Operasi Jantung ke Jakarta
Vera Anggraini
Rp 25.404.014
38 hari lagi
Sempat Alami Koma dan Nyaris Tak Tertolong, Aira Kecil Terus Berjuang dari Sakit Jantung
Riska supriyanti
Rp 1.508.000
57 hari lagi
Perutnya Terus Membuncit, Ada Tumor Ganas Pada Testis Ezhar!
Irfan Hadiansyah
Rp 1.668.000
13 hari lagi